Senin, 11 April 2016

Gustavo Giron Marulanda, striker baru Arema Cronous ISC 2016 mampu bermain sebagai striker, second striker.maupun sayap

Arema Kesulitan Cari Pengganti El Loco

MALANG - Arema Cronus sedang sibuk mencari pemain baru. Kabarnya, Arema mengincar dua pemain dan salah satunya adalah striker. Sejauh ini tim Singo Edan masih menjadikan Christian 'El Loco' Gonzales sebagai ujung tombak. Namun keputusan tersebut dianggap terlalu beresiko untuk hadapi kompetisi jangka panjang. Sebab El Loco tak lagi muda dan sangat fatal jika hanya mengandalkannya di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

"Kami butuh satu striker murni, karena cukup riskan hanya mengandalkan Cristian Gonzales sebagai striker utama sepanjang musim. Arema masih percaya dengan kemampuan Gonzales, tapi jelas perlu ada pemain lain sebagai langkah antisipatif," ungkap CEO Arema, Iwan Budianto.Sebelumnya Arema memiliki Samsul Arif. Namun sang pemain sudah pergi ke Persib Bandung dan sejauh ini mereka tidak memiliki striker bertipikal centre forward.

Jawara Piala Bhayangkara tersebut sebenarnya memiliki Sunarto. Namun selama ini dia selalu diposisikan sebagai striker sayap karena memiliki kecepatan di atas rata-rata.Sejauh ini belum jelas apakah Singo Edan mendatangkan pemain asing atau memercayai pemain lokal di lini serangnya. Yang pasti, alasan untuk mencari back-up El Loco sangat kuat. Di bawah ini adalah beberapa alasan Arema butuh penyegaran.

-Faktor Usia
Cristian Gonzales menjadi pemain tertua di Arema dengan usia 40 tahun. Meski masih stabil dan tangguh, tapi harus diakui kemampuannya sudah tidak bisa menanjak lagi. Usia akan berpengaruh besar pada penurunan stamina dan kemampuannya di lapangan. Cepat atau lambat, Arema jelas butuh pemain yang lebih fresh. Sangat riskan berharap pada performa El Loco semata sepanjang musim.

-Pemain 'Plan B'
Pelatih Milomir Seslija tentu tidak ingin timnya bermain monoton dengan menempatkan satu striker sebagai target man dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Ketika strategi itu buntu, perlu taktik alternatif sebagai 'Plan B'.

-Antisipasi Kartu
Seorang striker biasanya lebih rawan cedera karena menghadapi permainan fisik lawan. Namun tidak demikian dengan Cristian Gonzales. Dia lebih sering terkena kartu kuning dibandingkan cedera karena seringkali bersikap 'usil' di atas lapangan. Dalam kompetisi reguler, tentu kemungkinan mendapat akumulasi kartu lebih besar karena jumlah laga lebih banyak. Jelas diperlukan seorang striker dengan kemampuan yang tak terpaut jauh untuk menggantikan posisi dia sebagai centre forward.

-Regenerasi
Ketika Arema Cronus punya pemain muda di posisi bek dan gelandang, tak demikian dengan pemain depan. Nyaris tidak ada pemain depan yang mumpuni untuk menjawab ekspektasi Singo Edan. Sunarto mungkin beberapa kali mencetak gol, tapi pemain ini tidak pernah memiliki mental stabil hingga sekarang. Bagus di satu pertandingan, merosot drastis di pertandingan lain. Klub sebesar Arema butuh striker yang lebih dari sekadar Sunarto yakni seorang striker penerus tugas El Loco, baik dari sisi mental, skill individu, maupun konsistensi performa.(bep)

Top Skor Kompetisi Australia ke Arema Cronus?

Keinginan tim Arema Cronus untuk menambah pemain asing dengan label asia tampaknya akan segera terealisasi. Ini setelah manajemen mendapatkan tawaran dari salah satu agen seorang pemain yang menjadi top skor di kompetisi kasta kedua liga Australia.
Ia adalah Gustavo Giron Marulanda. Pemain ini sebenarnya berasal dari Kolombia namun sekarang sudah memegang paspor Australia. Agen Gustavo, Gabriel Budi menyatakan pemain ini bisa bermain di second striker ataupun penyerang sayap meski posisi utamanya adalah sebagai striker.
"Ia sekarang memang bermain di seri B Australia, tapi untuk permainan dia mumpuni," ucapnya.
Dari data terakhir, Gustavo memperkuat Bayswater City yang bermain di Liga Primer Australia bagian barat. Musim 2015, ia berhasil mencetak 22 gol. Pemain ini sudah ditawarkan ke manajemen Singo Edan.
Mendapatkan tawaran ini, manajemen masih belum mengambil keputusan. Pihak mereka masih berpikir apakah jadi mengambil sosok Gustavo atau tidak. Hal ini dikatakan oleh manajer tim Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Nanti akan saya lihatkan CV nya lebih dulu ke pelatih. Kalau memang setuju, nanti seleksi dulu dan tidak langsung diambil," tandasnya.
Tim Arema Cronus saat ini memang mencari striker yang bisa menjadi pelapis Cristian Gonzales jika permainan pemain naturalisasi itu buntu atau dikawal ketat oleh pemain lawan.

Ditawari Top Skorer Kompetisi Australia, Arema Cronus Pikir-Pikir

Ditawari Top Skorer Kompetisi Australia, Arema Cronus Pikir-Pikir
Ruddy Widodo © Antok

Bola.net - Arema Cronus tak mau silau dengan reputasi Gustavo Giron Marulanda sebagai pencetak gol terbanyak di National Premier League Australia. Klub berlogo kepala singa dalam perisai ini mengaku masih pikir-pikir untuk langsung meminang Gustavo.

"Sore ini, saya baru bertemu dengan tim pelatih. Akan saya minta mereka untuk melihat CV-nya terlebih dahulu," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Kalau tim pelatih setuju, kita akan trial dulu. Jadi tidak langsung kita ambil begitu saja," sambungnya.

Sebelumnya, Arema Cronus mendapat tawaran untuk meminang Gustavo Giron Marulanda. Penyerang berdarah Kolombia -dan berpaspor Australia- ini merupakan pencetak gol terbanyak National Premier League Australia musim lalu. Dari 21 pertandingan, penyerang berusia 30 tahun ini mampu mencetak 22 gol.

Menurut Gabriel Budi Liminto, agen Gustavo, pemain ini tak hanya mampu bermain di satu posisi. Selain sebagai penyerang, ia juga bisa diplot sebagai second striker.

"Ia juga mampu dipasang di posisi sayap," ujar Budi, pada Bola.net.

Manajemen Arema Cronus memang mencari tambahan amunisi untuk menghadapi kompetisi ISC 2016. Salah satu posisi yang bakal mendapat suntikan tenaga baru adalah sektor penyerang.

Menurut CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mereka memerlukan sosok penyerang yang bisa melapis penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales. Namun, ia mengisyaratkan, pemain tersebut juga harus mampu dimainkan di beberapa posisi lain.

"Kita juga berharap ia bisa dimainkan di posisi second striker dan sayap," tandas IB, sapaan karib Iwan Budianto, beberapa waktu lalu. (den/asa)

Tidak ada komentar: