Jumat, 19 Agustus 2016

TSC 2016 pekan ke-16: 2 Pemain Strategis Arema Siap Berlaga Kembali

Penulis: Jum'at , 09:37 WIB
Berita TSC 2016: 2 Pemain Strategis Arema Siap Berlaga Kembali

Arema Cronus

Ligaolahraga - Jelang laga melawan Pusamania Borneo FC akhir pekan nanti, Akhirnya coach Milo bisa bernafas lega pasalnya dua pemain yang blh dibilang cukup baik di lini pertahanan dan membantu penyerangan ini bisa kembali diandalkan.
Seperti telah diketahui sebelumnya bahwa, Hamka Hamzah dan Raphael Maitimo keduanya absen dalam lawatan ke Palembang melawan Sriwijaya FC. Hamka menderita demam, sementara Maitimo mengalami sakit sinusitis. ”Melihat perkembangannya, kami yakin Maitimo dan Hamka bisa main lawan PBFC,” ujar Yudis Ageng, dokter tim Arema Cronus.
Sementara itu, tak jauh berbeda dengan pemain andalan Arema, Alfarizi. Tim dokter juga mengutarakan bahwa keadaan kesehatannya belum bisa dihadirkan untuk memperkuat tim karena suhu tubuh yang tinggi.”Saya lihat trombositnya masih 150 (ribu sel per mikro liter), setidaknya butuh waktu tujuh hari bagi Alfarizie untuk benar-benar pulih dan siap bermain,” ujar Yudis lagi memastikan bahwa keadaan pemain itu positif belum bisa bermain.
Tak hanya itu, dari empat pemain yang masih pemulihan cidera seperti Ahmad Bustomi, Dendi Santoso, Ahmad Nufiandani, dan Srdan Lopicic, hanya Ahmad Bustomi yang mempunyai peluang paling besar untuk tampil.
Dalam beberapa sesi latihan Arema Cronus, Bustomi terlihat sudah tampak tidak bermasalah dengan cederanya. Namun, pemain yang identik dengan nomer 19 ini harus berjuang untuk mengembalikan kondisi fisiknya setelah berbulan-bulan absen. ”Sementara untuk Lopicic, saya prediksi akan pulih satu bulan lagi,” jelas tim dokter Arema Cronus.
Pertandingan lanjutan melawan PBFC ini juga akan menjadi pertandingan kandang terakhir Arema Cronus di putaran pertama TSC 2016. Pengalaman pernah mengalami kekalahan dari PBFC di ajang Piala Gubernur Kaltim lalu membuat Arema harus extra waspada. Milo berpesan kepada pemain bahwa semuanya harus siap dan jika ada yang belum siap maka tak akan dimainkan lawan PBFC. Dengan hadirnya dua kekuatan yang sebelumnya hilang karena cedera memungkinkan perlawanan dari Arema aan semakin kuat dalam laga yang dihelat 20 Agustu 2016.

Misteri Pemain Berdarah Brasil yang Berhasil Pikat Arema

Bola.com, Malang - Sejak kabar pencoretan pemain asing di akhir putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo merebak, Arema Cronus memang kebanjiran tawaran pemain asing. Belasan legiun asing dari berbagai posisi sudah masuk dalam daftar antrean pemain anyar Singo Edan untuk putaran kedua.
Tetapi, informasi dari internal manajemen, beberapa nama sudah mencuri perhatian meski mereka baru melihat para pemain yang ditawarkan lewat rekaman video. "Arema sudah tertarik dengan pemain berdarah Brasil. Posisinya bisa striker dan gelandang sedang," kata salah satu sumber internal manajemen Arema.
Namun, siapa pemain tersebut hingga kini masih disimpat rapat karena manajemen Arema masih belum memutuskan siapa pemain yang akan didepak. Meski, santer beredar satu pemain yang akan disingkirkan adalah striker Gustavo Giron Marulanda.
Hanya, persoalannya jika Giron yang dilepas tentu penggantinya harus pemain asing Asia karena Giron adalah pemain dengan paspor Australia. Setelah diselidiki, ternyata pemain berdarah Brasil yang menarik minat Arema juga punya paspor Asia. "Pemain yang ditaksir memang kelahiran Brasil. Tapi, dia memang paspor Asia," lanjut sumber itu.
Hanya lagi-lagi tim pelatih Arema masih enggan berkomentar lebih jauh tentang pemain bidikannya meski dalam seminggu terakhir manajemen dan tim pelatih sudah intensif melakukan pertemuan untuk perubahan komposisi pemain asing.
"Kami masih tetap percaya dengan pemain yang ada. Masih ada dua pertandingan sisa di putaran pertama TSC. Tim pelatih ingin pemain memaksimalkan kesempatan itu untuk membuktikan kualitasnya," kata asisten pelatih Arema, Joko Susilo.
Wajar bila dua laga terakhir di putaran pertama TSC 2016 jadi ujian para pemain asing Arema karena lawan yang dihadapi masuk kategori berat, yaitu Pusamania Borneo FC (20/8/2016) dan Persib Bandung (27/8/2016). Tim pelatih ingin pemainnya tetap fokus karena kabar pencoretan pemain membuat pemain waswas.

Ridwan Kamil Izinkan Persib Vs Arema Digelar di GBLA

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama General Coordinator Panpel Persib Budhi Bram Rachman dan pentolan bobotoh Yana Umar seusai melakukan rapat membahas pertandingan Persib vs Arema di Pendopo Kota Bandung, Kamis (18/8/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung dipastikan akan menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ketika menjamu Arema Cronus pada lanjutan TSC 2016. Duel akan berlangsung pada 27 Agustus 2016.
Sebelumnya sempat tidak ada kepastian penggunaan stadion tersebut. Tetapi semua menjadi jelas setelah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengadakan rapat singkat bersama panitia pelaksana pertandingan Persib dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kamis (18/8/2016) malam.
Keputusan tersebut terbilang berisiko mengingat GBLA tengah menuju persiapan akhir menjelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada 18 September 2016.
"Saya mengizinkan sebagai simulasi untuk kesiapan pembukaan PON, jadi kami tes keamananannya, tranportasinya, ketertibannya dengan menggelar pertandingan Persib melawan Arema," ujar Ridwan.
Dia menjelaskan, izin itu keluar lantaran ia mendapat jaminan dari Panpel pertandingan untuk bertanggung jawab jika terdapat masalah pasca-pertandingan.
"Ada dua syarat, pertama ada kepastian pertandingan bisa berjalan dengan baik dan tertib serta jaminan jika ada kerusakan. Kedua, saya minta bobotoh ikut gerakan membersihkan GBLA pada 21 Agustus nanti. Nanti, tolong kampanyekan agar bobotoh bergerak," paparnya.

Penulis: Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aloysius Gonsaga AE

Kamis, 18 Agustus 2016

Jadwal Lengkap Siaran Langsung ISC A Pekan ke-16 19 s/d 21 Agustus 2016 di Indosiar dan SCTV serta Klasemen Sementara

KABAR BOLA-Jadwal Lengkap Siaran Langsung ISC A Pekan ke-16 19 s/d 21 Agustus 2016 di Indosiar dan SCTV serta Klasemen Sementara : Arema Cronus vs Pusamania Borneo FC, PS TNI vs Persib-   Torabika Soccer Championship 2016 akhir pekan ini akan memasuki match day ke 16 dimana sampai pekan ke-15 dua klub Jawa Timur masih saling sikut di puncak klasemen.
Pekan ke-16 akan dibuka antara Bali United yang akan menjamu Sriwijaya FC.Bali United yang tengah menurun tentunya tak mau semakin terjerembab meski pekan ini akan menghadapi Sriwijaya FC yang di laga pekan lalu berhasil menahan Arema Cronus.
Laga Jumat akan di lanjutkan laga antara sang juru kunci Persela yang akan menjamu sang tetangga Bhayangkara SU. Persela tentunya kembali merindukan kemenangan yang sudah lama tak didapat sedang BSU mencoba kembali ke treknya setelah pekan lalu dikalahkan Semen Padang.
Laga Sabtu sang pemuncak klasemen Madura United akan bekerja keras mempertahankan mahkotanya dengan bermain di laga tandang yang sulit ke kandang Perseru Serui.
Pertandingan Sabtu juga akan kembali menampilkan Persipura yang tengah on fire dengan pelatih barunya akan menjamu Persegres GU.
Sementara sang raksasa Arema Cronus yang kembali berambisi ke puncak akan mencoba kekuatan PBFC dimana tentunya El Loco cs tentunya menargetkan poin penuh agar di putaran pertama di akhiri di puncak klasemen.
Laga Super Sunday akan menampilkan 4 laga seru, Indosiar akan menyiarkan laga antara Mitra Kukar yang akan menjamu Semen Padang sedang SCTV akan menampilkan laga PS TNI menghadapi Persib Bandung. Laga iannya adalah antara Barito melawan Persiba dan Persija menjamu PSM.

Jadwal dan Siaran Langsung TSC/ISC 2016 Pekan 16
Jumat , 19 Agustus 2016
  • Bali United vs Sriwijaya FC => Stadion Kapten I Wayan Dipta Live Indosiar pukul 16.00 WIB
  • Persela Lamongan vs Bhayangkara Surabaya United => Stadion Surajaya Lamongan live SCTV pukul 21.00 WIB
Sabtu, 20 Agustus 2016
  • Perseru Serui vs Madura United => Stadion Marora, Serui pukul 14.00 WIB
  • Persipura Jayapura vs Persegres Gresik united => Stadion Mandala pukul 16.00 WIB
  • Arema Cronus vs Pusamania Borneo FC => Stadion Kanjuruhan Malang pukul 19.00 WIB live SCTV
Minggu, 21 Agustus 2016
  • Barito Putera vs Persiba Balikpapan => Stadion 17 Mei Banjarmasin, pukul 16.00 WIB
  • Persija Jakarta vs PSM Makasar => Stadion Manahan Solo, pukul 16.00 WIB live Indosiar
  • PS TNI vs Persib Bandung => Stadion Pakansari, Bogor pukul 19.00 WIB live SCTV
Senin, 22 Agustus 2016
  • Mitra Kukar vs Semen Padang => Stadion Aji Imbut, Tenggarong pukul 18.00 WIB
 
Klasemen Sementara :
ISC A
Pos
TimPMSKGMGK+/-Pts
1
Madura United1510322516+933
2
Arema15942206+1431
3
Sriwijaya157622510+1527
4
Semen Padang158252313+1026
5
Bhayangkara Surabaya Utd158252217+526
6
Persipura157441815+325
7
Persib156541616+023
8
Perseru Serui156361318-521
9
Pusamania Borneo155462118+319
10
Persiba Balikpapan155461921-219
11
Bali United154651620-418
12
Mitra Kukar153841918+117
13
PSM155282124-317
14
PS TNI154471826-816
15
Persija15357919-1014
16
Gresik United153571728-1114
17
Barito Putera153482126-513
18
Persela1531111527-1210

Koleksi Pertama Manchester United musim 2016-2017, Juara Community Shield 2016

Sinyal kuat Man United juarai Liga Inggris 2016-2017. (Foto: AFP/Glyn Kirk)

Juara Community Shield Jadi Sinyal Manchester United Kampiun Liga Inggris 2016-2017


Ramdani Bur, Senin, 8 Agustus 2016 - 04:01 wib
MANCHESTER – Manchester United baru saja menjadi kampiun Community Shield usai mengalahkan Leicester City 2-1. Kesuksesan itu langsung dikaitkan-kaitkan soal peluang Man United memenangi Liga Inggris 2016-2017.
Jika melihat catatan sejarah Mou –sapaan akrab Mourinho, fans Man United boleh berharap manajer berpaspor Portugal itu akan membawa tim kebanggaannya menjadi yang terbaik musim ini. Sebab, tiap kali Mou membawa tim asuhannya menjadi kampiun Community Shield, klub yang ditanganinya menjadi juara Liga Inggris.
Sebelum Community Shield 2016, Mou sudah empat kali membawa klub asuhannya tampil di ajang tersebut tepatnya pada 2005, 2006, 2007 dan 2015. Hasilnya, Mou hanya satu kali membawa klub asuhannya saat itu yakni Chelsea menjadi juara pada 2005.
Saat itu Chelsea berhasil mengalahkan Arsenal 2-1. Kemudian di Liga Inggris 2005-2006, The Blues –julukan Chelsea– menjadi kampiun setelah meraup 91 poin.Hebatnya, Chelsea unggul delapan poin dari Man United yang saat itu finis di posisi dua.
Sementara ketika Mou gagal membawa tim asuhannya menjadi kampiun Community Shield, klub yang ditanganinya tak mampu menjadi yang terbaik di Liga Inggris. Melihat catatan di atas, Man United asuhan Mou memiliki peluang untuk menjadi raja di Liga Inggris 2016-2017.

Ita Meiga Fitri, Misionaris cantik serta cerdas dengan lulusan pendidikan tinggi S2 jadi Mualaf

Misionaris Cantik Lulusan S2 Memilih Cerai & Di Jauhi Keluarga Demi Masuk Islam USTADZAH MEIGA FITRI Kisah misionaris masuk Islam Terbaru 2015
Ustadzah Meiga Fitri Mantan Misionaris
Misionaris Cantik Lulusan S2 Memilih Cerai demi islam
Kisah Misionaris cantik serta cerdas dengan lulusan pendidikan tinggi S2, tentu sudah tidak di ragukan lagi tingkat ke ilmuanya. Apalagi beliau adalah seorang pengacara yang sudah berpengalaman menghadapi masalah yang di hadapi masyarakat kita. Beliau adalah ustadzah Ita Meiga Fitri, yang lantang dalam berdakwah islam setelah beliau menjadi mualaf. Sebelumnya beliau beragama kristen katolik. Akan tetapi keinginannya untuk menyerang agama islam dengan mempelajari Al Qur'an malah mengantarkannya ke jalan iman dan cinta kepada islam. Di ceritakanya dulu ibu Ita Meiga Fitri sangat membenci orang islam, bahkan menganggap orang islam itu bodoh dan hidupnya ribet. Ia bukanlah seorang kristen katolik biasa, akan tetapi ia aktif sebagai penceramah kristen dan telah berhasil memasukan banyak orang ke gereja. Hingga pada puncaknya ibu ita bekerja di lingkungan orang islam dan terjadi saling debat dengan rekan kerjanya. Akan tetapi ibu Ita kalah debat tentang hal sepele, yang menggugah keinginan untuk mempelajari Al Qur'an guna untuk menyerang dan beradu argumen dengan orang islam. Akan tetapi setelah mempelajari al Qur'an ibu Meiga Fitri merasa takjub, dan tidak menemukan satu kesalahanpun di dalam al Qur'an, lantas ia membandingkan dengan kitab injilnya, yang pada akhirnya mengantarkna mantan misionaris ini menjadi mualaf.. video