Senin, 28 Maret 2016

Jalan Terjal Leicester di Penghujung Liga Inggris

By
Shinji Okazaki bersama para pemain Leicester merayakan gol ke gawang Newcastle dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (15/3/2016). (Liputan6.com/Reuters / Darren Staples Livepic)
Liputan6.com, Leicester - Leicester City boleh saja saat ini memuncaki klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan memimpin lima poin dari Tottenham Hotspur, yang berada di peringkat kedua. Namun, tim asuhan Claudio Ranieri ini sesungguhnya mesti melewati jalan terjal bila ingin menjadi juara.

Liga Inggris masih menyisakan tujuh pertandingan lagi, namun laga-laga itu layaknya final bagi Leicester. Sejumlah klub kuat masih harus dihadapi tim berjuluk The Foxes bila mereka mau meraih tahta juara Liga
Southampton, West Ham United, Manchester United, dan Chelsea merupakan empat dari tujuh lawan terakhir yang mesti dilalui Jamie Vardy dan kawan-kawan.  Southampton langsung menjadi ujian pertama Leicester pada 3 April 2016 dalam laga yang berlangsung di King Power Stadium.

Sepekan kemudian, Leicester mesti menyambangi markas Sunderland, klub yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Laga seperti ini tidak pernah berjalan mudah dan bila lengah, The Foxes bisa saja tersandung di Stadium of Light.
Pada 17 April 2016, Leicester kedatangan klub yang tampil mengejutkan di Liga Inggris musim ini, West Ham United. Kini West Ham peringkat kelima di klasemen sementara dan membawa mental nothing to lose untuk memperebutkan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan.

Laga berikutnya, giliran Swansea City yang berkunjung ke King Power Stadium. Pertandingan ini diprediksi bisa dimenangi oleh anak-anak asuhan Claudio Ranieri, asal tidak ada masalah dengan cedera atau akumulasi pemain. Manchester United mungkin bakal menjadi ujian terberat bagi Leicester dalam perjalanan mereka menuju tangga juara. MU akan menjadi tuan rumah kala menjamu Leicester pada 1 Mei 2016 di Stadion Old Trafford.

Everton kemudian menjadi tamu Leicester pada 7 Mei 2016. Kendati diunggulkan untuk menang, kemampuan Leicester menghadapi tekanan sangat diuji dalam pertandingan ini, apalagi bila mereka ternyata belum menyegel gelar Liga Inggris. Terakhir, Chelsea yang menjadi lawan bagi Riyad Mahrez dan kawan-kawan di Liga Premier Inggris. Di pertandingan ini, Stamford Bridge bisa menjadi tempat bagi Leicester mengangkat trofi Liga Premier Inggris, namun bukan tidak mungkin Chelsea menjegal langkah mereka untuk menjadi juara.

Tapi, Leicester memiliki keuntungan, karena mereka hanya berkonsentrasi pada satu kompetisi yakni Liga Inggris. The Foxes lebih dulu tersingkir di Piala Liga Inggris dan Piala FA. Di Piala Liga, Hull City mampu menyingkirkan Leicester, sedangkan di Piala FA, Tottenham Hotspur yang mendepak The Foxes. Sisa pertandingan Leicester City di Liga Inggris:
3 April 2016
Leicester vs Southampton
10 April 2016
Sunderland Vs Leicester City
17 April 2016
Leicester vs West Ham
24 April 2016
Leicester vs Swansea City
1 Mei 2016
Manchester United vs Leicester
7 Mei 2016
Leicester vs Everton 15 Mei 2016
Chelsea vs Leicester

Tidak ada komentar: