Minggu, 15 Januari 2017

Ini Kronologi Penggerebakan ‘Kampung TKA Komunis-Cina’ di Cigudeg Bogor

Eramuslim.com – Kantor Imigrasi Kelas II Bogor menggerebek perkampungan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok di Bogor, Jawa Barat. Petugas Imigrasi menyisir keberadaan TKA di kawasan tambang Emas dan Galena, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di wilayah perbukitan itu, puluhan bahkan diduga ratusan TKA membangun “Desa Tiongkok” yang lokasinya berada di tengah hutan Bogor.
Dua wartawan Radar Bogor (grup pojoksatu.id) Zaenal Abidin dan Muhammad Aprian Romadhoni turut bersama petugas saat penggerebegkan di kampung Tiongkok tersebut, kemarin (10/1).
Pagi pukul 08.00 WIB, 20 anggota tim yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Bogor Herman Lukman, bergerak ke perbukitan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Menggunakan 10 kendaraan 4×4 dan minibus, tim didampingi beberapa petugas polisi bersenjata. Misinya, menggerebek perkampungan TKA asal Tiongkok di perbukitan Cigudeg, wilayah barat Kabupaten Bogor. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim tiba di kaki bukit, beberapa kilometer dari lokasi sasaran.
tka-cina-cigudeg
Udara cukup sejuk, sedikit tertutup kabut. Sebelum melanjutkan perjalanan, ketua rombongan menggelar briefing dan membagi petugas ke dalam dua tim. Mereka akan bergerak terpisah ke dua lokasi berbeda. Selang 15 menit kemudian, tim pertama melanjutkan perjalanan melalui Kampung Cipangaur, Desa Centamanik.
Medannya cukup berat, jalanan berliku dan tikungan curam. Minibus yang ditumpangi tim beberapa kali nyaris terperosok ke jurang. Hingga terpaksa menyusuri tepian hutan. Perjalanan masih jauh, namun medan tak memungkinkan lagi dilewati kendaraan.
Meminta bantuan warga sekitar, sekitar tujuh anggota tim kemudian meminta bantuan warga sekitar meminjam sepeda motor. Tapi lagi-lagi, sepeda motor pun tak mampu menembus jalanan berlumpur.
Tim memutuskan untuk berjalan kaki menuju lokasi. Samar terdengar dari radio panggil salah satu petugas, tim kedua juga sudah tiba di lokasi sasaran. Kepala Kantor Imigrasi Herman Lukman turut di tim pertama, didampingi Kasi Pengawasan dan Penindakan pada Kantor Imigrasi Kelas II Bogor, Arief Haizirin Satoto. Herman sejenak mengatur strategi. Setelah tiga jam menembus semak belukar, tampak di kejauhan atap sejumlah bilik menyerupai asrama.
Semakin mendekat, terlihat jelas kertas tempel berwarna merah bertuliskan bahasa Mandarin. Bangkai traktor pengangkut batu tergelak tak karuan. Satu komando dari sang ketua, petugas menyebar dan menyisir satu persatu bilik yang ada.
Seorang perempuan yang mencoba bersembunyi di kubangan air raksasa (bekas tambang) menarik perhatian mata. Ada lainnya, wajah nonpribumi lari bersembunyi di balik semak belukar. “Ada sembilan orang kabur. Kita berhasil tangkap,” kata Herman terengah.
Belum tuntas menyambung napas, dua TKA kembali berulah. Buru-buru petugas bersenjata memborgol salah satu di antaranya. Sedangkan yang satu lagi berusaha menyuap petugas dengan segepok uang lembaran bergambar soekarno-hatta.
Ulahnya itu kembali membuat petugas naik pitam hingga hampir adu jotos. “Kita sisir sampai Kampung Cihideung (Desa Cintmanik), di sini ada bosnya,” ucap Herman.
Di lokasi itu pula, kata dia, turut diamankan seorang perempuan berdandan menor bernama Shi Tian (37). Perampuan itu mengaku sebagai juru masak.
Di bagian lain, tim kedua tiba di lokasi sasaran sekitar pukul 12.00 WIB. Jalur yang dipilih melalui perkebunan sawit, Kampung Wates, Desa Banyuwangi, Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Medan yang ditempuh tak kalah seru dengan tim pertama. Tim harus melalui dua bukit, jalanan yang sempit serta perkampungan padat penduduk. Jalur ini dipilih untuk membendung TKA yang berusaha lari.
Setelah melalui perkebunan teh, tim juga harus menyusuri hutan di kawasan milik Perhutani. Suguhan pemandangan air terjun sempat meredakan lelah, sebelum menuju puncak lokasi bangunan sisa penambangan.
Setibanya di sana, bangunan sudah tak perpenghuni. Namun di dalamnya, tampak barang-barang tertata rapi. Di halaman bangunan ini terlihat jejak baru, kendaraan roda dua. Sepertinya sang pemilik tak lama pergi.
Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi penambangan PT Bintang Sindai Mineral Geologi (BCMG). Di lokasi ini, terlihat asrama yang sudah kosong. Di sana tim menemukan satu orang asing bernama Yang Xiao Yui (53). Ketika diinterogasi, ia menyebut sedang berkunjung ke kerabatnya yang bekerja di tambang.
Namun keterangan WNA asal Tiongkok itu berganti-ganti. Terakhir ia mengaku datang ke perbukitan Cigudeg untuk mensurvei lokasi menggunakan visa bisnis. Petugas pun langsung mengamankan Yang. Dari sini, tim menuju asrama ke dua, namun kosong tak berpenghuni. Begitupun dua asrama setelahnya. Hanya tampak warga lokal sibuk memecah batu.
Barulah di asrama kelima, petugas menemukan Yanti (25), warga Nanggung yang bekerja sebagai juru masak bagi WNA. Dia tampak ketakutan saat dimintai keterangan. Curiga dengan gelagat Yanti, petugas lantas menggeledah isi asmara. Di sana ternyata ada WNA bernama Chen li zhe (52), bersembunyi di dalam kamar yang digembok dari luar.
“Yang ini ngakunya sedang sakit,” kata salah satu petugas. Saat melihat penggeledahan itu, Yanti tiba-tiba histeris dan berontak dari genggaman petugas.
“Saya pokoknya mau minta gaji sama mami,” teriak wanita muda itu sambil menangis. Yanti juga meminta petugas tidak membawanya. Yanti mengaku hanya digaji Rp1 juta sebulan, menyajikan makanan bagi para WNA.
Tak berapa lama, warga sekitar, Riski (28) menghampiri petugas. Menurut pengakuannya, hari ini tak seperti biasa, suasana di asrama sepi. Padahal tadi (kemarin, red) pagi, masih banyak WNA berkumpul di lingkungan asrama.
“Tadi banyak orang. Tapi nggak tahu kemana, kabur ke atas (bukit) atau ke bawah,” ungkapnya dengan bahasa Sunda. Petugas menduga razia kali ini bocor dan puluhan TKA berhasil kabur.
Masih di lokasi yang sama, petugas meneliti sayur-mayur yang ditanam secara acak. Sejenis daun bawang dan seledri namun tak mirip dengan yang umumnya dikenal di Indonesia. “Itu bibitnya dan resepnya dibawa dari sana (Tiongkok). Hemat juga,” tutur Riski.
Selama penggerebekan, petugas sempat menaruh curiga dengan kawasan yang banyak dipasangi plang milik Perum Perhutani itu. Di lokasi ini pula, terdapat puluhan bangunan sarat kertas tempel merah bertuliskan huruf Mandarin.
Informasi yang dihimpun, di lokasi ini sedikitnya ada 80 TKA yang berhasil sembunyi. Petugas kesulitan menemukan tempat persembunyian mereka. “Di sini kami menangkap 20 TKA, sisanya kabur,” kata salah satu petugas.
Ketua tim Herman Lukman mengatakan mayoritas para TKA masuk dari jalur resmi namun menyalahgunakan izin tinggal. Sehingga mereka bisa dikenai pelanggaran sampai dideportasi ke negara asal.
“Ada belasan tanpa paspor, sisanya punya kelengkapan. Rata–rata mereka pekerja tambang. Bisa dikenai Pasal 116 tentang penyalahgunaan dokumen,” kata Herman.
Dia menambahkan, keberadaan TKA Tiongkok ini tidak tercium keluar karena lokasi tambang yang berada di tengah hutan. Herman menduga dari penggerebekan kali ini dapat dikembangkan untuk menjaring TKA ilegal lainnya. (kl/pojoksatu)

Pak Jokowi, Jenderal Gatot dan FPI

Sabtu, 14 Januari 2017 – 11:46 WIB
Pak Jokowi, Jenderal Gatot dan FPI - JPNN.COM Foto: aspistrategist
jpnn.com -Analis dari Australian Strategic Policy Institute (ASPI), John McBeth menilai Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo semakin jelas memiliki ambisi ikut dalam Pilpres 2019.
Dalam artikelnya yang berjudul Jokowi and the General, di aspistrategist.org.au, McBeth mengaitkan keputusan menghentikan latihan bersama TNI dan militer Australia baru-baru ini, dengan ambisi Jenderal Gatot menuju kursi RI-1. Penghentian sementara itu dianggap sebagai upaya Gatot meningkatkan popularitas.
Selain itu, Gatot juga dikaitkan dengan Front Pembela Islam (FPI), kelompok atau organisasi yang kabarnya membuat Presiden Joko Widodo (jokowi) tidak nyaman.
Selain itu, McBeth juga mengutip sejumlah informan yang mengatakan bahwa kasus penodaaan agama yang menyeret nama Basuki 'Ahok' Purnama dimunculkan untuk melemahkan posisi Jokowi menuju pilpres 2019. Ahok dikenal memiliki hubungan baik dengan Jokowi. Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Ahok mendampingi Jokowi sebagai Wakil Gubernur Jakarta.
Keputusan Gatot Nurmantyo menghentikan latihan bersama dengan Australia disebutkan tidak membuat hubungan Jakarta dan Canberra rusak. Jokowi, Menkopolhukam Wiranto serta Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu disebut berhasil meminimalisir dampak dari keputusan Jenderal Gatot itu.
"Aksi Nurmantyo membuat Presiden Jokowi tampak lemah dan tidak efektif," tulis McBeth lagi.
Menurutnya, untuk membalikkan keadaan, Jokowi bisa melakukan hal seperti memberhentikan Gatot. Dan untuk meredam agresivitas kelompok FPI dengan mengaplikasikan tekanan polisi pada Habib Rizieq.
McBeth juga menyoroti pernyataan-pernyataan Jenderal Gatot dalam banyak kesempatan mengenai proxy war atau perang dengan menggunakan kaki tangan. Menurut Gatot, banyak negara di dunia yang cemburu pada Indonesia yang memiliki performa ekonomi yang baik dan sumber daya alam yang berlimpah. Gatot juga, menurut McBeth dalam analisanya, secara terbuka menyampaikan kecurigaannya pada kehadiran tentara AS di utara Australia yang menurutnya memiliki kaitan dengan keinginan mendapatkan Papua. (dem/rmol/jpnn)

Madura United Tuan Rumah Piala Presiden 2017

Achsanul Qosasi merasa bangga Madura United ditunjuk jadi tuan rumah Piala Presiden 2017
Achsanul Qosasi merasa bangga Madura United ditunjuk jadi tuan rumah Piala Presiden 2017
PT Gelora Trisula Semesta
Manajemen Laskar Sape Kerrab masih menunggu peserta yang bertandingan di Madura.

OLEH   DONNY AFRONI & ADITYA WAHYU PRATAMA

Manajemen Madura United FC menyatakan, mereka mendapat kepercayaan menjadi salah satu tuan rumah turnamen pramusim Piala Presiden 2017 yang rencananya digulirkan bulan depan.
Kepastian itu diperoleh setelah panitia pelaksana (panpel) pertandingan menganggap Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Pamekasan layak untuk menggelar laga. Selain itu, ada dua hotel di Pamekasan, serta masing-masing satu di Sampang dan Sumenep. Turnamen ini akan diikuti dua klub, dan terbagi dalam lima wilayah. Tiap wilayah berisikan empat klub.

“Ini membanggakan bagi Madura, karena tidak mudah menjadi tuan rumah turnamen seperti Piala Presiden ini. Namun untuk empat klub, kami masih nunggu hasil pengundian dari panitia pelaksana,” kata presiden klub Achsanul Qosasi.
Sementara itu, AQ, sapaan Achsanul, juga mengungkapkan bakal merekrut mantan penggawa timnas Indonesia U-19 Eriyanto. Madura United juga sudah mendaratkan pemain PS TNI U-21 Rifat Marasambessy.

“Eriyanto direncanakan akan bergabung dengan Madura United. Semoga dia bisa menunjukkan kualitasnya bersama Madura United berdasar pengalaman yang dimilikinya," kata AQ.
Sedangkan terkait persiapan tim, manajer Haruna Soemitro mengatakan, Laskar Sape Kerrab berencana menggelar pemusatan latihan (TC) di Kota Batu setelah melakoni laga internal melawan Tunas Remaja di
“Besok [hari ini] akan segera berkumpul, dan menjalani latihan sebelum keesokan harinya berangkat ke Jember. Tanggal 16 [Januari] kami bertanding, dan keesokan harinya langsung pulang,” kata Haruna.
“Tetapi setelah itu kita akan lanjut. Setelah kami mengantongi kepastian jadwal Piala Presiden, ternyata kami hanya punya waktu dua minggu. Kalau lihat dari jadwal ini, rasanya kami akan TC di Batu.” (gk-62)

Daftar 20 Peserta Piala Presiden 2017, Ada PSCS Cilacap dan PSS Sleman

Daftar 20 Peserta Piala Presiden 2017, Ada PSCS Cilacap dan PSS Sleman
Instagram @ligasuperindonesia
Piala Presiden 2017 
TRIBUNNEWS.COM - Turnamen pramusim Piala Presiden bakal digelar Februari 2017 diikuti 20 peserta.
Di antaranya 18 klub Liga Super Indonesia serta tambahan dua finalis divisi utama, PSCS Cilacap dan PSS Sleman.
Dari 20 tim tersebut bakal dibagi 5 grup dengan masing-masing 4 tim per grup.
Sebanyak lima stadion akan menjadi saksi turnamen pemanasan sebelum kompetisi resmi dimulai akhir Maret 2017.
Stadion Pamekasan milik Madura United sejauh ini sudah resmi menjadi tuan rumah setelah pihak panitia penyelenggara menyetujui.
Sementara Stadion I Wayan Dipta dan Stadion Maguwoharjo juga disebut telah mendapat restu dari panpel.
Masih ada sisa dua stadion lagi yang akan dipilih.
Berikut Daftar 20 Peserta Piala Presiden 2017:
1. Arema FC
2. Bali United F.C.
3. Bhayangkara FC
4. Madura United FC
5. Mitra Kukar
6. Persela Lamongan
7. Persegres Gresik United
8. Perseru Serui
9. Persiba Balikpapan
10. Persib Bandung
11. Persija Jakarta
12. Persipura Jayapura
13. Barito Putera
14. PS TNI
15. PSM Makassar
16. Pusamania Borneo FC
17. Semen Padang FC
18. Sriwijaya FC
19. PSS Sleman
20. PSCS Cilacap

Jumat, 13 Januari 2017

10 Pemain Lokal Top yang Bisa Terkena Batasan Usia di ISL 2017

Bola.com, Jakarta - Kongres Tahunan PSSI yang digelar di Bandung, (8/1/2017), melahirkan sejumlah keputusan. Usulan regulasi baru juga muncul dalam Kongres.
Salah satu regulasi baru yang masih akan digodok adalah pembatasan usia pemain yang boleh tampil dalam kompetisi. Jika disetujui, klub hanya bisa memakai tenaga dari pemain yang maksimal berusia 35 tahun.
Usulan regulasi baru itu masih memiliki celah. Jika tetap mau memakai jasa pemain berusia lebih dari 35 tahun, klub hanya diijinkan maksimal mengontrak dua orang pemain saja.
Lantaran belum menjadi keputusan final, regulasi ini masih bisa berubah. Namun kalau langsung diterapkan di musim kompetisi 2017, ada sejumlah pemain lokal yang masuk kategori tenar akan

Cristian Gonzales

1. Cristian Gonzales (40)
Cristian Gonzales merupakan salah satu pemain paling tua yang masih bermain di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia. Striker milik Arema FC ini sekarang berusia 40 tahun.
Meski sudah terbilang uzur, kemampuan pemain naturalisasi asal Uruguay ini masih bagus. Terbukti, pada turnamen Torabika Soccer Championship 2016, pemain berjuluk El Loco itu masih menjadi top scorer Arema dan mengoleksi 15 gol.

2. Ponaryo Astaman (37)
Eks kapten timnas ini masih rutin bermain buat Pusamania Borneo FC pada turnamen TSC 2016. Kepemimpinan dan visi bermain yang masih oke membuat Ponaryo punya nilai lebih.
Mengingat usianya yang tak lagi muda, Ponaryo tak selalu dimainkan selama 90 menit. Namun pengalaman yang dimiliki pemain asal Balikpapan ini masih berguna buat tim yang diperkuatnya. 

3. Ismed Sofyan (37)
Ismed Sofyan pernah menjadi salah satu bek sayap terbaik yang ada di Indonesia. Pemain asal Aceh ini sekarang lebih fasih bermain di posisi bek sayap kanan, meski juga pernah bisa bermain di sisi kiri.
Pada usianya yang sudah mencapai 37 tahun, Ismed masih sering menjadi andalan di Persija. Meski tak lagi agresif naik membantu serangan, Ismed masih punya senjata andalan berupa umpan silang akurat dan tendangan dari bola mati yang kerap menjadi awal terciptanya gol.
4. Choirul Huda (37)
Sepanjang kariernya yang dimulai sejak 1999, Choirul Huda hingga sekarang hanya pernah memperkuat satu klub, yaitu Persela Lamongan. Beberapa kali tawaran sempat datang menggoda Huda untuk hengkang, namun hatinya tak pernah berpaling dari Persela.
Semakin berumur kiper, maka akan semakin matang dan hebat. Hal itu juga berlaku buat Huda. Hingga musim lalu, pria bertinggi badan 181 cm ini masih menjadi pilihan utama sekaligus kapten di Persela.

5. Bambang Pamungkas (36)
Sebagai striker, ketajaman Bambang Pamungkas sudah menurun jauh. Kehebatan Bambang dalam menyelesaikan umpan melalui tendangan kaki kanan atau kiri tak lagi sering terlihat. Sundulan maut yang menjadi ciri khasnya juga tak lagi ampuh.
Meski tak lagi selalu menjadi starter, Bambang masih memiliki kelebihan karena ia adalah maskot Persija. Ia punya jiwa kepemimpinan dan kerap menjadi contoh buat pemain muda dalam tim.6. M. Ridwan (36)
Pada masa kejayaannya, Ridwan menjadi pemain andalan di sisi sayap kanan. Kolaborasinya bersama bek sayap kanan Supardi di tim Persib dan Sriwijaya FC membuat sisi kiri pertahanan tim lawan kerap kewalahan.
Namun seiring usianya yang kian menua, Ridwan tak lagi bisa bermain spartan selama dua babak. Gaya mainnya yang eksplosif menuntut ketahanan fisik yang prima. Musim lalu, Ridwan jarang dimainkan hingga dua babak penuh di tim Sriwijaya FC.7. Firman Utina (35)
Umpan akurat dan keberanian menusuk ke pertahanan lawan adalah modal utama dari Firman Utina yang terakhir memperkuat Sriwijaya FC. Selama beberapa tahun, ia menjadi andalan Timnas Indonesia di sektor gelandang tengah.
Hingga kini, belum ada pemain yang sepadan dengan kehebatan Firman di lapangan tengah. Meski tak lagi muda, jika Firman masih kerap tampil dengan umpan dan pergerakannya yang bisa berujung pada gol ke gawang lawan. 

8. I Made Wirawan (35)
Selama beberapa tahun belakangan ini, I Made Wirawan tak hanya menjadi andalan buat Persib Bandung. Pemain yang berposisi sebagai kiper ini juga kerap dipanggil ke Timnas Indonesia, bersaing mendapatkan posisi starter dengan kiper yang lebih muda seperti Kurnia Meiga.
Akan menjadi kerugian besar jika Made tak bisa bermain akibat terganjal regulasi anyar PSSI soal batasan umur. Kemampuan Made bisa jadi masih bertambah, mengingat umur produktif pemain berposisi kiper biasanya lebih panjang dibanding pemain di posisi lain.9. Legimin Raharjo (35)
Kemampuan Legimin Raharjo, terutama daya jelajah sebagai gelandang, sudah jauh menurun dibandingkan saat ia berada dalam usia emas dan memperkuat PSMS serta Persik. Namun jabatan sebagai kapten di tim PS TNI pada turnamen TSC 2016 menjadi bukti Legimin masih punya sesuatu yang diandalkan.
Ia kini bergerak lebih efektif di lini tengah, memimpin para pemain muda yang menjadi rekannya di PS TNI. Ketenangan dan pengalaman Legimin membuatnya diserahi tugas sebagai eksekutor penalti utama di tim PS TNI.
10. Maman Abdurahman
Maman Abdurahman sempat menjadi andalan Timnas Indonesia di Paial AFF 2010. Namun setelah itu, penampilan Maman menurun akibat didera cedera.
Pemain yang berposisi sebagai stoper ini kembali muncul saat memperkuat Persija di kompetisi TSC 2016. Selain mengisi posisi stoper, ia juga bisa menempati sektor bek sayap jika dibutuhkan.

SEMAKIN KEREN! Setelah Kampung 3D di Malang, Kini Malang Punya Sekolah Bergambar 3D



Malang mempunyai destinasi wisata alam yang tak ada habisnya, namun juga banyak tempat-tempat wisata dan taman bermain yang terlahir oleh campur tangan manusia. Kita ambil saja satu contoh, kampung 3D Jodipan Malang. Letaknya yang tak jauh dari pusat kota kampung ini menjadi daya tarik yang unik bagi para wisatawan.Rupanya tak mau kalah. Ada sebuah SMK Negeri di kota Malang yakni SMK Negeri 12 Malang yang membuat sekolah mereka sekaligus sebagai wisata. Mungkin tempat ini bukan untuk umum, namun menarik memang di suatu sekolah ada hal unik seperti ini. Lihat saja foto-fotonya,































Dikutip dari smkn12malang.sch.id, sekolah yang beralamatkan di Jl. Pahlawan, Balearjosari, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur ini, merupakan sekolah hasil alih fungsi dari SMA Negeri 12 Malang.

SMA Negeri 12 Malang didirikan berdasarkan kebutuhan masyarakat Kota Malang khususnya masyarakat yang berada di Kota Malang bagian utara. Menyadari kebutuhan tersebut, pemerintah Kota Malang berketetapan untuk mendirikan sekolah baru yaitu SMA Negeri 12 Malang melalui SK Walikota Malang Nomor : 141 Tahun 2004 tanggal 23 Maret 2004 dengan NSS:301056103079.

Baca Juga : Dijuluki Negara Paling Bahagia, Ternyata Swiss Punya Aturan-Aturan Keren Namun Kelihatan Tak Wajar

SMA Negeri 12 Malang pada awal berdirinya menempati Sanggar Pemantapan Kerja Guru (SPKG) Kota Malang di Jl. Cengger Ayam 1/14 Malang dan dipimpin oleh kepala sekolah SMK Negeri Malang Dra. Hj. Kamsinah, M.Pd. yang dibantu oleh Drs. Budi Harsono selaku pelaksanaan harian kepala sekolah (PLH).

Mulai tahun ajaran 2004/2005 SMA Negeri 12 Malang menempati lokasi BUMI SAPTRAPAMULYA di Jl. Pahlawan Balearjosari Kecamatan Blimbing Malang (800 m dari terminal Arjosari) di bawah pimpinan Drs. Setyo Rahardjo, kepala sekolah definitive yang pertama.

Dan pada tahun ajaran 2006/2007 berubah menjadi SMK Negeri 12 Malang berdasarkan SK Walikota Malang No. 46 tanggal 1 Mei 2007.

Baca Juga : Penasaran, Kenapa PNS Kaya Meskipun Gajinya Sedikit? Ini Pembelaan Mereka

Tahun pertama jurusan yang ada di SMK Negeri 12 Malang adalah jurusan Teknik Mesin Otomotif (MO), Multimedia (MM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Tahun ajaran 2009/2010 jurusan yang ada di SMKN 12 Malang Mesin Otomotif (MO), Multimedia (MM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Foto-foto 3D ini diunggah oleh akun facebook Nolisadea Soe dengan keterangan, dibawah ini.


Wisata Tiga Dimensi di Kampung 3D Malang

kampung 3d(2)
Malang dan Jogja sama-sama merupakan destinasi wisata favorit di Indonesia. Di sana kamu bisa menikmati berbagai macam tempat wisata menarik. Salah satunya di kota Malang terdapat sebuah destinasi wisata gratis, yaitu kampung tridi, istilah ini menggunakan istilah jawa, diambil dari kata 3D alias 3 dimensi.

Kampung 3D terletak di pusat Kota Malang, Jawa Timur, tepatnya di jalan Temenggungan Ledok RW 12, Kelurahan Kesatrian, Kota Malang. Kampung ini dihias dengan mural sepanjang 1 Kilometer. Mural adalah lukisan berukuran besar yang dibuat pada dinding (interior ataupun eksterior), langit-langit, atau bidang datar lainnya, semua lukisan itu berbentuk seolah-olah nyata. Mural tersebut bergambar hewan berbentuk kartun, diantaranya hiu, kingkong, monster hulk, mulut yang siap memangsa, ada juga lukisan arena jalan berlubang yang menghiasi jalanan seperti jurang.
Baca Juga: Wisata Baru! Sensasi Foto Dunia Terbalik di Upside Down World Jogja
Awalnya mural ini merupakan hasil kreasi Eddi (warga sekaligus seniman jalanan yang membikin mural tiga dimensi) dan temannya yang tak disengaja. Namun setelah itu pendanaannya dibantu oleh CSR dari perusahaan sebuah cat tembok.
Berikut hasil foto Kampung 3D yang dirangkum oleh admin Rental Mobil Jogja Semberani.
kampung 3d
Hati-hati dik, nanti kamu jatuh! – @Blasphemyverisk
kampung 3d(2)
Kapan lagi bisa difotoin sama gorilla? – @mcken_45
kampung-3d-malang
Adik ini imut sekalii – @maulidia_jasmine
kampung-3d-malang(2)
Awas ada ular raksasa..! – @budhymeinardi
Selain di Malang, kamu juga bisa mengunjungi Museum 3D yang berada di Jogja, yaitu Museum De Mata Trick Eye. Di dalamnya terdapat sekitar 100 gambar 3D, dan merupakan museum 3D terbesar di Indonesia.
Museum 3D ini berlokasi Gedung Umar Kayam, tepatnya di lantai dua,  Kompleks XT Square Yogyakarta. Di dalamnya kamu akan menemui beraneka gambar dengan tema hewan, tempat wisata seperti Gondola di Venesia Italia, dan aneka gambar lainnya.
Museum ini buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Gratis biaya masuk bagi yang berulang tahun pada hari kunjungan, dengan syarat menunjukkan kartu identitasmu. Dan gratis juga bagi yang berusia di bawah 5 tahun.
Berikut hasil foto Museum 3D yang telah dirangkum oleh admin Rental Mobil Jogja Semberani.
museum-3d-jogja
I’m flying without wings – @aurora_permata
demata-trick-eye
Friendship forever – @aurora_permata
museum-3d-jogja(2)
Hallo, aku naik balon udara..! seperti berada di Turki – @aurora_permata
museum-3d-jogja(3)
Hati-hati mbak, nanti jatuh! – @aurora_permata
Untuk menuju lokasi Museum 3D, kamu gak perlu bingung karena Rental Mobil Jogja Semberani siap mengantar kamu kemana saja. Kamu bisa di jemput dari rumah, Bandara, Stasiun, dan Terminal. Tersedia berbagai paket harga Rental Mobil Jogja mulai dari 6 Jam, 12 Jam dan 18 Jam

Tujuh Pemain Sepakat Bergabung Arema FC Lagi, Ini Daftarnya

Tujuh Pemain Sepakat Bergabung Arema FC Lagi, Ini Daftarnya
SURYAMALANG.COM/Dyan Rekohadi
Pemain Arema berlatih di Lapangan Asifa, Kamis (12/1/2017) pagi. 
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Manajemen Arema FC mulai bernegosiasi dengan para pemainnya untuk memperbarui kontrak. Proses negosiasi dilakukan secara bertahap sejak Kamis (12/1/2017) siang.
Langkah ini sebagai langkah pertama manajemen untuk mengikat pemain yang diproyeksikan berlaga di kompetisi 2017.
General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo mengaku mulai memanggil satu per satu pemain untuk membicarakan kelanjutan kontraknya. Pembicaraan dilakukan dalam pertemuan tertutup di kantor Arema FC.
“Baru tujuh pemain yang datang pada hari ini. Intinya sudah sepakat. Tinggal dilakukan penandatanganan kontraknya,” ungkap Ruddy.
Pantauan SURYAMALANG.COM di kantor Arema FC, beberapa pemain datang bergiliran sejak siang hari. Pemain yang sudah melakukan negosiasi di hari pertama ini di antaranya adalah Dendi Santoso, Juan Revi, Alfarizi, Syaiful Indra Cahya, dan Ferry Aman Saragih.
Alfarizi mengakui sudah ada kesepakatan dengan manajemen Arema FC.
“Masih ada yang perlu disempurnakan. Intinya sudah sepakat,”kata Alfarizi setelah keluar dari ruang pertemuan.
Arema FC termasuk lambat memproses kontrak pemain untuk kompetisi 2017. Sampai sekarang manajemen belum mengumunkan pemain yang sudah mendapat kontrak baru.
Secara administrasi, kontrak para pemain lama baru berakhir pada Februari 2017. Proses perpanjangan kontrak baru dimulai pada pekan ini.
Beberapa pemain Arema FC sudah bergabung ke klub lain, seperti I Made Wardana yang sudah resmi ke Bali United.

Senin, 09 Januari 2017

Kampung Warna-Warni Jodipan Malang

Kampung Wisata Tematik, Solusi Minimnya Destinasi Wisata

Kampung Wisata Tematik
Kampung Warna-Warni Jodipan dan Kampung Tridi Kesatrian ( Foto Istimewa )
KampungWisataMalang.com – Upaya untuk menggali kearifan lokal kini sedang gencar-gencarnya dilakukan, khususnya melalui model pengembangan wisata berbasis kampung tematik. Mulai dari Kota Bandung, Semarang, Surabaya hingga Malang, serius ingin mengangkat kembali unsur lokalitas dengan konsep tematik di setiap wilayahnya. Khususnya lagi di Kota Malang, diakui banyak memiliki potensi wisata berbasis lokalitas tersebut namun belum digarap secara maksimal.
Tren munculnya Kampung Wisata Tematik, kini seolah menjadi fenomena yang mampu mencuri perhatian publik. Tak hanya ditataran lokal saja namun juga di level dunia internasional. Diawali dengan munculnya Kampung Budaya Celaket yang terkenal dengan even tahunan berskala internasional, ICCCF (International Celaket Cross Cultural Festival) dan Kampung Glintung Go Green dengan gerakan penghijauan serta pembuatan sumur resapan biopori beberapa tahun silam, lantas kini muncul pula kampung – kampung tematik lain hasil inisiatif dari masyarakat bersama akademisi seperti halnya Kampung Warna Warni Jodipan, dan Kampung Tridi (Tiga Dimensi) di Kelurahan Kesatrian.
Sementara itu, berdasarkan fenomena itu dan melihat antusiasme tinggi dari wisatawan yang berkunjung ke kampung –kampung wisata tersebut, Pemerintah Kota Malang pun mentargetkan 57 Kelurahan yang ada di Kota Pendidikan ini bisa memunculkan kampung wisata tematik baru pada tahun 2016 ini.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Malang, Wasto, mengacu pada terbentuknya Kampung Warna-Warni, upaya memunculkan kampung tematik juga dilakukan dalam rangka menjaga kelesarian lingkungan dan pengentasan kawasan kumuh di Kota Malang. “Dengan  kondisi Kota Malang yang kondusif, tertata rapi, dan disiplin. Diharapkan dapat menarik pihak investor untuk turut adnil dalam pembangunan Kota Malang yang pada akhirnya dapat berdampak pada meningkatnya status social ekonomi masyarakat,” jelasnya seperti dikutip laman suarajatimpost. Lebih lanjut hal ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pengembangan poal piker masyarakat ke arah yang lebih baik.
Disisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa keberadaan kampung wisata tematik bisa menjadi solusi atas mnimnya tempat tujuan wisata di Kota Malang. Karenanya, menurut Ida pihaknya mengandalkan kreativitas untuk mendongkrak jumlah kunjungan ke kota yang diapit Kabupaten Malang dan Kota Batu ini. “Berbeda dengan dua daerah tetangga yang dilimpahi sumber daya alam yang berpotensi menjadi tempat tujuan wisata. Kota Malang lebih mengandalkan sisi mengandalkan kreatifitas,” ungkapnya.
Kreativitas itu antara lain di bidang jasa perhotelan dan rumah makan. Hotel memberikan layanan yang baik dan memuaskan kepada pengunjung. Pemerintah Kota Malangakan mendukung secara serius pengelolaan pariwisata di kampung-kampung tematik. Pengelolaan tempat wisata, lanjut Ida Ayu, memperhatikan tiga hal penting yakni ‘something to see, to do, dan to buy’.
Menyikapi tren positif pada dua kampung wisata yang tengah naik daun yakni  Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi, kata Ida sejauh ini, hanya ada unsur ‘something to see’ atau sesuatu untuk dilihat saja di dua kampung kreatifitas warga, mahasiswa, dan perusahaan swasta itu. Menurut Ida, belum ada unsur sesuatu untuk dikerjakan dan dibeli di sana. “Kami akan mendukung itu, termasuk kemampuan sumber daya manusia atau warga setempat dalam pengelolaannya. Dalam waktu dekat, kami akan lakukan mapping kondisi sosial dan keinginan warga sana. Pengelolaan wisata itu harus melihat keinginan orang, bukan keinginan pemerintah” tandasnya pada Harian Surya Malang

Bamboo Mewek Park, Gabungan Wisata Edukasi dan Konservasi

Gambaran Desain Kampung Wisata Bamboo Mewek Park ( Foto ITN Malang)
Gambaran Desain Kampung Wisata Bamboo Mewek Park ( Foto ITN Malang)

KampungWisataMalang.com – Berangkat dari keprihatinan akan kondisi di sekitaran Kali Mewek yang kurang terawat, warga Kelurahan Tunjungsekar khususnya wilayah RW 04 pun menggagas satu upaya konservasi lingkungan dipadukan dengan wisata edukasi bertajuk Bamboo Mewek Park.

Pilihan nama Bamboo Mewek Park dilatar belakangi kondisi diwilayah tersebut yang banyak ditumbuhi dengan bambu. Selain itu juga ada aliran sungai dengan nama Kali Mewek. “Jadi, nama itu gabungan dari keduanya,” jelas Lurah Tunjungsekar, Andi Aisyah Muhsin Alatas seperti dikutip dari Harian Radar Malang, (16/12/2016).

Aisyah menjelaskan melimpahnya pohon bambu dipinggiran sungai itu pula, menginspirasi warga untuk mengangkat bambu sebagai upaya konservasi alam, setelah ditata sedemikian rupa hingga menjadi objek wisata yang menarik.

Ide konservasi alam dengan memanfaatkan tanaman bambu ini sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu (2015.red). Saat itu kata Aisyah, warga memiliki ide mempertahankan fungsi bantaran kali untuk keasrian lingkungan. Kegiatan pendukung pun sudah dimulai oleh warga. “Masyarakat sudah mulai menanam pohon dan bersih – bersih lingkungan,” lanjutnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan didampingi tim dari salah satu PTS (Perguruan Tinggi Swasta) di Malang, RW 04 Kelurahan Tunjungsekar telah merancang Bamboo Mewek Park, sebagai satu kawasan atau wisata edukasi dan konservasi berbasis Kampung dengan mengedepankan unsur bambu di dalamnya.
Rencananya kawasan ini akan dilengkapi dengan jogging Track, rumah bambu, area outbond hingga playground yang secara keseluruhan terbuat dari bambu. Selain itu Bamboo Mewek Park akan dilengkapi juga dengan kolam terapi dan pusat kuliner.

Bukan hanya itu saja, air dari aliran sungai Kali Mewek akan dikembangkan sebagai sumber energi mikrohidro. Pasalnya, sungai tersebut memiliki kontur yang bisa membentuk air terjun kecil. “Potensi – potensi itulah yang coba akan kami kembangkan sehingga bisa menjadi kawasan wisata edukasi lingkungan,” kata Lurah Tunjungsekar ini.

Tambahnya, dengan adanya pengembangan kawasan ini diharapkan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat kelurahan Tunjungsekar.

Bamboo Mewek Besutan ITN Malang Juara I Lomba Kampung Tematik Kota Malang

ITNMALANGNEWS.COM – Perjuangan berbuah manis, demikian ungkapan yang tepat bagi tim Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang mendampingi Kelurahan Tunjungsekar dalam acara lomba kampung tematik. Pasalnya, kelurahan yang berada di kawasan kali Mewek tersebut berhasil meraih juara satu dalam ajang yang diikuti kelurahan se-Kota Malang tersebut.
itn-malang-antarkan-kelurahan-tunjungsekar-juara-i-lomba-kampung-tematikIr. Budi Fatoni, MT pendamping dari ITN Malang menyatakan kegembiraannya dengan hasil yang memuaskan tersebut. Namun demikian, pria yang akrab disapa Budi menilai pencapaiannya tak lain karena berkat kerjasama yang baik antara masyarakat Tunjungsekar, mahasiswa, dan para dosen yang terlibat. “Kita mendengarkan keinginan masyarakat, lalu kita tangkap dan dibuatkan desainnya sesuai yang mereka inginkan dan jadilah konsep yang dipresentasikan ini,” terang dosen arsitektur itu saat ditemui di sela-sela acara presentasi di Balai Kota Malang.
Dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang itu, kelurahan Tunjungsekar mengajukan konsep Kampung Bamboo Mewek. Menurut Budi, ide ini diambil dari kekhasan daerah tersebut yang memiliki banyak bambu di sekitar kali Mewek. “Kita tetap mempertahankan kekhasannya, yaitu bambu. Disamping itu bambu merupakan tumbuhan yang dapat menyerap air hingga 200 persen. Sehingga cocok untuk menjaga pinggiran sungai,” lanjut dia.
itn-malang-antarkan-kelurahan-tunjungsekar-juara-i-lomba-kampung2-tematikBambu-bambu itulah yang didesain sedemikian rupa sehingga kampung itu dapat membangun kawasannya dengan bahan-bahan bambu yang ditata rapi. Bahkan beberapa bangunan direncanakan dibuat menggunakan bambu. “Bangunan itu tidak harus dari beton, dari bambu juga kuat. Terbukti dalam sejarah sudah ditunjukkan bahwa pengawetan bambu sangat teruji,” tuturnya.
Dalam lomba yang diikuti sebanyak 72 kampung se-Kota Malang tersebut, Budi ditemani oleh dua dosen lain yang juga dari ITN Malang, di antaranya: Ir. Gaguk Sukowiyono MT dan Sudiro ST, MT. Perlu diketahui bahwa sebelumnya ITN Malang mengirim sebanyak 51 dosen dan ratusan mahasiswa untuk menjadi pendamping di acara lomba antar kelurahan itu. (her)

Minggu, 08 Januari 2017

Putra Kerinci lolos Audisi Dangdut Academy 4 2016

Bogi Pramana Putra
Bogi Pramana  Putra kanan
Prokerinci.com - Dangdut Academy atau D'Academy kembali membuka audisi ke 4, ajang pencarian bakat Indosiar ini melaksanakan audisi dibeberapa kota besar yang ada di indonesia, Minggu, 20 Nov 2016 Palembang menjadi salah satu venue pelaksanaan audisi ini.
Dari 2000 peserta audisi tampaklah Bogi Pramana Putra seorang putra asal Kerinci yang ikut unjuk kemampuan dalam audisi dangdut bergengsi tersebut, "alhamdulillah lolos audisi bang" begitu kata sosok kalem yang akrab dipanggil Ginara ini.

Ampera Convention center menjadi saksi bisu perjuangan panjang anak desa  Koto Majidin ini, "Dari 2000 peserta audisi cuma 3 orang yang lolos audisi bang" imbuhnya.

Lolos diaudisi Palembang adalah rentetan perjuangan panjang Bogi Pramana Putra ketika harus terdepak pada audisi  D'Academy 3, ''modal pas-pasan, banyak rintangan bang, diawali ikut audisi DA3 kemaren  gagal ditahap 3, belum puas akhirnyo nyoba lagi DA4 akhirnya alhmdllah bisa lolos" tambahnya.

Dani memiliki VO2 Max tertinggi di antara para pemain Arema saat menjalani beep test.


Dani memiliki kondisi fisik yang bagus. 

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN
Tim pelatih Arema FC menggelar beep test untuk mengetahui level VO2 Max para pemainnya yang baru saja menjalani masa liburan. Tes itu bertujuan untuk mengambil data pertama stamina para penggawa tim Singo Edan.
Nantinya, itu akan menjadi acuan untuk tes selanjutnya menjelang kompetisi dimulai. Pelatih Arema Aji Santoso pun mengakui level VO2 Max para pemainnya masih rendah.
"Tes pertama kemarin masih dalam batas wajar kalau VO2Max rendah. Karena mereka baru liburan. Tapi ada juga yang kondisinya sangat bagus, Ahmad Nufiandani, dia paling tinggi," kata Aji, dikutip laman resmi Arema.

Saat mengikuti beep test, Dani mampu mencapai level 14. Dengan level seperti itu, diperkirakan VO2Max-nya mencapai 60. Ukuran itu masuk kategori di atas rata-rata pemain Indonesia.

Seperti diketahui, Arema memang sudah memulai persiapan mereka untuk menghadapi kompetisi musim 2017. Proses perburuan pemain anyar juga terus berjalan, baik untuk lokal maupun asing. Salah satu pemain asing yang mengikuti seleksi adalah kapten timnas Afghanistan Faysal Shayesteh, yang sudah tiba di Malang, hari ini.
Saat beep tes, pemain yang akrab disapa Dani itu mencapai level 14. Dari tim pengawas tes, diperdiksi VO2 Max jebolan Akademi Arema itu mencapai 60. Ukuran yang sudah masuk kategori di atas rata-rata pemain Indonesia.

PSSI Kurangi Kuota Pemain Asing Untuk Kompetisi Musim 2017

Setiap klub hanya bisa memiliki kuota pemain asing 2+1.
Kuota setiap klub untuk menggunakan pemain asing di kompetisi kasta tertinggi musim 2017 dipastikan berkurang dari musim sebelumnya. Di mana PSSI sudah memastikan bakal menerapkan regulasi untuk pemain asing menjadi 2+1.
Artinya, setiap klub hanya diperbolehkan merekrut dua pemain asing yang berasal dari negara mana saja plus satu pemain asing dari Asia. Sebelumnya, di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 setiap klub hanya di jatah 3+1 untuk pemain asing.
"Kalau untuk Divisi Utama tak ada pemain asing, karena memang itu sifatnya untuk pembinaan," ujar Edy Rahmayadi, ketua umum PSSI usai mengikuti welcome dinner dengan para voters PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Sabtu (7/12) malam.
Di samping itu, Edy juga memastikan bahwa kompetisi kasta tertinggi musim 2017 tetap akan diikuti 18 klub. "Kalau untuk nama kompetisinya apa, tunggu saja, belum bisa saya sebutkan saat ini," tambah pria yang juga menjabat Pangkostrad itu.

Mengenai regulasi kompetisi memang akan dibahas pada Kongres PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (8/12). Pada kongres itu juga akan dibahas mengenai pemulihan status klub terhukum dan juga pelatih timnas Indonesia.

Konggres Pertama PSSI 2017 :Sejumlah Keputusan Penting

Kongres PSSI 2017 digelar hari Minggu ini, 8 Januari 2017.

Kongres PSSI 2017 Usai, Berikut Sejumlah Keputusan Penting
Suasana Kongres PSSI 2017 (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)VIVA.co.id – Kongres Tahunan PSSI 2017 di Hotel Aryaduta Bandung, Minggu 8 Januari 2016 sudah rampung digelar. Beberapa keputusan penting lahir dalam kongres perdana kepengurusan PSSI periode 2016-2020.
Kongres berjalan dengan lancar, tertib, dan terbilang usai dalam waktu cepat. Dimulai pukul 08.00 WIB, kongres kemudian ditutup sekitar pukul 12.00. Ada beberapa hal penting yang dihasilkan dalam kongres perdana PSSI di bawah kepemimpinan Letjen TNI Edy Rahmayadi.
Yang pertama, adalah penerimaan permohonan tujuh klub bermasalah untuk bisa kembali berkiprah dalam kompetisi resmi PSSI. Persebaya Surabaya akan bermain di Divisi Utama musim depan, sementara enam klub lain yakni Arema Indonesia, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, dan Persema Malang, akan berkiprah di Liga Nusantara.
Kemudian, PSSI juga menerima permohonan pengampunan sanksi perorangan. Adapun beberapa nama yang diterima permohonannya adalah, mantan Ketum PSSI, Djohar Arifin Husin dan Sihar Sitorus.
Selain itu, PSSI juga memutuskan jika asosiasi pemain nantinya hanya akan berperan sebagai mitra, tanpa memiliki hak suara dalam Kongres PSSI. Seperti yang diketahui, sebelumnya ada dua badan yang mengklaim diri sebagai asosiasi resmi yang diakui PSSI yakni APPI dan ASPNI.
PSSI juga mengumumkan susunan anggota tiga komisi yakni: Komisi Etika, Komisi Banding, dan Komisi Disiplin. Untuk Komisi Etika ada nama Dodik Wijanarko sebagai ketua, dan Zarof Ricar sebagai wakil.
Di Komisi Banding, pengacara senior, Todung Mulya Lubis akan menjabat sebagai Ketua Komisi Banding dan di posisi wakil, ada nama Ade Prima Syarif. Untuk Komisi Disiplin, posisi ketua ditempati oleh Asep Edwin, dan Husin Umar sebagai wakilnya.
Selanjutnya, PSSI tetap akan membagi kompetisi ke dalam tiga kasta, Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, dan Liga Nusantara. Untuk ISL, kompetisi tetap akan menggunakan sistem satu wilayah. Untuk Divisi Utama, kompetisi akan diikuti 32 tim dibagi ke dalam tiga zona. Untuk ISL, kompetisi kasta tertinggi akan dimulai tanggal 26 Maret 2016. Sementara Divisi Utama dan Liga Nusantara akan digelar sekitar bulan Maret 2017 juga.
Setelah kongres usai, para voters berikut pengurus PSSI masih akan melakukan pertemuan, guna membahas masalah gelaran kompetsisi.

Daftar Pemain Arema FC update 06 Januari 2017 18:54 WIB (Kontrak baru , Seleksi, Negoisasi)

Arema Seleksi Faysal Shayesteh dan Mauricio Mazzetti
Arema Seleksi Faysal Shayesteh dan Mauricio Mazzetti
Arema FC akan seleksi Faysal Shayesteh (biru/Afghanistan) dan Mauricio Mazzetti (merah/Argentina) – Topskor/Noval L
MALANG – Arema FC tidak hanya mengarahkan bidikannya terhadap dua pemain blasteran Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim dan Ezra Walian saja. Manajemen tim berjuluk Singo Edan tersebut, juga terus berbenah menyusun kekuatan barunya, dan bakal mendatangkan dua legiun asing untuk kompetisi musim 2017 mendatang.
“Irfan Bachdim kita sudah tahu kualitasnya, dia bagus. Ya saya berharap Irfan segera hadir di Arema FC. Tapi kita juga masih menunggu dua pemain asing lainnya dari Argentina dan Afghanistan untuk segera dilihat performa dan kualitasnya seperti apa. Mereka tetap kita wajibkan ikuti seleksi,” ujar head coach Arema FC, Aji Santoso.
Kedua legiun asing yang akan tiba di Malang, adalah bek asal Argentina, Mauricio Matias Mazzetti Latini yang sebelumya merumput bersama klub Club Sport Cartagines Deportiva SA pada kompetisi Primera Division de Costa Rica. Satu lagi adalah gelandang sekaligus kapten Timnas Afghanistan Faysal Shayesteh, yang sebelumn ya bermain untuk Pahang FA di Malaysia Super League.
Selain mereka, Arema juga masih berburu Jeffry Kurniawan (Pusamania Borneo FC) dan Bayu Gatra Sanggiawan (Madura United FC). Juga terdapat tiga  pemain lokal yang tengah mengikuti seleksi, adalah Bagas Adi Nugroho (bek Timnas Indonesia U19), Moch Zaenuri (bek Timnas Indonesia U23), dan Ardi Yuniar  (bek Persibas Banyumas dan Timnas Indonesia U18).
Pemain baru Arema FC 2017 :
1. Adam Alis Setyano (eks Barito Putera)
Pemain seleksi Arema FC 2017 :
1. Bagas Adi Nugroho (bek/PSS Sleman/Timnas Indonesia U19)
2. Moch Zaenuri (bek/eks Persebaya/Timnas Indonesia U23)
3. Ardi Yuniar  (bek/eks Persibas Banyumas/Timnas Indonesia U18)
Pemain bidikan Arema FC 2017: 
1. Irfan Haarys Bachdim (gelandang/Indonesia/Consadole Sapporo Jepang)
2. Ezra Harm Ruud Walian (penyerang/Belanda/Ajax Amsterdam U19)
3. Mauricio Matias Mazzetti Latin (Argentina/CS Cartaginres Deportiva SA Costa Rica)
4. Faysal Shayesteh (Afghanistan/Pahang FA Malaysia )
5. Jeffry Kurniawan (Pusamania Borneo FC)
6. Bayu Gatra Sanggiawan (Madura United FC)