Selasa, 26 Mei 2015

Organesasi Papua Merdeka, unjuk Nyali .........tantang TNI dan Densus

Senin, 25 Mei 2015 , 18:02:00

TNI. Foto: dok.JPNN
TNI. Foto: dok.JPNN
JAKARTA -- Kelompok teroris-separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bermarkas di Lany Jaya, Papua, pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo menantang TNI dan Polri serta masyarakat non Papua, perang secara terbuka. OPM  menolak segala macam dialog, dan menganggap perang terbuka merupakan harga mati.
 
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsy, meminta TNI dan Polri khususnya Kepala Densus 88 Polri tidak diam saja.
Aboebakar cukup prihatin kenapa Panglima TNI dan Kepala Densus 88 hanya diam dengan ancaman teror dari Kelompok separatis OPM dimaksud.
"Ini adalah bentuk teror yang nyata dan secara terbuka telah disampaikan ke publik. Hal ini seharusnya ditanggapi secara serius oleh Kepala Densus 88 dan Kepala BNPT," kata Aboebakar, Senin (25/5).
Dia mengaku, masyarakat banyak yang menanyakan kepada DPR selaku mitra kerja kenapa Densus 88 hanya diam saja dengan teror yang terang benderang seperti itu.
Akhirnya, kata dia, beberapa kalangan membandingkan persoalan ini dengan penembakan yang dilakukan Densus terhadap Nurdin pada September tahun yang lalu, yang ditembak saat salat Ashar karena diduga sebagai teroris.
"Namun orang-orang ini (OPM) yang sudah melancarkan ancaman teror secara terbuka hanya diam saja. Akhirnya sebagian orang menyimpulkan, bahwa aparat memiliki standar ganda dalam mengkategorisasikan teroris," kritik Aboebakar

Sabtu, 09 Mei 2015 | 08:03

OPM Minta Jokowi Bebaskan Semua Tapol Papua

Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Goliath Tabuni (mengenakan ikat kepala merah).
Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Goliath Tabuni (mengenakan ikat kepala merah). (Istimewa)
Jayapura - Organisasi Papua Merdeka (OPM) mendesak Presiden Joko Widodo untuk membebaskan seluruh tahanan politik di Papua.
"Bebaskan saja semua tahanan politik, karena mereka telah berteriak soal hak-hak hidup dan berpendapat bagi masyarakat Papua yang sejak dulu tertindas," kata Sekretaris Jenderal Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat (TPN-PN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Antonnego Obet Tabuni kepada SP, Sabtu (9/5) pagi.
Pernyataan Anton tersebut terkait kunjungan presiden selama dua hari ke Papua dan Papua Barat.
Dia mengatakan, para tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) Papua layak dibebaskan. "Mereka pejuang ‎ bagi rakyat Papua," kata Anton.
Antonnego Obet Tabuni merupakan tangan kanan Goliat Tabuni, panglima tertinggi TPN Papua Barat yang resmi dilantik 11 Desember 2012 di Markas Tingginambut, Puncak Jaya, Papua.
Goliat Tabuni bersama Kelly Kwalik di Timika bermarkas di Kali Kabur. Saat penyenderaan peneliti Lorentz di Mapunduma tahun 1996, Goliat merupakan anggota dari Kelly Kwalik.
Kini ia berada di Puncak Jaya memimpin pasukannya dan beraksi melawan pemerintah sejak 2014.
Sementara Kelly Kwalik ditembak aparat pada 16 Desember 2006 sekitar pukul 3. 00 WIT dalam penyergapan sekitar gorong-gorong Timika, Kabupaten Mimika.
Anton juga menolak adanya dialog-dialog yang akan diadakan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). "Kami mau merdeka tak perlu ada dialog-dialog," ujarnya.
Disinggung SP bahwa Kapolda Papua Irjen Pol drs Yoje Mande akan terus mengejar kelopok-kelompok yang mengganggu kedaaulatan negara.
"Itu eforia saja," kata Anton dengan enteng.
Sementara dari info yang diperoleh SP, Presiden Jokowi direncanakan memulai ‎ agenda kerja hari ini di mana pukul 8.00 WIT menuju pasar Prahara dan peresmian Venue PON XX Tahun 2020 di Kampung Harapan, Sentani.
Lalu pukul 10.00 WIT menuju Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Papua untuk peresmian Kampus IPDN.
Kemudian pukul 12.00 WIT ke tempat pelelangan ilan kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan penyerahan KKS, KIP dan KIS, dan pukul 13.00 WIT menuju lokasi Jembatan Layang Hamadi Holtekamp untuk melakukan peresmian.

Roberth Isidorus Vanwi/FEB

Sabtu, 23 Mei 2015

Beras Plastik Hanya Isu? Ini Penjelasannya

Sabtu, 23 Mei 2015 , 07:54:00
Nasi dari beras plastik. Foto: dok.JPNN
Nasi dari beras plastik. Foto: dok.JPNN
SURABAYA –  Beberapa analis menyebutkan, peredaran beras plastik itu mungkin adalah isu palsu. Budi Santoso, pengusaha alat-alat pertanian dari Surabaya yang sudah puluhan tahun mengurusi berbagai hal tentang beras (mulai menyelep, mengepak, sampai membuat beras jelek menjadi bagus), termasuk yang meragukan kabar tersebut.
 
Budi mengatakan, banyak hal yang tidak logis mengenai pemberitaan beras plastik. Mulai bahan, pembuatan, hingga pemasarannya dianggap tidak masuk akal. Menurut dia, plastik tidak mungkin bisa dijadikan bahan beras. ’’Saya kira berita ini hanya untuk pengalihan isu,’’ jelas pria pemilik PT Rutan, perusahaan yang berdiri sejak 1942 itu, Jumat (22/5).
Hal tidak logis yang paling dasar, menurut Budi, adalah harga plastik jelas lebih mahal daripada beras. Padahal, beras plastik beredar dengan harga relatif murah. Hanya sekitar Rp 8 ribu per kilogram. Karena itu, tidak mungkin mencampur plastik untuk menghasilkan beras yang lebih murah. Yang seharusnya terjadi adalah beras plastik akan lebih mahal.
Tidak hanya itu, pencampuran antara ubi jalar, kentang, dan plastik tidak mungkin bisa dilakukan. Plastik tidak bisa digunakan sebagai bahan pengikat adonan. Untuk melakukannya, diperlukan bahan gelatin atau gluten dari tepung tapioka sebagai perekat.
Selain itu, sifat plastik tidak larut dalam air. Bahkan, jika dipanaskan, plastik tidak akan meleleh. Sebab, titik leleh plastik rata-rata di atas suhu 100 derajat Celsius, sedangkan titik didih air maksimal hanya 100 derajat Celsius.
Dengan demikian, tidak mungkin beras plastik bisa menjadi bubur ketika dimasak bersama air. ’’Kalau dengan minyak, masih bisa plastik itu meleleh karena bahan dasarnya sama,’’ tuturnya.
Budi menjelaskan, butir-butir putih yang selama ini dikira beras plastik sebenarnya adalah biji plastik. Benda tersebut tidak digunakan untuk bahan makanan.

Isu Beras Plastik Diduga Rekayasa, Jokowi Diminta Tegas
Sabtu, 23 Mei 2015 , 05:03:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Fenomena beras plastik atau sintetis akhir-akhir ini mengkhawatirkan dan bikin resah masyarakat. Masyarakat ragu apakah beras yang mereka makan beras asli atau bukan.

Ketua Umum Patriot Nasional (Patron) Brigjend (Purn) Abdul Salam curiga dengan munculnya isu beras plastik yang dibarengi dengan video pembuatannya. Cara pembuatan beras plastik yang konon dibuat di Tiongkok sudah beredar di media sosial youtube.

"Oleh karena itu kita harus bersikap hati-hati dan waspada dengan kasus beras plastik ini. Apa ada sekenario atau ada orang atau kelompok tertentu yang memiliki agenda tertentu dengan kasus ini," ingat Abdul Salam.

Pihaknya meminta seluruh pihak terkait baik kepolisian, menteri pertanian, menteri perdagangan, Bulogg, bahkan jika diperlukan intelejen negara untuk mengungkap kasus ini.

"Apakah ini murni kasus ekonomi atau motif lain, berupa sabotase atau subversif untuk mengacaukan negara ini," tambahnya.

Dia menduga ada pihak-pihak yang sengaja membuat resah masyarakat lewat kasus beras palsu. Dikatakannyam dampak nasional yang akan muncul adalah ketidakpercayaan terhadap pemerintahan Jokowi-JK yang seolah-olah tidak bisa menjamin dan melindungi warganya.

Instansi terkait bersama kepolisian dimintanya segera melakukan operasi ke pasar-pasar untuk mengetahui datangnya beras palsu ini. Sangat mudah menemukan distributornya, kalau pihak berwenang memiliki data exsportir dan importir beras secara lengkap.

"Saya teringat kembali UU subversif belum dicabut, ini bisa langsung ditindak. Sekarang kok kayak dibiarkan. Intelijen, aparat keamanan dan pemerintahan sangat lamban.  Ini sudah force majeur. Ataukah ini skenario?" katanya.

Patriot Nasional (Patron) sebagai pendukung Jokowi-JK siap mendukung pemerintah dan memberi informasi bahkan menggerakkan seluruh kekuatan relawannya menemukan pelaku utama.

"Pelumpuhan pemerintahan ini model-model seperti ini menimbulkan instabilitas. Masyarakat bisa terpancing. Harus mencari siapa biang kerok dari usaha-usaha ini, Kalau tidak bisa menanganinya, relawan kita siap mencarinya. Saya berharap semua segera selesai. Pak Jokowi harus tegas," pintanya.

Senada, Sekjen Barisan Insan Muda (BIMA) Syarif Hidayatullah juga meminta aparat segera menemukan pelaku utama pemalsu beras. "Jangan bikin masyarakat makin resah," katanya.[dem]

Penyebab Munculnya Beras Oplosan Plastik
Daya Serap Bulog Rendah, Pemerintah Perlu Revisi Harga Beli
Cak Imin Ingatkan Masyarakat Hati-Hati Membeli Beras
Tiga Menteri Blusukan Cek Harga Beras ke Bogor
Komisi VI DPR Desak Pemerintah Bongkar Otak Beras Sintetis

Jumat, 22 Mei 2015

Kehebohan di Grand Final D'Academy 2, siapa yang juara? Danang Raih SMS tertinggi

Danang Banyuwangi Raih SMS Tertinggi Pada Konser Babak 3 Besar Dangdut Academy 2

Sabtu, 23/05/2015 01:00 WIB |
Danang Banyuwangi Raih SMS Tertinggi Pada Konser Babak 3 Besar Dangdut Academy 2
 
MerahPutih Musik - Pada konser final babak 3 besar Dangdut Academy 2 yang gelar pada malam ini (22/5), 3 orang  kontestan yang masuk ke babak 3 besar yaitu Evi Masamba, Irwan Sumenep dan Danang Banyuwangi tampil habis-habisan.
Hal itu dilakukan oleh Evi Masamba, Irwan Sumenep dan Danang Banyuwangi untuk merebut tiket ke babak grand final Dangdut Academy 2.
Pada detik-detik pengumuman polling sms tertinggi, suasana studio 5 Indosiar yang tempat berlangsungnya acara tersebut sontak berubah menjadi sangat tegang.
Ketegangan pun masih terus berlanjut hingga Irwan Sumenep diumumkan berada dalam posisi yang tidak aman.
Namun setelah itu ketegangan sedikit berkurang sejak Danang Banyuwangi diumumkan berada dalam posisi aman pada konser final babak 3 besar Dangdut Academy 2.
Dengan diumumkannya Danang Banyuwangi sebagai peraih sms tertinggi, maka Danang Banyuwangi menjadi konstestan pertama yang memastikan diri melaju ke babak grand final Dangdut Academy 2.
Baca Juga:
Duet Danang Banyuwangi dan Elvy Sukaesih Bikin Juri Ternganga
Heboh Duet Maut Irwan Sumenep dan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih
Duet Evi Masamba dan Nassar Pukau Juri Dangdut Academy 2
Evi Masamba dan Irwan Sumenep Dangdut Academy 2 Semakin Mesra
Evi Masamba dan Irwan Sumenep Pamer Gaya Rambut Baru

Indosiar Janjikan Kehebohan di Grand Final D'Academy 2, Apa Itu?

Selasa, 12 Mei 2015 17:15:43 |
Indosiar Janjikan Kehebohan di Grand Final D'Academy 2, Apa Itu?
TABLOIDBINTANG.COM - AJANG pencarian bakat D'Academy 2 sudah memasuki babak 3 besar. Artinya, tak lama lagi bisa diketahui siapa yang berhasil merajai kontes ini.
Pihak Indosiar tentu tak mau menyuguhkan tampilan biasa-biasa saja di malam puncak nanti. Seperti yang dikemukakan Harsiwi Achmad, Direktur Program dan Produksi Indosiar. Dia berjanji bakal menampilkan pertunjukan spektakuler pada malam grand final dan result show D'Academy 2.
"Artis-artis top pasti akan tampil. Yang paling istimewa, kami siapkan dua set panggung sekaligus, indoor dan outdoor. Dua-duanya akan wah banget," tutur Siwi, saat berbincang dengan tabloidbintang.com, Selasa (12/5).
Persaingan peserta D'Academy 2 semakin panas. Pada babak 4 besar Jumat pekan lalu Reza harus tersenggol dan meninggalkan kompetisi lebih awal. Di daftar perolehan SMS, kontestan asal Bandung itu kalah bersaing dengan Evi Masamba, Irwan Sumeneb, dan Danang Banyuwangi.
Reza hanya memeroleh SMS dukungan 19,48 persen, yang merupakan angka terendah. Perolehan SMS tertinggi didapat satu-satunya kontestan wanita yang tersisa, Evi Masamba dengan 33,48 persen.
(ari/gur)

Finalis Juara 3 DAcademy 2 KONSER FINAL 3 BESAR

Konser Final DAcademy 2 - Dangdut Academy 2 yang tersenggol pada Malam Konser Final 3 Besar Dangdut Academy 2.  Satu finalis yang tersenggol , menjadi juara 3 Dangdut Academy 2 , sedangkan dua finalis lainnya akan berjuang di babak Grand Final Dangdut Academy 2 untuk memnempati posisi Juara 1 dan 2 Dangdut Academy 2 Televisi Indosiar.
Danang Banyuwangi , Evi Masamba dan Irwan Sumenep merupakan Finalis 3 Besar Konser Final Dangdut Academy 2 . Dalam setiap penampilannya ketiga Finalis tersebut selalu menampilkan performanya yang sangata gemilang sehingga membuat kesulitan para Juri Dangdut ACademy 2 Televisi Indosiar untuk menentukan mana yang tersenggol dan mana yang terbaik.

Menurut Juri D'Academy 2 Indosiar, Inul Daratista, Iis Dahlia, Rita Sugiarto, Beniqno dan Syaiful Jamil mereka yang tampil di babak final 3 besar itu sudah menjadi artis penyanyi dangdut masa depan. Mereka adalah penerus atau regenerasi artis penyanyi dangdut Indonesia masa kini.

Rizkiridho finalis dangdut academy 2 tetap eksis dan memiliki banyak idola walaupun sudah tersenggol. Rizkiridho kerap sering di hadirkan dalam konser final D'Academy 2 begitu pula pada malam Konser final 3 besar dangdut academy 2 Rizkiridho rencananya akan hadir pula.

Dari ketiga finalis konser final 3 besar baik Evi Masamba ,Irwan Sumenep dan Danang Banyuwangi siapakah yang tersenggol ? Saksikan malam konser final 3 besar dangdut academy 2 hanya ditelevisi kesayangan anda Indosiar.

Liputan Khusus KILAS BALIK 17 TAHUN REFORMASI

Ucapan Yusril dan Prabowo ke Amien Rais Jelang Soeharto Jatuh

Ucapan Yusril dan Prabowo ke Amien Rais Jelang Soeharto Jatuh Tokoh reformasi Amien Rais ikut berdemonstrasi menuntut Soeharto mundur pada 20 Mei 1998. (Getty Images/Dimas Ardian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra dan Prabowo Subianto bahu-membahu berupaya mencegah Amien Rais mengerahkan mahasiswa menjelang jatuhnya Soeharto, 21 Mei 1998. Saat itu Prabowo menjabat sebagai Panglima Kostrad dan Komandan Jenderal Kopassus, sedangkan Yusril merupakan salah satu tokoh yang selalu dimintai saran oleh Soeharto.

“Malam 20 Mei, Pak Amien Rais mau membawa mahasiswa demonstrasi ke Istana dan Monas dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional,” kata Yusril kepada CNN Indonesia, Rabu malam (20/5).

Persoalannya, unjuk rasa Hari Kebangkitan Nasional ketika itu tak lagi sekadar sebuah peringatan. Tuntutan reformasi dan turunnya Soeharto bergaung kencang. Namun hingga 20 Mei, demonstrasi besar berlangsung di Gedung DPR dan belum menyasar Istana. Maka pergerakan mahasiswa ke Istana dianggap membahayakan. (Baca Kompleks DPR: Tempat Paling Aman Jelang Soeharto Jatuh)

“Saya dan Prabowo lalu susah payah mengingatkan Amien. ‘Woi, jangan bawa mahasiswa ke Istana. Pak Harto pasti turun. Dia sudah gelisah. Kalau Pak Amien gerakkan mahasiswa, Tragedi Tiananmen akan terjadi di Jakarta. Perang saudara bakal terjadi’,” ujar Yusril mengulangi ucapannya ke Amien waktu itu.

Tragedi Tiananmen di Beijing, Tiongkok pada 1989 menewaskan lebih dari 3.000 mahasiswa. Mereka dibunuh tentara saat berdemonstrasi memprotes ketidakstabilan ekonomi dan korupsi politik, serta menuntut demokrasi.

Baca selengkapnya di FOKUS: Mengingat Kembali Reformasi

Khawatir Pembantaian Tiananmen terjadi di ibu kota RI, Yusril dan Prabowo terus-menerus membujuk Amien untuk tak membawa para mahasiswa ke Istana. “Pak Amien tenang saja, Pak Harto pasti mundur,” kata Yusril lagi kepada Amien. Menurut Yusril, sikap Prabowo saat itu tak kalah keras demi menghindari pertumpahan darah.

Maka Yusril bersyukur bukan main ketika Amien Rais menuruti sarannya. “Alhamdulillah, Pak Amien tidak jadi menggerakkan mahasiswa ke Istana,” ujarnya.

Namun ketegangan tak lantas berakhir. Pada 20 Mei sore, menteri-menteri Soeharto mundur. Sekitar pukul 14.30, sebanyak 14 menteri bidang ekonomi menggelar pertemuan dan memutuskan tak bersedia duduk di Komite Reformasi maupun Kabinet Reformasi hasil perombakan Soeharto atas Kabinet Pembangunan VII.

Keputusan itu kemudian mereka sampaikan kepada Soeharto melalui sepucuk surat, tak langsung secara lisan. Di sinilah kesalahpahaman sempat terjadi.

Simak kisah soal kesalahpahaman yang dimaksud Yusril di laporan berikutnya. (agk)
Mengingat Kembali Reformasi

7 Gebrakan Presiden Jokowi


7 Gebrakan Presiden Jokowi

Kamis, 21/05/2015 11:48 WIB
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Belum setahun Presiden Joko Widodo berkuasa sudah banyak gebrakan dibuat. Jokowi membuat gebrakan di bidang infrastruktur, perekonomian, juga penegakan hukum.

Jokowi memang terus menggelorakan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Jokowi membangun puluhan waduk, ratusan km jalan tol dan rel kereta api di sejumlah wilayah.

Belakangan Jokowi juga membuat terobosan dalam bidang penegakan hukum yakni menunjuk 9 orang perempuan menjadi pansel KPK. Gebrakan Jokowi banyak diapresiasi kalangan DPR, meski demikian tentu kritik yang bersifat membangun tak boleh diabaikan.

Berikut 7 gebrakan Presiden Jokowi:

7 Gebrakan Presiden Jokowi - 4
7 Gebrakan Presiden Jokowi - 2
1. Mega Proyek Listrik 35.000 MWPemerintahan Jokowi akan meluncurkan dimulainya sebagian pembangunan proyek pembangkit listrik 35.000 MW. Pada Sabtu,2 Mei 2015 dilakukan groundbreaking proyek listrik  2.000 MW di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan.

Proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 untuk tahap awal berbagai macam jenis, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang paling besar. Namun pemerintah juga akan mendorong pembangunan pembangkit listrik baru terbarukan.

Kegiatan peluncuran proyek pembangkit listrik 35.000 MW dilakukan di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta yang merupakan tempat pembangkit listrik tenaga angin.

Di Samas terdapat pembangkit listrik tenaga angin cukup besar 150 MW. Lokasi ini dipilih karena sebagai komitmen pemerintah membangun pembangkit listrik baru dan terbarukan dalam proyek listrik 35.000 dalam 5 tahun, yang mencakup 15.000 MW oleh swasta dan 10.000 MW oleh PLN.
 
7 Gebrakan Presiden Jokowi - 3 
2. Satu Juta Rumah untuk RakyatRabu (29/4/2015) Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking program pembangunan dua tower Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk pekerja/buruh di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan dalam rangkaian hari Buruh Nasional pada 1 Mei 2015. Kegiatan ini juga bagian dari program pembangunan 1 Juta Rumah untuk Rakyat yang dimotori Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pada tahap pertama ini dibangun 103.135 rumah, dari total 331.693 rumah yang akan menggunakan anggaran pemerintah.

Adapun lokasi pembangunan tersebar di 9 daerah, yakni Nias Utara (Sumatera Utara), Kota Pelembang (Sumatera Selatan), Jakarta Barat (DKI Jakarta), Tangerang (Banten), Cirebon (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Malang (Jawa Timur), Kota Waringin Timur (Kalimantan Tengah), dan Bantaeng (Sulawesi Selatan).

Pencanangan dipusatkan di kawasan industri di Ungaran, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini juga hampir bersamaan dengan Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2015. Kegiatan ini dilaksanakan serempak di 8 provinsi oleh Gubernur didampingi Bupati/Walikota yang lokasinya terpilih mewakili pembangunan perumahan di wilayahnya.

Pada saat groundbreaking juga diluncurkan program pendukung 1 juta rumah, antara lain:

1. Kegiatan groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan 2 (dua) Tower Rumah Susun Sewa untuk pekerja/buruh di Kabupaten Semarang dengan kapasitas 184 unit rusun.
2. Peluncuran kebijakan pembiayaan perumahan yaitu penurunan suku bunga KPR-FLPP dari 7,25% menjadi 5% dengan masa kredit sampai dengan 20 tahun bagi MBR
3. Pemberian Bantuan Uang Muka sebesar Rp 4 juta kepada MBR yang akan membeli rumah pertamanya melalui KPR-FLPP.
4. Penurunan pembayaran uang muka oleh MBR kepada Bank Pelaksana dari 5% menjadi 1% untuk KPR FLPP Rumah Susun.
5. Penyerahan secara simbolik Surat Persetujuan Kredit kepada MBR oleh Bank BTN.
6. Penandatanganan MoU antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, tentang Percepatan 7. Penyediaan Rumah Umum Bagi PNS di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Daerah.
8. Penandatanganan MoU antara BPJS-T dengan Gubernur Jawa Tengah, tentang pembangun rumah susun sewa oleh BPJS-T untuk pekerja/buruh di Jawa Tengah.
9. Pembiayaan Program 1 Juta Rumah terdiri dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 8,1 triliun, BPJS Ketenagakerjaan Rp 48,5 triliun, Bapertarum-PNS Rp 3,1 triliun, PT Taspen Rp 2 triliun, Perum Perumnas Rp 1 triliun dan FLPP Rp 5,1 triliun.
7 Gebrakan Presiden Jokowi - 4
3. Tol Trans SumateraJokowi mulai membangun Tol Trans Sumatera pada Kamis (30/4/2015), yang menghubungkan Lampung hingga Aceh. Untuk tahap awal, dimulai pembangunan Tol Trans Sumatera dari ruas Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api Api (MBBPT) sepanjang 434 km. Tol ini akan terhubung dengan transportasi laut 'tol laut' di Selat Sunda hingga ke Merak, Banten.

"Jalan tol Trans Sumatera hari Kamis akan groundbreaking (pemancangan tiang pertama), Lampung ke atas sampai ke Aceh dan kita harap jembatan, konektivitas antar provinsi. Pulau-pulau lain juga akan dimulai," jelas Jokowi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, ada tiga titik kegiatan groundbreaking tol senilai Rp 40 triliun ini yaitu di Bakauheni, Terbanggi dan Palembang.

Konsorsium proyek ini sudah terbentuk yaitu Hutama Karya, Wijaya Karya, Waskita Karya, dan Jasa Marga. Saat ini, soal pembebasan lahan sudah ada Surat Penetapan Pembangunan Lokasi Proyek (SP2LP) untuk Bakauheni-Terbanggi Besar.

Rencananya, proses pembangunan akan dimulai dari sisi Merak, Cilegon, Banten khususnya untuk pembangunan ruas tol baru dari pintu tol Merak sampai dengan pelabuhan dengan 4 lajur.

Untuk ruas ini akan menggunakan dana APBN dari Ditjen Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, total panjangnya jalan tambahan 3 km yang akan menyambung dengan Tol Tangerang-Merak 72 Km.

Total jalan tol Trans-Sumatera memiliki panjang sekitar 2.600 km. Awalnya ada empat ruas yang didahulukan itu, Palembang-Indralaya (22 km), Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Kandis-Dumai, dan Medan-Binjai (16 km).

Namun dalam perkembangannya prioritas pembangunan di arahkan ke Tol Bakauheni hingga Tanjung Api Api sepanjang 434 km membutuhkan investasi Rp 50 triliun lebih. Hal ini untuk mendukung 'tol laut'.
 7 Gebrakan Presiden Jokowi - 5
4.Tol Trans JawaProyek ruas Tol Solo (Jawa Tengah)-Kertosono (Jawa Timur) sepanjang 176,7 km yang akan di-groundbreaking mulai 30 April 2015 silam oleh Presiden Jokowi. Bila sudah rampung, ruas tol terpanjang di Tol Trans Jawa akan menghubungkan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).

"Bisa tersambung semua di 2018. Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, Mojokerto Surabaya, Surabaya-Gempol. Nanti terhubung semua‎," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Jasa Marga Wasta Gunadi kepada detikcom, Kamis (30/4/2015).

Saat ini, ruas tol Semarang-Solo tahap I yakni Semarang-Bawen telah beroperasi. "Sisanya yang Bawen-Solo sedang persiapan untuk lelang kontraktor. Pertengahan tahun lah akan kita lakukan," kata Wasta.

Sementara itu, yang sekarang akan dipercepat pembangunannya adalah ruas Solo-Kertosono yang terbagi dua paket pengerjaan menjadi Solo-Ngawi sepanjang 90,1 km dan Ngawi-Kertosono sepanjang 86,6 km‎.

"Solo-Kertosono ini yang akan di-groundbreaking oleh Pak Jokowi hari ini. Sebenarnya untuk yang Solo-Ngawi sudah di-groundbreaking tahun 2013 oleh investor lama. Kemudian sekarang sudah diakuisisi Jasa Marga patungan dengan Waskita. Ini akan jadi momentum percepatan," ujarnya.

Ruas berikutnya adalah ruas jalan tol Kertosono-Mojokerto sepanjang 40,5 km yang dibangun dan operatornya oleh PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) yang dimiliki oleh grup usaha Astra. Saat ini tahap I dari total 4 seksi telah beroperasi. Sedangkan sisanya, tahap II, III dan IV terus berlanjut positif.

Selanjutnya adala‎h tol Mojokerto-Surabaya sepanjang 36,27 km. Pada ruas ini, seksi pengerjaan IA sudah selesai dan sudah beroperasi dengan ruas Waru-Sepanjang.

"Nanti akan ada peresmian operasi untuk seksi IV yaitu Mojokerto-Krian sekitar bulan Agustus," tuturnya.

‎Selanjutnya, kata dia, adalah ruas Surabaya-Gempol sepanjang 37 Km yang sudah beroperasi. "Jadi semua terhubung jalan tol," tegasnya.
7 Gebrakan Presiden Jokowi - 6
5.   5.000 Km Jaringan Rel KeretaMenteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia bakal punya total 5.000 Km rel kereta dalam 5 tahun. Proyek ini untuk menyambungkan rel yang sudah ada sejak zaman Belanda sepanjang 985 km.

Proyek-proyek tersebut di luar dari proyek rel kereta perkotaan yang digarap BUMN atau swasta seperti Light Rail Transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta-Bandung.Jonan mengatakan pembangunan rel kereta mencakup di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Misalnya di Sumatera akan membentang dari Palembang-Sumatera Utara dan Sumatera Utara-Aceh. Sementara itu, di Kalimantan dari Pontianak-Balikpapan.

Sulawesi akan dibangun dari Makassar ke Pare-Pare hingga ke Manado. Sedangkan di Papua dari Sorong-Manokwari."Jadi total dalam 5 tahun ini total panjangnya akan 5.000 km lebih sedikit lah. Kami makanya membangunnya itu menyambung rel itu. Untuk perkeretaapian yang komersial itu diserahkan ke pemda, dan swasta atau BUMN. Kami hanya sebagai regulator," katanya di acara Indonesia Transportation Forum di Gedung 88, Jumat (8/5/2015)

Menurut Jonan proyek kereta komersial seperti LRT di Jakarta tak masalah dibangun asalkan tak memakai dana APBN. LRT rencananya akan dibangun dari Bekasi-Cibubur Jakarta oleh BUMN Adhi Karya. "Bangun light rail itu mungkin Rp 15 triliun. Saya bilang oke, non APBN saja. Kenapa kalau Rp 15 triliun," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan rel kereta yang dibangun pemerintah memang fokus pada luar Jawa. Hal ini untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di luar Jawa. "Kalau di Jakarta yang dibangun, itu nanti saudara kita yang tinggal di Kalimantan pasti ribut," katanya.(zul/hen)

6. Program 49 Bendungan dalam 5 Tahun
Presiden Joko Widodo ingin kualitas pertanian Indonesia meningkat. Salah satunya caranya dengan membangun puluhan bendungan dalam lima tahun ke depan.  "Kami ingin selama lima tahun bangun 30 bendungan. Tapi baru setengah (gubernur yang bicara), semuanya ingin bendungan. Sehingga sekarang akhirnya kita putuskan jadi 49 bendungan," ucap Jokowi, Senin (24/11/2014).

Hal ini disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela bertemu dengan para gubernur se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Jokowi, para gubernur yang hadir menyambut baik rencana pembangunan bendungan itu. Bahkan Jokowi baru meminta pendapat setengah peserta, semua yang hadir sudah menyetujui rencana itu.

Di pertemuan itu Jokowi juga melakukan sikronisasi antara program pusat dengan keinginan daerah. Menurutnya pertemuan semacam ini akan rutin dilakukan, bisa bulanan atau mingguan. "Supaya bisa saling sinkron antara program pusat dan juga keinginanan dari daerah dan bisa nyambung," ujar Jokowi.

Pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi mempercepat sejumlah proyek pembangunan infrastruktur terutama yang berkenaan dengan peningkatan kualitas pertanian. Salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan bendungan yang masuk dalam program Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (Pera-PU)
7. Tunjuk 9 Perempuan Jadi Pansel KPKPresiden Jokowi mengumumkan sembilan nama anggota Pansel KPK. Semuanya adalah perempuan dari latar belakang yang beragam. Jokowi punya alasan khusus terkait hal ini.

"Jadi kalau ketemunya semuanya perempuan ya kemudian pertanyaannya sama saja kalau ketemunya laki-laki semua," seloroh Mensesneg Pratikno usai mengantar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusumah, Jaktim, Kamis (21/5/2015). Pratikno dan staf komunikasi Teten Masduki mendampingi Jokowi di Halim dalam pengumuman Pansel KPK. Pratikno mengatakan‎ banyak pihak yang sudah memberikan masukan, hingga terkumpul 40-an nama. Kemudian Jokowi membaca satu persatu profil mereka.

"Kemudian panjang sekali prosesnya dalam dua minggu terakhir akhirnya memutuskan nama-nama tersebut," imbuhnya. Menurut Pratikno, Jokowi berharap Pansel KPK memilih orang yang dapat membentuk institusi KPK yang berwibawa. Sejauh ini belum para anggota Pansel KPK itu belum bertemu dengan Jokowi.

"Belum (ketemu langsung dengan presiden), cuma ditanya kesediaannya saja. Abis ini presiden langsung akan mengundang pansel itu untuk menegaskan semangat presiden dalam pembentukan KPK kedepan," tuturnya.

Berikut 9 perempuan dan profilnya yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Pansel Pimpinan KPK:
Pertama, Destry Damayanti, M.Sc. Perempuan ini adalah ahli ekonomi, keuangan dan moneter. Destry juga saat ini menjabat sebagai Chief Executive Director. Destry didaulat Jokowi sebagai Ketua Pansel yang merangkap anggota.

Kedua, Dr Enny Nurbaningsih, SH. Perempuan ini dikenal sebagai pakar hukum tata negara. Beliau juga merupakan Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Enny ditugaskan menjadi Wakil Ketua sekaligus merangkap anggota Pansel KPK.

Ketiga, Prof. Dr. Harkristuti Haskrisnowo, SH, LLM. Beliau adalah pakar hukum pidana dan HAM. Prof ini juga merupakan Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkumham. Harkristuti didapuk sebagai anggota Pansel KPK. Keempat, Ir. Betti S Alisjabana, MBA. Perempuan ini adalah ahli IT dan manajemen. Beliau juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur IBM pada tahun 2000. Betti bertugas sebagai anggota Pansel KPK

Kelima, Dr. Yenti Garnasih, SH, MH, yang berlatar belakang pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang. Perempuan bergelar Doktor ini juga bertugas sebagai dosen hukum pidana di Universitas Trisakti. Yenti didaulat Jokowi sebagai anggota Pansel KPK. Keenam, Supra Wimbarti, M.SC, Ph.D. Perempuan ini merupakan ahli psikologi SDM dan pendidikan. Dia juga merupakan Dekan Fakultas Psikologi UGM. Supra bertugas sebagai anggota Pansel KPK.

Ketujuh, Natalia Subagyo, M.Sc. Perempuan ini seorang ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi. Dia juga pernah menjabat sebagai anggota Tim 9 PSSI. Natalia didaulat sebagai anggota Pansel KPK. Kedelapan, Dr. Diani Sadiawati, SH, LLM. Beliau adalah ahli hukum. Dia juga menjabat sebagai Direktur Analisa Peraturan Perundang-undangan Bappenas. Jokowi menempatkan Diani sebagai anggota Pansel KPK.

Kesembilan, Meuthia Ganie Rochman, Ph.D. Perempuan ini adalah ahli sosiologi korupsi dan modal sosial, yang merupakan dosen Fisip Universitas Indonesia. Jokowi menugaskan Meuthia sebagai anggota Pansel KPK. "Saya berharap Panitia Seleksi KPK segera bekerja untuk menyeleksi dan menentukan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang selanjutnya diserahkan pada Presiden," harap Jokowi.(van/nrl)

iIsruh di tubuh Golkar belum berakhir!

Menkum HAM Banding Kemenangan Ical, Prabowo Ingatkan Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Menkum HAM Banding Kemenangan Ical, Prabowo Ingatkan Jokowi
Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) terus berjuang merebut kembali Golkar dan PPP. Setelah Golkar kubu Aburizal Bakrie menang di PTUN, Menkum HAM Yasonna Laoly mengajukan banding. Dedengkot KMP, Prabowo Subianto, langsung melontarkan peringatan untuk Presiden Joko Widodo.

Prabowo baru mengumpulkan elite KMP pada Rabu (20/5) malam. Tasyakuran ulang tahun pertama KMP itu juga jadi ajang pembahasan isu terkini, termasuk kemenangan Ical cs di PTUN yang berbuntut banding yang diajukan Kemenkum HAM.

"Terhadap adanya putusan PTUN Jakarta dan hak-hak upaya hukum sebagaimana diatur dalam UU PTUN tersebut, Menteri Hukum dan HAM mengambil langkah-langkah antara lain mendaftarkan banding atas putusan PTUN tersebut agar hak untuk melakukan upaya hukum banding tidak kedaluwarsa atau lebih dari 14 hari sebagaimana ditentukan oleh Pasal 123 UU PTUN," kata Kabiro Humas Kemenkum HAM Ferdinan Siagian di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2015) siang.

Prabowo pun langsung melontarkan peringatan untuk Presiden Jokowi. Prabowo mengungkit komitmen Jokowi untuk menghindari kegaduhan politik demi pemerintahan yang lancar jaya.

"Kita prihatin bahwa justru banyak kegaduhan-kegaduhan yang tak perlu ditimbulkan oleh beberapa individu dalam pemerintah sendiri. #1TahunKMP," kata Prabowo lewat twitter, Kamis (21/5/2015).

Meski tak langsung menyebut siapa orang di dalam pemerintahan yang membuat gaduh, Prabowo memberi peringatan kepada Presiden Jokowi bahwa ketenangan politik tak akan terwujud kalau ada yang terus membuat gaduh. Prabowo mengingatkan pentingnya kepastian hukum dan menjaga marwah demokrasi.

"Ketenangan politik hanya akan terwujud kalau demokrasi dihormati dan dijalankan. Tak boleh ada akal-akalan terhadap hukum dan demokrasi," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo tetap menegaskan komitmen KMP untuk terus bermitra kritis dengan pemerintah. "KMP akan selalu akan menjaga & mengutamakan kepentingan bangsa & negara. Mohon doa' dan dukungan sahabat selalu. Terima kasih. #1TahunKMP," pungkasnya.

Apakah Presiden Jokowi akan menjawab peringatan Prabowo?

Selasa, 19 Mei 2015

Demo sadarkan pemerintahan Jokowi, ......tidak puas!

Tiga Janji Jokowi Tak Urungkan Niat Mahasiwa Turun ke Jalan

Tiga Janji Jokowi Tak Urungkan Niat Mahasiwa Turun ke Jalan Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh universitas di Indonesia di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (18/5). (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengundang perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari seluruh universitas di Indonesia untuk datang ke Istana guna mendengarkan keluhan dan aspirasi dalam menanggapi isu nasional terkini.

Pertemuan ini digelar sebelum aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang kabarnya akan digelar secara besar-besaran pada 20-21 Mei 2015 nanti.

Ketua BEM Universitas Indonesia Andi Aulia Rahman menyampaikan, ia dan beberapa perwakilan mahasiswa telah berdiskusi dengan Jokowi soal berbagai permasalahan seperti pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Namun, ia mengaku tidak puas dengan paparan sang Kepala Negara.

"Pemerintahan masih perlu diperbaiki. Banyak isu dan kasus yang kami sampaikan dan banyak jawaban Presiden yang membuat kami belum puas," kata Andi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (18/5) malam.

Meski demikian, lanjut Andi, pertemuan ini juga bukan tanpa hasil. Menurutnya Jokowi dalam pertemuan tersebut berjanji akan transparan dalam alokasi pengalihan subsidi BBM.

"Kedua, kami mendapat kepastian pengelolaan Blok Mahakam akan mayoritas dipegang negara, dalam satu atau dua minggu ke depan Presiden akan keluarkan kebijakan yang berpihak kepada negara," kata dia.

Andi mengimbuhkan, janji terakhir yang dilontarkan Jokowi kepadanya adalah negara akan mengeluarkan kebijakan harga batas atas untuk BBM. Penerapan batas atas harga BBM ini merupakan bentuk jaminan negara pada harga BBM.

Namun meski sudah diberi tiga janji oleh Jokowi, mahasiswa mengaku belum puas. Oleh karena itu, mahasiswa menurutnya akan tetap turun ke jalan pada 21 Mei menuntut beberapa hal yang belum diselesaikan pemerintah.

"Kedatangan kami bukan untuk memaparkan masalah, namun mendengarkan respons dari pemerintah terhadap permasalahan yang terjadi. Akan tetapi respons Presiden tidak bisa kami dapatkan disebabkan mungkin waktu yang terbatas," kata Andi.

Mahasiswa Rindu Diskusi Langsung dengan Kepala Negara

Dalam kesempatan yang sama Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Muhammad Puri Andamas mengatakan, pertemuannya dengan Jokowi merupakan momen yang istimewa. Pasalnya, sebagai mahasiswa, ia mengaku rindu berdiskusi secara langsung dengan seorang kepala negara.

Puri mengaku senang karena ada titik terang kasus hak asasi manusia. Tak hanya itu, rekomendasi yang diberikan Universitas Trisakti dan Universitas Atmajaya untuk penuntasan kasus-kasus HAM di Indonesia sudah diterima dan akan diteruskan.

Presiden BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Satria Putra bahkan membawa surat tanda bukti serah terima dari almamaternya untuk kemudian ditandatangani oleh Presiden Jokowi langsung.

Satria menyebutkan, surat itu merupakan bentuk kepastian dari hasil pertemuannya dengan Jokowi, karena langsung dibaca, disetujui, dan ditandatangani oleh Presiden.

"Tanda tangan beliau ini kepastian untuk menindaklanjuti apa yang telah kami tuntut, sehingga dari situ tugas kami semua di sini mengawal janji-janji apa yang telah disampaikan malam ini," kata Satria. (sur)

Batal Unjuk Rasa Besok, BEM Tak Mau Ada Isu Lengserkan Jokowi

Selasa, 19 Mei 2015 | 10:39 WIB
KOMPAS.com/Sabrina Asril Sejumlah pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa memberikan pernyataan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di istana kepresidenan, Senin (18/5/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Andi Aulia Rahman mengatakan, gabungan mahasiswa dari berbagai universitas urung melakukan unjuk rasa besar pada Rabu (20/5/2015). Hal itu karena adanya isu tentang penyusupan agenda untuk menurunkan Presiden Joko Widodo pada unjuk rasa tersebut. Mahasiswa tetap akan tetap turun ke jalan pada Kamis (21/5/2015).
Andi menyatakan, awalnya gabungan BEM berencana menggelar aksi pada Rabu besok. Namun, niat itu diurungkan karena ada isu bahwa aksi unjuk rasa akan disusupi dengan agenda menurunkan Jokowi.
"Kami awalnya mau demo tanggal segitu, tapi ternyata tanggal 20 ada yang mainin isu lengserkan Presiden. Makanya, kami jadi (unjuk rasa) tanggal 21," ucap Andi seusai bertemu Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Senin (18/5/2015) malam.
Dia tidak tahu siapa yang menggerakkan massa menggelorakan isu pelengseran Jokowi itu. Namun, BEM UI bersama dengan BEM lain yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) memutuskan tidak mau berunjuk rasa dengan tuntutan agar Jokowi turun takhta.
Menurut Andi, prinsip pergerakan mahasiswa kini berubah. Pada era reformasi, pergerakan mahasiswa berhasil karena sudah menggulingkan sebuah rezim. Namun, unjuk rasa mahasiswa kali ini akan ditujukan untuk menyadarkan pemerintah tentang masalah yang dihadapi bangsa saat ini dan masa depan.
"Kami berbeda dengan pergerakan tahun '98 dan '66. Kami tidak ingin gerakan mahasiswa selalu dikaitkan dengan turunnya rezim. Kami ingin membangunkan Presiden tentang persoalan di depan mata. Terlalu dini untuk mengeluarkan hal itu (pelengseran Presiden)," kata Andi.
Dia menuturkan, dalam pertemuan BEM sejumlah perguruan tinggi tadi malam, Jokowi sempat menanyakan soal rencana aksi unjuk rasa. Perwakilan BEM yang hadir, yakni dari UI, Universitas Gadjah Mada, Universitas Parahyangan, Universitas Padjadjaran, Universitas Trisakti, dan Universitas Atmajaya, telah bersepakat untuk tidak turun ke jalan pada Rabu besok. Mereka akan mengumpulkan massa mahasiswa dari seluruh Indonesia pada 21 Mei dengan estimasi peserta unjuk rasa mencapai 2.000-3.000 orang. Dalam unjuk rasa itu, mereka akan berkumpul di seputar Patung Arjuna Wijaya, dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga depan Istana Merdeka.
Ada tiga hal yang akan menjadi tuntutan mahasiswa. Di bidang hukum, demonstran akan meminta Presiden menjamin penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi. Di sektor energi, tuntutan berupa penerapan batas atas harga bahan bakar minyak. Adapun di bidang kesehatan, mahasiswa menyoroti kekacauan pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk mengendalikan harga bahan kebutuhan pokok.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Laksono Hari Wiwoho

Minggu, 17 Mei 2015

MImpi RIsma Membangun Kalimas Surabaya

Mimpi Risma jadikan Kalimas destinasi wisata air di malam hari

Reporter : Moch. Andriansyah | Minggu, 17 Mei 2015 01:26
Mimpi Risma jadikan Kalimas destinasi wisata air di malam hari
festival kalimas. ©2015 Merdeka.com/
Merdeka.com - Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini berniat menyulap sungai Kalimas menjadi lokasi wisata air di malam hari. Ke depan, Risma berharap sungai yang pernah menjadi jalur perdagangan di zaman Majapahit itu, bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Pahlawan ini.

Untuk mewujudkan mimpinya itu, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini, mengaku sudah membuat desain Kalimas untuk diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum.

"Yang paling efektif adalah, menjadikan Kalimas sebagai wisata air di malam hari. Kita sudah ada desainnya dan akan saya usulkan ke Kementerian PU," kata Risma usai pembukaan Festival Kalimas Surabaya, Sabtu malam, (16/5).

Menurut Risma, jika Kalimas memiliki pintu air, akan bisa dipakai terus menerus dan aliran airnya akan terus mengalir deras. "Untuk masalah pengadaan pintu air, kita masih komunikasikan lagi dengan Kementerian PU. Ini penting, karena Kalimas masih kewenangan pusat," lanjut alumni Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) itu.

Wali kota kelahiran Kediri ini juga merencanakan mengeruk tanah-tanah di Kalimas. Tujuannya, agar air Kalimas yang saat ini masih berwarna cokelat, bisa kembali lebih jernih dan bersih. "Untuk acara Festival Kalimas malam ini (16/5), kita undang dirjen, dan mereka menjanjikan untuk mengadakan pintu air di Kalimas," akunya.

Selain Kalimas, masih menurut Risma, Surabaya juga memiliki aset sejarah. Tapi belum mampu dimaksimalkan. Padahal, pemandangannya cukup indah. "Aset itu berada di Kota Surabaya sisi utara. Di daerah ini, terdapat gedung-gedung tua yang begitu mempesona pengunjung," tutur dia.

Sebenarnya, lanjut Risma, Warga Surabaya sudah mempunyai aset, hanya saja belum dimaksimalkan karena pemandangan yang paling indah berada di daerah utara Surabaya, di daerah itu terdapat gedung-gedung tua yang amat cantik.

Di lokasi yang sama, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Mudjiadi mengaku merespon positif niat Risma. Untuk mengetahui kondisi Kalimas, pihaknya akan melakukan study kelayakan terlebih dahulu.

"Festival Kalimas ini, cocok dengan program PU soal restorasi sungai. Sungai-sungai di perkotaan harus bersih, sehat dan produktif," katanya.

Selain itu, lanjutnya, sungai tak hanya dijadikan tempat perekonomian, hubungan sosial dan budaya, tapi harus lebih itu. "Untuk Kalimas ini, sepertinya sudah layak dijadikan ikon Surabaya," pungkasnya.

Dalam rangkain HUT Kota Surabaya yang ke 722, Sabtu malam hingga Minggu besok, Pemkot Surabaya menggelar Festival Kalimas, yang dihadiri Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU.

Pada festival ini, Risma berkesempatan ikut mendayung kapal naga bersama 35 peserta yang menggunakan kostum unik, seperti pakaian adat Dayak, bajak laut, Reog Ponorogo, Koarmatim, pakaian adat Madura (kaos motif garis-garis merah dan putih), pakaian kedokteran, serta berbagai kostum lainnya.
[rnd]
Sabtu, 16/05/2015 22:39 WIB Zainal Effendi - detikNews

Risma Punya 'Mimpi' untuk Kalimas

Risma Punya Mimpi untuk Kalimas foto: Budi Sugiharto/detikcom
Surabaya - Potensi yang Sungai Kalimas yang membelah Kota Surabaya akan dimanfaatkan. Ada wacana untuk dikembangkang wisata maupun transportasi air.

Namun, untuk memuluskan rencana itu masih diperlukan kajian secara teknis karena adanya pintu air di kawasan Kayun dan ketinggian airnya.

Wali Kota Tri Rismaharini akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk merealisasikan pembangunan pintu air baru sehingga Sungai Kalimas bisa dijadikan wisata air.

"Sebetulnya warga Surabaya punya aset cuma memang belum maksimal, dan yang indah adalah daerah utara. Kita punya bangunan gedung tua yang cantik tapi kita belum sampai sana," katanya usai Festival Kalimas di Monumen Kapal Selam (Monkasel), Sabtu (16/5/2015) malam.

Selain wisata air, Sungai Kalimas kata Risma juga bisa digunakan sebagai jalur transportasi air. Namun keberadaan pintu air di Kayun menjadi kendala sementara ini."Cuma ruasnya kan tidak terlalu panjang karena di situ ada pintu (pintu air Kayun). coba pintu itu bisa dibuka bisa sampai wonokromo, sebetulnya sangat efektif," ungkapnya.

Walikota perempuan pertama dalam sejarah Pemerintahan Kota Surabaya ini mengungkapkan untuk mewujudkan wisata air, pihaknya harus menjaga ketinggian permukaan air sehingga bisa dilalui kapal atau perahu motor.

"Sebetulnya, kewenangan sungai ini adalah kewenangan pemerintah pusat, makanya saya undang Pak Menteri PU ke sini," ujar Risma sambil menambahkan sudah berkoordinasi dengan ahli drainase agar perahu bisa melewati pintu air Kayun. "Cantik sekali kalau bisa dilewati," pungkas dia.
(ze/gik)

Ketika Risma Naik Perahu di Festival Kalimas

TEMPO.CO , Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung berbaur dengan 35 peserta Festival Kalimas di Sungai Kalimas Surabaya, Sabtu, 16 Mei 2015. Sebanyak 35 tim itu menggunakan perahu kecil, perahu naga, perahu dayung, perahu mesin serta perahu karet.

Berbagai peserta itu menggunakan kostum yang unik dan bermacam-macam. Di atas perahu, mereka memperagakan atraksi sesuai dengan kostumnya masing-masing. Mulai dari peserta dengan kostum Dayak, bajak laut, reog Ponorogo, koarmatim, pakai adat Madura kaos dengan merah putih, pakaian kedokteran, serta berbagai kostum lainnya.

Risma dengan pakaian hitam dibalut dengan kerudung Orange, ikut menaiki perahu karet bersama perwakilan air Kementerian Pekerjaan Umum. Risma juga didampingi beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya dan perwakilan dinas.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mujiadi mengatakan pihaknya ke depan akan mengadakan program restorasi sungai, yang mana sungai-sungai di perkotaan harus bersih, sehat dan produktif. "Dan setiap kota harus memiliki ikon sungai. Kalimas ini sepertinya sudah layak dijadikan ikon kota Surabaya," kata Mujiadi saat memberikan sambutan di Festival Kalimas, Sabtu, 16 Mei 2015.

Melalui Festival Kalimas, Mujiadi berharap seluruh masyarakat lebih peduli pada fungsi sungai, sehingga tidak membuang sampah sembarangan. "Mari kita jaga sungai kalimas ini," kata Mujiadi.

Sementara itu, Risma yang diberikan waktu untuk sambutan sekaligus membuka acara festival hanya memberikan kata-kata singkat. Bahkan Risman enggan memberikan sambutan supaya lomba dayung tidak terlalu larut malam. "Karena anak-anak sudah muter-muter daritadi dan kecapekan, jadi langsung saja, terimakasih," kata Risma lantas menuju kapal karet dan mengelilingi Sungai Kalimas.

Risma mengelilingi Kalimas sejak monumen kapal selam hingga taman prestasi. Di pinggir kali itu dihiasi lampu-lampu berwarna serta seribu lampion, sehingga memancarkan cahaya dari bibir sungai.

Di beberapa pojok sungai juga terdapat band musik yang selalu bermain tanpa henti. Ribuan pasang mata menikmati keindahan sungai yang bersih itu, sehingga banyak warga mengatakan sangat terhibur dengan festival kali ini. "Festival kali ini lebih menarik, hebat surabaya," kata Farida, warga Benowo Surabaya.

Farida berharap tahun-tahun berikutnya bisa lebih meriah dan menjadi agenda tahunan di Kota Surabaya.

MOHAMMAD SYARRAFAH

Siapa yang belagu dan arogan? Retno Listyarti Atau Ahok?

Retno Listyarti Dicopot dari Jabatan Kepala SMA 3, Dikembalikan Jadi Guru

Sabtu, 16 Mei 2015 | 09:55 WIB
Warta Kota/Agustin Setyo Wardani Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3, Setiabudi, Jakarta Selatan Retno Listyarti.
JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah memecat Retno Listyarti dari jabatannya sebagai Kepala SMA Negeri 3, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman menjelaskan, Retno tidak lagi menjadi kepala sekolah dan dikembalikan menjadi guru di SMA Negeri 13, Jakarta Utara. 

"Asal usulnya kan guru, sudah berlaku sejak 7 Mei 2015 kemarin," kata Arie, saat ditemui seusai mendistribusikan naskah soal ujian SD di SD Menteng 03 Pagi, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2015). 

Retno diberhentikan bersama empat kepala sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA di DKI Jakarta. Tidak hanya itu, 13 guru diberhentikan tidak hormat karena melakukan sejumlah pelanggaran indisipliner. [Baca: Ahok Sebut Kepala SMAN 3 Retno Mengundurkan Diri sebagai PNS DKI]

Pelantikan serta mutasi kepala sekolah ini dilaksanakan Dinas Pendidikan pada Jumat (8/5/2015) lalu. Kini posisi Kepala SMA Negeri 3 diduduki oleh Ratna Budiarti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 29.

Arie menjelaskan, pemecatan ini telah melalui berbagai prosedur serta pemeriksaan. 

Berdasarkan laporan yang diterima Arie dari Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Retno tidak mengambil naskah soal Ujian Nasional di sekolah subrayon sebelum melakukan wawancara dengan televisi swasta di SMA 2 Olimo Jakarta Barat. [Baca: Pengunduran Diri Kepala SMAN 3 Setiabudi Dianggap Salah Prosedur]

"Ya saya kira beginilah, dalam masa ujian sekolah itu kan tanggung jawab penuh penyelenggara sekolah. Pagi-pagi sebelum ujian, kepala sekolah sudah harus mengambil naskah soal ujian di sekolah subrayon, tetapi laporannya beliau tidak mengerjakan itu. Padahal hal seperti ini yang perlu dia perhatikan," kata mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI itu. 

Pemecatan Retno ini, kata Arie, juga merupakan instruksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Pak Gubernur instruksikan,'bersihkan sekolah dari kepala sekolah yang belagu, arogan, dan tidak punya rasa tanggung jawab ke sekolahnya'," kata Arie. Ia berharap kejadian kepala sekolah keluyuran saat jam ujian nasional tidak terjadi lagi.

Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Desy Afrianti

Kepala Sekolah SMA 3 Balik Tantang Ahok

Wanda Indana - 18 April 2015 11:01 wib
Retno Listyarti (kiri) bersama Johan Budi SP (Ant/Rosa Panggabean)
Retno Listyarti (kiri) bersama Johan Budi SP (Ant/Rosa Panggabean)
Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Jakarta, Retno Listyarti terkejut ketika dirinya diberitakan keluyuran saat Ujian Nasional (UN) berlangsung. Retno semakin kaget saat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Pendidikan DKI untuk memecat dirinya.

"Terus terang saya kaget dengan itu," ujar Retno saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Sabtu (18/4/2015).

Perempuan yang sudah 20 tahun menjadi guru ini protes. Musababnya, pernyataan Ahok yang meminta Disdik DKI memecat dirinya terasa janggal. Retno mengaku, Disdik DKI harus memintai keterangan darinya, sebelum mengambil keputusan.

"Beri hak saya untuk bela diri, saya belum di-BAP, tahu-tahu mendadak (akan dipecat)," sebut dia.

Retno balik menantang Ahok yang memintanya dipecat. Dia bilang, pemecatan dirinya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) harus lah berdasarkan aturan yang jelas.

"(Aturan) Dari mana? saya itu PNS, secara administrasi keputusan nanti saya mau dicopot atau apa, kan adminitrasi negara, dalam administrasi negara segala sesuatu pakai aturan," tegas Retno.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan DKI agar memberi sanksi tegas kepada Kepala Sekolah SMAN 3 Jakarta Retno Listyarti. Sebab, Retno keluyuran saat siswanya tengah menjalani Ujian Nasional.

"Ya, memang mesti dia dipecat dari kepala sekolah. Dinas yang akan lakukan, saya yang instruksikan. Bukan saya yang pecat, dinas yang bisa," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat kemarin.

Ahok menyebut, Retno pasti diberikan sanksi. Musababnya, Retno keluyuran saat siswa SMA 3 tengah menjalani ujian. Retno memilih pergi ke SMA Negeri 2, sekolah yang dikunjungi Presiden Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dan Ahok saat melakukan peninjauan UN Selasa, 14 April lalu. TII

Kadisdik DKI Sebut Organisasi Guru yang Dipimpin Retno Listyarti Tak Terdaftar

Sabtu, 16 Mei 2015 | 14:43 WIB
Kompas.com/Robertus Belarminus Kepala SMAN 3 Setiabudi, Retno Listyarti. Foto diambil pada JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budhiman mempertanyakan peran mantan Kepala SMA Negeri 3 Retno Listyarti yang hingga kini masih menjabat sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Sebab, lanjut dia, organisasi itu tidak terdaftar di Pemprov DKI maupun di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

"Saya juga mempertanyakan organisasi itu, saya tanya ke Pak Ratiyono (Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik) kalau organisasi itu tidak punya izin dan tidak terdaftar di Kesbangpol juga Kementerian (Dalam Negeri)," kata Arie, seusai melepas distribusi naskah soal UN SD, di SD Menteng 03, Jakarta, Sabtu (16/5/2015). 

Hal ini terkait sikap Retno yang memilih untuk melaksanakan wawancara dengan salah satu televisi swasta di SMA 2 dibandingkan dengan mengawasi anak-anak didiknya melaksanakan UN di SMA 3. [Baca: Retno Listyarti Dicopot dari Jabatan Kepala SMA 3, Dikembalikan Jadi Guru]

Saat itu, Retno membela diri dengan menyebut bahwa perannya sebagai Sekjen FSGI dilindungi oleh Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen.

Tugasnya adalah berbicara untuk kepentingan pendidikan. "Ya kalau ngomongin UU, semua kita warga Indonesia juga dilindungi UU. Pembelaannya tidak rasional," kata Arie.

Saat ini, Retno sudah tidak lagi menjadi kepala sekolah dan kembali menjadi guru di SMA Negeri 13. Sementara itu Kompas.com belum berhasil menghubungi Ratiyono.

Mengutip dari fsgi.or.id, FSGI merupakan organisasi profesi guru tingkat nasional yang sudah berbadan hukum dan didirikan para guru pada 23 Januari 2011.

FSGI beberbentuk federasi, sehingga anggota di level nasional adalah organisasi guru lokal atau daerah. Sedangkan organisasi guru lokal beranggotakan individu-individu.

FSGI dipimpin oleh seorang Sekjen yang dijabat Retno Listyarti. Dalam menjalankan tugasnya Sekjen dibantu oleh seorang wakil Sekjen (Fahriza Tanjung) dan empat orang Presidium, yaitu Guntur Ismail, Ginandjar Hambali, H Oban dan Herialdi.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Desy Afrianti

Amunisi Gerindra , Sandiaga Uno

Prabowo meminta saya gabung Gerindra

Reporter : Arbi Sumandoyo | Jumat, 15 Mei 2015 07:15
Prabowo meminta saya gabung Gerindra
Sandiaga Uno. ©2013 Merdeka.com/imam buhori
Merdeka.com - Sebulan lalu, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) besutan Prabowo Subianto, mengumumkan jajaran pengurus baru sepeninggal Ketua Umumnya, Suhardi. Nama pengusaha muda, Sandiaga Salahuddin Uno muncul menjadi salah seorang yang mengisi jabatan sebagai anggota Dewan Pertimbangan.

Masuknya nama Sandiaga memunculkan kabar baru bagi dunia perpolitikan. Apalagi Sandiaga merupakan salah seorang pengusaha sukses yang karirnya melejit selama 17 tahun. Bagaimana Sandiaga bisa masuk menjadi kader Partai Gerindra? Kepada merdeka.com, pendiri PT Saratoga Investama Sedaya ini mengatakan,"Pak Prabowo yang meminta saya bergabung."

Sandi memang baru terjun di dunia politik. Dia beralasan ikut politik bukan untuk mencari kekuasaan, namun sebagai pengusaha Sandi ingin berbagi pengalaman termasuk juga memperluas lapangan pekerjaan. "Karena bagi saya politik itu bukan melulu masalah kekuasaan, tapi bagaimana langkah kita untuk memperluas lapangan pekerjaan; menggenjot investasi asing di dalam negeri; memperluas akses pasar, permodalan, dan informasi bagi pelaku industri dan jasa nasional," ujarnya.

Berikut wawancara Sandiaga Salahuddin Uno kepada Arbi Sumandoyo melalui pesan elektronik melalui sekretaris pribadinya, Erna Usman, kemarin.

Kemarin anda dilantik menjadi anggota dewan pertimbangan partai Gerindra, atas kemauan anda atau diminta Prabowo?

Pak Prabowo yang meminta saya bergabung.

Kalau melihat latar belakang, anda baru pertama kali terjun ke politik?

Iya, saya memang biasa berkecimpung di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Karena bagi saya politik itu bukan melulu masalah kekuasaan, tapi bagaimana langkah kita untuk memperluas lapangan pekerjaan; menggenjot investasi asing di dalam negeri; memperluas akses pasar, permodalan, dan informasi bagi pelaku industri dan jasa nasional; pengelolaan SDM (Sumber Daya Manusia) dan SDA (Sumber Daya Alam); dan masih banyak lainnya. Tanpa adanya dukungan kebijakan politik yang tepat, langkah-langkah itu sulit diwujudkan.

Apa tujuan anda terjun ke partai politik?

(jawaban ada di point sebelumnya)

Anda tidak takut jika banyak tudingan miring mengingat anda seorang pengusaha?

Selama niat kita baik, insya Allah tidak ada yang perlu ditakutkan. Kalau ada tudingan miring, kita buktikan dengan kerja dan prestasi. Jadi gak perlu khawatir, positive thinking aja. Saya banyak belajar dari @triomacan2000, dan saya berterima kasih pada mereka.

Anda sudah siap dengan konsekuensi sebagai politikus?

Saya bergabung di Gerindra karena ingin berkontribusi. Dan sejauh ini saya berkomitmen akan fokus di bidang ekonomi dan kewirausahaan.

Anda kemarin sempat menyatakan jika ingin terjun ke politik sejak 2012 dan baru sekarang terlaksana, kenapa begitu lama, bisa dijelaskan?

Tidak ada, semuanya mengalir dengan sendirinya. Sepenuhnya karena saya kagum dengan sikap kenegarawanan Pak Prabowo.

Apa alasan anda memilih masuk ke Gerindra?

(jawaban bisa dilihat pada point sebelumnya)

Apakah sebelumnya ada partai-partai lain menawarkan anda menjadi kader?

Teman-teman saya yang pengusaha dan juga berprofesi sebagai politisi sangat banyak. Dengan mereka saya banyak berkomunikasi, dan bisa belajar banyak hal.

Apakah anda juga menjadi salah satu donatur Partai Gerindra?

Pak Prabowo itu seorang prajurit yang tulus dan sekaligus entrepreneur. Orang yang komit mau membantu beliau sangat banyak. Baik pemikiran, waktu, dan tenaga mereka.

Bagaimana anda melihat sosok Prabowo?

Seorang negarawan. Dia berani mati demi negaranya.
[mtf]

Prabowo Tak Amanah Jika Tunjuk Sandiaga Uno

Arief Setyadi
JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra, Desmon Junaidi Mahesa mengatakan, jika memang Sandiaga Uno ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, maka Prabowo Subianto sedianya telah mengabaikan amanah yang diberikan para kader. Pasalnya, dalam Kongres Luas Biasa (KLB) seluruh kader telah memberikan amanah kepada Prabowo untuk memimpin partai dan menyusun struktur organisasi.
“Karena kesepakatan kemarin itu semua diserahkan ke Prabowo sesuai KLB. Jadi kalau Pak Prabowo menunjuk orang lain itu berarti Pak Prabowo tidak amanah. Kami paham Pak Prabowo kami titipkan memimpin partai ini,” ujarnya saat berbincang dengan Okezone, Kamis (2/4/2015) malam.

Desmond mengatakan, saat ini dirinya memang belum mengetahui susunan struktur Partai Gerindra yang telah disusun Prabowo. Namun, sambungnya, dalam waktu dekat akan digelar pertemuan untuk silaturahim sekaligus perkenalan terhadap pengurus Partai Gerindra yang baru.
“Sekitar minggu depan akan ada pertemuan perkenalan pengurus, karena kan saat ini sedang sibuk persiapan Pilkada. Tapi (pertemuan) di bulan April,” pungkasnya.
Sebelumnya berhembus kabar kalau Sandiaga Uno didapuk sebagai ketua umum Partai Gerindra. Namun, hal itu ditepis oleh Desmond karena bos PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) itu masih baru dan belum layak untuk menjadi ketua umum maupun sekjen.
Tetapi, ia tak menutup kemungkinan kalau mantan juru kampanye Prabowo di pemilihan presiden 2014 itu ditempatkan sebagai wakil ketua umum ataupun posisi lainnya di partai berlogo burung garuda ini.