Senin, 18 April 2016

ISC 2016 di Papua dibuka di Stadion Mandala Jayapura oleh presiden Jokowi

Menpora Sebut Presiden Siap Buka ISC 2016 di Papua

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan pemerintah mendukung penuh rencana digulirnya kompetisi sepak bola tanah air bertajuk Indonesia Soccer Championship (ISC). Pembukaan kompetisi itu akan berlangsung di Stadion Mandala Jayapura. "Presiden mau datang dan presiden memastikan bahwa dukungan pemerintah itu tidak setengah-setengah tetapi full," kata Imam di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Menurut Imam, dukungan pemerintah Indonesia untuk menghidupkan kembali sepak bola Indonesia pasca sanksi FIFA juga ditandai dengan hadirnya presiden Jokowi di sejumlah turnamen yang sudah digelar sebelumnya.Imam memastikan kompetisi ISC ini akan menganut kompetisi panjang atau full sistem. (Baca juga : Jokowi Minta Seluruh Klub Ikut Perbaiki Tata Kelola Sepak Bola Indonesia) "Karena full kompetisi maka tentunya ini akan kembali menggairahkan semangat sepakbola nasional," ujar Politikus PKB ini.

ISC rencanya akan dilaksanakan pada 29 April 2016 di Papua sebagai tuan rumah pembukaan. Sebelum ISC, pemerintah yang menggandeng pihak operator juga telah menggelar turnamen seperti Piala Merdeka, Piala Presiden, Jenderal Sudirman dan terakhir Piala Bhayangkara.(mir)

Klub Peserta Lega ISC Direstui Presiden

"Ini menjadi sinyal positif untuk kebangkitan sepakbola nasional."
Klub Peserta Lega ISC Direstui Presiden
Presiden Indonesia, Joko WIdodo, saat membuka turnapen Piala Bhayangkara. (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)
VIVA.co.id – Klub-klub peserta Indonesia Soccer Championship (ISC) baru saja menghadiri pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat 15 April 2016. Dari pertemuan dengan Jokowi, ada angin segar yang berhembus mengenai digelarnya ISC.

Sebelumnya, gelaran ISC dikhawatirkan tak mendapat restu untuk digulirkan pada 29 April 2016. Namun, pernyataan Jokowi yang ingin hadir dalam acara pembukaan ISC, membuat isu miring mundurnya kick-off sedikit terbantahkan.
"Tentu ini menjadi sinyal positif untuk kebangkitan sepakbola nasional," kata perwakilan klub-klub peserta, Umuh Muchtar, dalam rilis yang diterima VIVA.co.id, Jumat 15 April 2016.
Dalam pertemuan tersebut, klub peserta dan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) juga menyampaikan beberapa gambaran mengenai konsep ISC. Kesiapan serta harapan terhadap ISC juga disampaikan para klub kepada Jokowi.
"Alhamdulillah, pak Presiden merestui," terang Umuh.
Gelaran ISC sebelumnya terganjal izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Pertemuan antara Kemenpora, Tim Transisi, GTS, dan BOPI, yang digelar pada Jumat pagi tadi di kantor Kemenpora, belum menemui hasil.
Justru, ada indikasi BOPI berpotensi mengacak-acak gelaran ISC lantaran ingin melakukan proses verifikasi terhadap klub peserta. Tapi, pernyataan Jokowi membuat pihak GTS optimistis ISC berlangsung sesuai jadwal.
"Karena adanya komitmen kuat dari klub, apalagi Presiden juga sudah merestui kompetisi ini diputar. GTS sangat optimistis (berjalan sesuai jadwal)," terang Direktur Kompetisi dan Regulasi GTS, Ratu Tisha Destria.

Tidak ada komentar: