Minggu, 15 Februari 2015

Jokowi Pindah ke Istana Bogor, apa a;asannya?


Istana Bogor merupakan salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri dikarenakan aspek historis, kebudayaan, dan faunanya. Salah satunya adalah keberadaan rusa-rusa yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang. Saat ini sudah menjadi trend warga Bogor dan sekitarnya setiap hari Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya berjalan-jalan di seputaran Istana Bogor sambil memberi makan rusa-rusa indah yang hidup di halaman Istana Bogor dengan wortel yang diperoleh dari petani-petani tradisional warga Bogor yang selalu siap sedia menjajakan wortel-wortel tersebut setiap hari libur. Seperti namanya, istana ini terletak di Bogor, Jawa Barat.
Walaupun berbagai kegiatan kenegaraan sudah tidak dilakukan lagi, khalayak umum diperbolehkan mengunjungi secara rombongan, dengan sebelumnya meminta izin ke Sekretaris Negara, c.q. Kepala Rumah Tangga Kepresidenan.
Sabtu, 14 Februari 2015 , 01:10:00

Suasana halaman depan Istana Bogor, Jumat (13/2) siang.

Foto: Natalia Fatimah/JPNN.Com
Suasana halaman depan Istana Bogor, Jumat (13/2) siang. Foto: Natalia Fatimah/JPNN.Com
BOGOR - Presiden Joko Widodo disebut-sebut tengah berpikir-pikir untuk boyongan dari Istana Negara di Jakarta untuk berkantor di Istana Bogor. Jokowi -sapaan bekennya- memang langsung kepincut dengan Istana Bogor sejak saat pertama kali sebagai presiden menggelar pertemuan kenegaraan di istana yang bersebelahan dengan Kebun Raya Bogor itu.
Sejumlah acara kepresidenan pun digelar di Istana Bogor. Di antaranya adalah pertemuan dengan jajaran TNI-Polri, serta pertemuan dengan gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia.  
Lantas apa yang membuat mantan Gubernur DKI itu menyukai dan betah di Istana Bogor? "Presiden suka dengan suasana Bogor, maka akan banyak kegiatan kepresidenan yang dilakukan di Istana Bogor," ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, (13/2).
Keseluruhan kompleks istana seluas 1,5 hektare itu memang sangat nyaman dan sejuk. Hamparan rumput hijau dan pohon-pohon tua di halaman istana memunculkan ketenangan tersendiri bagi siapapun yang masuk di dalamnya.
Kesejukan ini pun kian lengkap dengan sebuah kebun besar, yang dikenal sebagai Kebun Raya Bogor. Meski telah dipisahkan untuk kebutuhan akan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan tanaman tropis, kebun ini tetap identik dengan Istana Bogor.
Satu dari enam Istana Kepresidenan ini juga memiliki daya tarik lainnya. Yakni rusa-rusa yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang.
Siapa yang tak senang ketika sore hari yang sejuk dengan sedikit cahaya matahari, ratusan rusa itu berlari di halaman depan Istana Bogor.  Rusa-rusa itu tidak terganggu sedikit pun dengan bunyi kendaraan dan lalu lintas yang cukup riuh di luar istana.
Atas alasan semua kenyamanan inilah maka presiden berencana akan menginap di Istana Bogor setiap seminggu sekali. "Direncanakan, minimal setiap satu minggu akan ada acara di Istana Bogor yang diadakan presiden," sambung Andi.
Istana Bogor terdiri dari beberapa bagian. Bangunan induk istana berfungsi untuk menyelenggarakan acara resmi kenegaraan, pertemuan dan upacara.
Sayap kiri bangunan yang memiliki enam kamar tidur digunakan untuk menjamu tamu negara asing. Sedangkan sayap kanan bangunan dengan empat kamar tidur hanya diperuntukan bagi kepala negara yang datang berkunjung.
Pada tahun 1964 dibangun khusus bangunan yang dikenal dengan nama Dyah Bayurini sebagai ruang peristirahatan presiden dan keluarganya. Bangunan berupa lima paviliun terpisah.
Ada juga kantor pribadi kepala negara, perpustakaan, ruang makan, ruang sidang menteri-menteri dan ruang pemutaran film. Selain itu juga ada Ruang Teratai sebagai tempat penerimaan tamu-tamu negara.
Sedangkan Ruang Garuda menjadi tempat upacara resmi. Biasanya, Presiden Joko Widodo menggelar acara di ruangan ini. Di dalam ruangan ini terhampar karpet merah yang biasa dilewati presiden.
Ruangan itu juga dilengkapi sofa berwarna putih. Ada beberapa lukisan di dalam ruangan ini. Hanya ruangan inilah yang dapat diakses oleh awak media untuk meliput kegiatan kepresidenan.
Andi menambahkan, presiden tidak membutuhkan terlalu banyak persiapan demi berkantor di Istana Bogor itu. Sebab, Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo hanya sesekali saja menginap di Istana Bogor.
Andi memastikan tidak ada hal spesial untuk rencana presiden ini. "Untuk protokol kepresidenan kebutuhan presiden menginap sehari tiga hari, seminggu itu sama saja. Yang kami siapkan kalau presiden lebih sering ke Istana Bogor dan memutuskan bermalam di sana, itu yang kami siapkan," tegas Andi.(flo/jpnn)

Jokowi Pindah ke Istana Bogor, Ahok Pesan Satu Kamar

Jokowi Pindah ke Istana Bogor, Ahok Pesan Satu Kamar

BOGOR - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkantor di Istana Bogor mendapat dukungan dari mantan mitra kerjanya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Jika benar, sang Presiden pindah ke Istana Bogor, suami Veronica Tan itu mengajukan satu permintaan.
"Saya cuma minta saja, kasih saya satu kamar di sini deh," kata Ahok lantas tertawa di Istana Bogor, Jumat (13/2/2015).
Bahkan Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, mengatakan, tidak banyak permintaan dari Jokowi atas keberadaan Istana Bogor bila nantinya dijadikan tempat tinggal sementara.
"Yang diinginkan presiden hanyalah karena dia suka dengan Istana Bogor, jadi akan banyak kegiatan Kepresidenan terutama yang melibatkan banyak orang di Istana Bogor," tegas dia.

"Jadi misalnya hari ini Jumat ada acara terus Jumat pekan depan akan dilakukan sekali lagi. Kami dari Sesnseg dan Seskab menyiapkan jika presiden memutuskan menginap di Istana Bogor yang sampai saat ini belum dilakukan," tutur Andi.

Tidak ada komentar: