Sabtu, 16 April 2016

Gaya Kepimpinan Ahok

Gaya Kepimpinan Ahok di Jakarta seperti Raja

JAKARTA - Kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta dinilai memiliki gaya kepemimpinan raja dengan sistem  monarki.

Penilaian ini diutarakan Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah. Trubus mengungkapkan, perpanjangan uji coba kawasan 3 in 1 hanyalah salah satu bukti kebijakan Ahok yang tidak berdasarkan terhadap kepentingan publik.

Sejak memimpin DKI Jakarta, Ahok dinilai tidak pernah menggunakan kebijakan publik. Mulai dari melakukan penggusuran, mengatasi kemacetan, hingga membuat izin reklamasi.

Padahal, lanjut Trubus, DKI Jakarta memiliki Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang berkewenangan untuk menjaring aspirasi warga DKI sebagai masukan Gubernur sebelum mengeluarkan kebijakan.

"Jakarta ini Ibu Kota, segala kebijakannya harus matang. Publik harus dilibatkan," ujarnya pada Jumat 14 April 2016. Trubus menuturkan, berdasarkan pengamatannya  cara kepemimpinan Ahok ini seperti gaya seorang raja dengan sistem monarki.

Melalui kekuasaanya, Ahok sewenang-wenang mengeluarkan kebijakan. Khususnya dalam melakukan penggusuran dan memberikan izin reklamasi.

Seharusnya, Ahok bisa meniru gaya kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) yang selalu turun menghadapi warganya sebelum mengambil kebijakan.(whb)

Tidak ada komentar: