Rabu, 19 Agustus 2015

Banyak Pertandingan Piala Kemerdekaan Yang Tak Layak jual


Hasil gambar untuk piala kemerdekaan
Tim Transisi mengaku kesulitan untuk menemui kesepakatan mengenai hak siar televisi Piala Kemerdekaan.
OLEH    FARABI FIRDAUSY 
Piala Kemerdekaan bentukan Tim Transisi Kemenpora sudah bergulir sejak 15 Agustus lalu. Namun, hanya laga pembuka antara Perserang Serang dan Persidago Gorontalo, di Stadiun Maulana Yusuf, yang disiarkan stasiun televisi secara langsung.

Tim Transisi melalui Cheppy Wartono mengaku kesulitan untuk menjual hak siar pertandingan kepada stasiun televisi. Pasalnya, stasiun televisi menilai banyak pertandingan dari Piala Kemerdekaan yang tidak layak jual - atau kurang komersil.

Ditambah lagi keberadaan Piala Presiden yang diikuti klub-klub Indonesia Super League dan Divisi Utama, yang membuat stasiun televisi cukup bimbang untuk memfinalisasi kesepakatan hak siar Piala Kemerdekaan. Namun Tim Transisi berharap Piala Kemerdekaan akan disiarkan langsung mulai babak perempat-final.

"Kemarin adanya Piala Presiden membuat stasiun televisi menarik dan meminta untuk me-review ulang dari pihak televisi. Kita tunggu, kalau memang tak bisa menyiarkan babak penyisihan grup mungkin kita usahakan untuk babak perempat-final atau semi-final," kata Cheppy ketika ditemui wartawan di Kantor Kemenpora.

"Kalau melihat dari jumlah pertandingan ini banyak yang mereka hitung tidak layak jual. Hanya ada beberapa tim yang dinilai layak jual. Kita sedang hitung, yang paling penting itu perempat-final dan semi-final bisa disiarkan televisi. Sekarang sedang dinegosiasi ulang soal hak siar ini," imbuh Cheppy.

Tim-tim populer seperti PSS Sleman, Persis Solo dan PSMS Medan dianggap memiliki daya tarik tersendiri. Sayangnya, performa dari Persis juga tak meyakinkan di Piala Kemerdekaan - sehingga dikhawatirkan bisa memengaruhi pihak televisi.


"Kandidat stasiun tv masih sama yang kemarin, kita kasih kesempatan kepada mereka untuk menghitung ulang. Ada yang meminta untuk profit sharing, kemarin mereka hitung hanya sedikit yang bisa dijadikan profit sharing."

"PSS, Persis, PSMS Medan. Madiun ternyata respons tidak positif, tadinya kita pikir Madiun Putra bagus. PSMS yang bagus, tapi juga harus dilihat mereka bertemu siapa. Persis saja kemarin malah kalah dari Magelang, dan membuat kecewa suporter Persis - takutnya membuat suporter Persis berkurang di selanjutnya, hal itu yang sangat diperhatikan televisi."

Pekan ini, Cheppy berharap sudah ada kesepakatan dengan stasiun televisi tentang laga mana yang bisa disiarkan. Pihak Catalunya Sportindo selaku operator pelaksana punya tugas untuk mengurus masalah tersebut. "Kita ingin bisa secepatnya, kita harapkan pekan ini sudah ada keputusan soal mereka (stasiun tv)."

Tidak ada komentar: