Jumat, 22 April 2016

Gustavo Giron Marulanda resmi direkrut Arema., Arema Cronus Lepas Hasim Kipuw


Gustavo resmi direkrut Arema.

Kipuw dilepas Arema ke Bali United.
Arema Cronus akhirnya resmi mengontrak Gustavo Giron Marulanda. Penyerang berdarah Kolombia yang punya paspor Australia ini bakal dikontrak selama satu musim kompetisi.
Di sesi perkenalan yang dilakukan di kantor Arema, Jalan Kartanegara 7, Malang, Gustavo menyatakan sangat antusias membela Arema. Popularitas Arema sudah sangat dia kenal sebelumnya, sehingga keinginannya untuk bermain di Singo Edan sangat besar.
"Arema adalah klub besar yang ada di Indonesia, di sini passion dan kecintaan pendukung kepada sepakbola sangat besar. Saya memang baru latihan dan bermain satu kali di sini tetapi saya sudah merasa enjoy dalam bermain," tegas Gustavo.
"Saya tanda tangan di sini karena di sini juga banyak pemain bagus, ada El Loco (Cristian Gonzales) dan (Esteban) Vizcarra yang bicara bahasa latin. Kemudian (Srdan) Lopicic, (Raphael) Maitimo, dan semua pemain lain. Mereka bisa membantu saya berkembang di tim ini," tambahnya.
Sementara itu, manajer umum Arema, Ruddy Widodo, mengungkapkan sebenarnya proses perekrutan dari pemain berusia 30 tahun itu berjalan alot. Penyebabnya adalah nilai kontrak yang sedemikian besar yang diajukan. Memang dengan reputasi sebelumnya sebagai top skor National Premier League Australia, harga itu menurut Ruddy wajar. Namun saat ini kondisi sepakbola Indonesia masih belum benar-benar pulih.
"Saya senang akhirnya dia bermain di Arema dan menurut pelatih, kami mendapatkan paket lengkap. Awalnya kami membutuhkan striker, dan ternyata Gustavo ini bisa bermain juga di posisi second striker ataupun striker sayap," jelas Ruddy.
Di sisi lain, Arema juga mengumumkan sudah melepas bek sayapnya, Hasim Kipuw ke Bali United FC. Sang pemain ingin pindah karena ingin mendapatkan jaminan bermain. Mengingat, saat ini di posisinya ada Syaiful Indra Cahya yang didatangkan dari Sriwijaya FC. Adanya Syaiful sekaligus menggusur posisi Kipuw, meskipun secara sepintas Milo masih belum menetapkan starting eleven andalannya.
"Kipuw ke Bali United karena di sana membutuhkan posisi bek kanan, saya tidak menggandoli pemain yang ingin mengembangkan kariernya dan dia pamitan dengan Arema. Sebelumnya memang ada deal dari mas Iwan (Budianto CEO) dan Pieter Tanuri, dan hasilnya kita merelakan dia bermain untuk Bali United," beber Ruddy.
"Saat ini kita tetap punya 24 pemain, dan satu pemain yang diinginkan Milo adalah pemain belakang lokal. Karena kemungkinan kami susah cari pemain, ya dari pemain muda Arema dari Akademi bisa diperbantukan nantinya," pungkasnya.(gk-48)

Tidak ada komentar: