Kamis, 31 Maret 2016

Final Piala Bhayangkara Persib vs Arema di Gelora Bung Karno? Persib vs Bali united 1-0, Arema Sriwijaya !-0


Arema Cronus Raih Juara Piala Bhayangkara 2016

Arema Cronus Raih Juara Piala Bhayangkara 2016
Arema Cronus © Dani Rizki

Bola.net - Arema Cronus menjadi yang terbaik dalam gelaran Piala Bhayangkara 2016. Pasukan Milomir Seslija sukses menekuk Persib Bandung dengan skor 2-0 pada laga puncak di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (3/4) malam WIB.

Kedua tim langsung bermain dengan intensitas tinggi pada babak pertama. Barisan depan Arema Cronus tampak mendapatkan ruang yang terbuka di area bertahan Persib Bandung. Beberapa kali Cristian Gonzales dkk mendapat peluang mencetak gol.

Sementara itu, Juan Beloncoso yang diandalkan oleh Persib untuk menembus pertahanan Arema Cronus tampak kesulitan. Pemain asal Spanyol ini gagal mencari ruang terbuka dan lepas dari pengawalan Hamka Hamzah dan Goran Ganchev.

Tak ada gol di babak pertama membuat babak kedua berlangsung lebih seru. Arema Cronus akhirnya membuka gol pada menit ke-59. Raphael Maitimo menyambut umpan Lopicic dengan tumit, atau lebih populer dengan Backheel. Gol yang membuat tensi pertandingan meninggi.

Persib bermain dengan sepuluh pemain setelah Yanto Basna mendapatkan kartu kuning kedua. Kartu merah eks pemain Mitra Kukar disambut protes keras oleh Dejan Antonic. Pertandingan sempat dihentikan beberapa saat karena kejadian ini.

Arema Cronus akhirnya mengunci laga dengan skor 2-0 lewat gol Sunarto. Pemain jebolan akademi Arema ini menyambut umpan Gonzales dengan sundulan pada menit ke-84. Skor 2-0 bertahan hingga usai.

Susunan Pemain:
Arema Cronus: Kurnia Meiga; Ryuji Utomo, Goran, Hamka, Alfarizie; Lopicic, Hendros Sis, Maitimo; Dendi Santoso, Gonzales, Viscarra.
Persib Bandung: Made Wardana; Yanto Basna, Vujovic, Purwaka, Tony Sucipto; Hariyono, M Taufiq; Samsul Arif, Kim Kurniwan, Atep; Beluncoso.(bola/asa)

Kalahkan Sriwijaya, Arema Cronus ke Final Piala Bhayangkara 2016

31-03-2016 20:35

Kalahkan Sriwijaya, Arema Cronus ke Final Piala Bhayangkara 2016
Arema Cronus vs Sriwijaya © Dani Rizki

Bola.net - Arema Cronus sukses melaju ke babak Final Piala Bhayangkara 2016. Pada laga Semifinal, kontra Sriwijaya FC, di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (31/03). Mereka menang dengan skor 1-0 hasil sundulan Johan Alfarizi pada penghujung babak pertama.

Para penggawa Arema Cronus langsung menggebrak begitu laga dimulai. Ketika laga baru berlangsung semenit, Cristian Gonzales -memanfaatkan umpan Dendi Santoso- menyundul bola ke gawang Sriwijaya FC. Namun, bola masih melenceng ke sisi kiri gawang Dian Agus Prasetyo.

Kembali memanfaatkan serangan dari sektor sayap, Arema Cronus terus berupaya membongkar pertahanan Sriwijaya FC. Namun gempuran demi gempuran pada menit 5 ini masih bisa diantisipasi barisan belakang Sriwijaya. Semenit berselang, umpan terobosan Esteban Vizcarra mengiris pertahanan Sriwijaya FC dan mengarah tepat ke Cristian Gonzales. Namun, sepakan El-Loco -sapaan karib Gonzales- masih kembali melenceng.

Sriwijaya tak mau dijadikan bulan-bulanan sedemikian rupa. Mereka berupaya membangun serangan balasan ke tuan rumah. Namun, upaya mereka masih terus kandas di lini tengah Arema. 15 menit laga berjalan, Goran Gancev mendapat peluang membawa timnya unggul. Menerima umpan sepak pojok Srdan Lopicic, sundulan palang pintu Arema Cronus ini masih melambung di atas gawang Sriwijaya.

Lima menit berselang, Hilton Moreira menang beradu cepat dari Ryuji Utomo dan melepas umpan lambung ke jantung pertahanan Arema Cronus. Namun, umpannya masih belum mengarah ke Beto Goncalves. Sriwijaya FC kembali menekan pertahanan Arema pada menit 22. Melalui kerjasama Beto, Hilton Moreira dan Ichsan Kurniawan, Laskar Wong Kito membuat lini belakang tuan rumah bekerja keras.

Dua menit sebelum waterbreak babak pertama, Esteban Vizcarra sukses mengirim umpan ke kotak penalti, yang menyebabkan terjadinya skrimit. Namun, Syaiful Indra Cahya sigap menyapu bola keluar zona penalti Laskar Wong Kito.

Usai waterbreak, Sriwijaya FC main lebih agresif. Beberapa kali mereka menekan sisi kanan pertahanan Arema Cronus yang diisi Ryuji Utomo. Namun, kerjasama apik Ryuji dan Goran Gancev membuat serangan demi serangan Beto dan kawan-kawan membentur tembok kokoh. Menit 38, Vizcarra melihat kebuntuan lini depan timnya dan melepas sepakan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola sepakan gelandang asal Argentina ini masih mengarah tepat ke Dian Agus Prasetyo.

Dua menit berselang giliran Gonzales mendapat peluang membawa Arema unggul. Namun, sundulan penyerang gaek tersebut -memanfaatkan umpan Alfarizi- masih melenceng ke sisi kiri gawang Sriwijaya. Menit terakhir babak pertama, gawang Sriwijaya akhirnya bobol. Memanfaatkan sepakan bebas Srdan Lopicic, Alfarizi menyundul bola ke gawang Sriwijaya FC. Dian Agus tak bisa berbuat apapun melihat bola berubah arah dan meluncur ke gawangnya.

Babak kedua, Arema Cronus yang telah unggul langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya. Sementara, Laskar Wong Kito juga meladeni dengan permainan terbuka. Menit 51, sepakan bebas M. Ridwan menukik tajam ke gawang Arema Cronus. Namun, bola masih melenceng tipis dari gawang yang dikawal Kurnia Meiga.

Arema Cronus membalas serangan tersebut melalui Srdan Lopicic pada menit 54. Namun, kali ini, Dian Agus masih bisa mengantisipasi bola yang mengarah ke mulut gawangnya. Coba menambah kecepatan, Sriwijaya memasukkan Bayu Gatra pada menit 57. Winger asal Jember ini masuk menggantikan M. Ridwan.

Perubahan komposisi Sriwijaya direspon pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija. Ia menarik Dendi Santoso dan Maitimo pada menit 60. Sebagai gantinya, ia memasukkan Hasim Kipuw dan Ferry Aman Saragih.

Masuknya Bayu Gatra mengubah permainan Sriwijaya FC. Permainan agresif mereka sukses menahan para penggawa tuan rumah tetap di area mereka sendiri. Menit 65, Bayu Gatra menunjukkan kemampuannya dengan melewati tiga pemain bertahan Arema Cronus. Namun, sepakannya masih melenceng tipis dari sisi kanan gawang Kurnia Meiga.

Usai waterbreak babak kedua, Sriwijaya memasukkan Asri Akbar untuk menggantikan Yu Hyun Koo. Hal ini kembali direspon Arema Cronus dengan memasukkan dua pemain pengganti, Juan Revi dan Sunarto. Dua pemain ini mengganti Hendro Siswanto dan Esteban Vizcarra..

Tiga menit berselang, Arema Cronus kembali membobol gawang Sriwijaya FC melalui Ferry Aman Saragih. Namun, gol ini dianulir karena wasit Thoriq Alkatiri menilai gelandang Arema Cronus ini sudah terjebak offside. Jelang laga usai, kedua tim menunjukkan permainan terbuka. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.

Dengan kemenangan ini, Arema Cronus melaju ke partai puncak Piala Bhayangkara, kontra Persib Bandung. Pertandingan ini dijadwalkan bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (03/04). (den/asa)

Hasil Persib Bandung vs Bali United Semi Final Piala Bhayangkara 30/03/2016


Hasil Persib Bandung vs Bali United Semi Final Piala Bhayangkara 30/03/2016

Hasil Persib Bandung vs Bali United — Laga semi final Piala Bhayangkara yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung (kick off jam 18.35 WIB) diwarnai satu peluang berbahaya Persib di menit ke-10 tadi, tapi sayangnya gagal dimanfaatkan.
Kedua tim bermain dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Namun hingga delapan menit pertama tidak ada gol tercipta. Juga belum ada peluang emas terjadi. Beberapa umpan panjang ke depan dilakukan oleh Bali United, dua kali setidaknya, namun masih terburu-buru, tidak berhasil menciptakan gol. Sementara Persib Bandung membalaskannya di menit ke-10.
Sesudah serangan tadi di menit 15 Persib Bandung melakukan satu serangan berbahaya tapi lagi-lagi tak bisa disambar oleh pemain lainnya. Sesaat sebelumnya Bali United nyaris memecahkan kebuntuan dengan satu umpan silang di depan gawang Made Wirawan, tapi umpan silang itu tidak bisa disambar Escobar.
Lucas Patinho terlihat berbahaya dan harus diwaspadai oleh para pemain Persib Bandung. Ia bukan hanya memberikan umpan-umpan ke arah depan tapi juga melepaskan beberapa tembakan berbahaya ke gawang lawan.
Valdo memberi sundulan yang on target tapi terlalu lemah dan langsung ke pelukan kiper Rully Desrian di menit terakhir sebelum water break menit 30 babak pertama. Skor masih 0-0.
Apa yang bisa dilaporkan selama 30 menit pertama? Persib secara mengejutkan kalah di lapangan tengah dari pergerakan dan permainan dari Lucas Patinho dan Gede Sukadana. Persib harus mengubah taktik permainan atau akan mengalami serangan terus menerus dari pasukan Bali United.
Usai water break satu tendangan bebas yang merupakan peluang baik untuk Maung Bandung, tapi tendangan masih terlalu jauh dan ditangkap oleh kiper Desrian sedikit di luar gawangnya. Menit 35 Febri menembak langsung ke gawang lawan tapi terlalu tinggi. Sayang sekali. Namun memang tidak ada pemain Persib yang menantikan bola di depan gawang. Menit 37 Febri lagi-lagi shooting langsung ke gawang dari luar kotak, dan terlalu tinggi. Kali ini sebenarnya ia bisa memberikannya untuk Atep atau Belencoso yang berdiri bebas.
Sesaat kemudian Persib kembali melakukan serangan, dari Febri ke Samsul Arif, tapi sebelum sampai sudah ada blok dari pemain Bali United. Dalam beberapa menit terakhir Persib melakukan beberapa serangan beruntun dan tempo tinggi dari serangan balik. Dan belum berakhir, di menit 42 satu serangan lagi dari Atep. Sayang Belencoso yang dituju sudah terlanjur dikunci pemain lawan.
Hasil Persib Bandung vs Bali United Semi Final Piala Bhayangkara 30/03/2016
Agung menyambar umpan Belencoso di masa injury time babak pertama, namun crossing ke depan hanya memantul di jala gawang lawan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.
Usai turun minum, di menit 51 dan 52 terjadi dua peluang di kedua ujung lapangan. Pertama-tama Persib mencoba melakukan serangan meski tidak terlalu berbahaya, disusul kemudian dengan satu serangan Escobar yang memberi umpan silang cepat di depan gawang Made Wirawan, tapi Gede Sukadana yang berada di sana gagal menyambar bola. Jika sampai berhasil bisa gol.
Persib memperoleh peluang emas di menit 66. Belencoso tidak siap menerima umpan dari Febri di depan gawang di dalam kotak penalti. Bola lepas dari kakinya, dan gagal lagi satu usaha untuk mengubah skor.  Serangan balik setelahnya Lucas Patinho ditarik bajunya oleh Vlado dan pemain Persib itu pun terkena kartu kuning. Sudah dua pemain Maung Bandung kena kartu kuning. Lainnya adalah Tantan.
Lokasi tendangan bebas di titik yang cukup berbahaya bagi Bali United, tapi eksekusi oleh Lucas masih terlalu tinggi di atas mistar. Sudah menit 69. Karena pertandingan semi final ini merupakan satu laga tunggal maka jika skor masih tetap 0-0 sesudah 90 menit, akan dilanjutkan dengan 2×15 menit babak tambahan.
Sudah water break menit 75 dan skor masih sama kuat 0-0. Kedua tim harus mencoba mencetak gol atau pertandingan akan dibawa ke babak tambahan waktu dan, setelah itu, adu penalti.
GOOOOOL! Belencoso menerima tendangan sudut. Bukan menanduk langsung ia melambungkan bola ke tengah gawang di mana di sana berdiri Tantan dan tinggal menyundul bola masuk ke dalam gawang yang sudah terbuka kosong. 1-0 untuk Persib!!
Hasil Persib Bandung vs Bali United Semi Final Piala Bhayangkara 30/03/2016
Satu umpan tarik Belencoso di menit 84 gagal mencapai Tantan, terlanjur diblok pemain belakang Bali United. Setelah itu serangan balik kilat oleh tim asal pulau Dewata berakhir dengan satu tendangan jarak jauh Nyoman Sukarja, namun masih terlalu tinggi.
Sudah menit 89 David Laly menembak llangsung ke gawang, tipis saja di atas mistar gawang. Semenit kemudian ia menggetarkan gawang lawan tapi oleh wasit bola dinyatakan sudah terlanjut out. Sayang sekali karena sebenarnya bola sudah diumpankan secara cantik oleh Tantan dari sisi kiri gawang. Dan setelah itu pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung!! Persib LOLOS KE FINAL!!

Tidak ada komentar: