Sabtu, 23 April 2016

Kontrak Gustavo Giron, Arema Dinilai KKN?



Isu tidak sedap menerpa Arema setelah resmi mengontrak pemain asal Australia, Gustavo Giron Marulanda. Pasalnya, diikatnya striker berdarah Kolombia tersebut dianggap mengandung unsur kolusi dan nepotisme.
Gustavo Giron memang merupakan pemain yang dikontrak Singo Edan dari agensi pemain, Indo Bola Mandiri, yang kebetulan juga satu agen dengan pemain asing Arema lainnya, seperti Goran Gancev dan Srdan Lopicic. Selain itu, Pelatih Milomir Seslija juga sama-sama dibawah naungan Indo Bola Mandiri.
Mengetahui kabar miring tersebut, Gabriel Budi selaku pihak dari Indo Bola Mandiri, pun membantahnya. Pasalnya, direkrutnya Gustavo Giron sesuai dengan kebutuhan Arema yang akan tampil dalam ajang Torabika Soccer Championship 2016 nanti.
“Dia bisa bermain di berbagai posisi, striker, bomber, tengah, sayap, dan ini bukan hasil KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme),” ujar Gabriel Budi.
Manajemen Arema juga turut membatah isu tersebut. Menurut mereka, perekrutan Gustavo Giron sudah sesuai dengan kebutuhan tim. Selain itu, dikontraknya stirker berusia 30 tahun itu, juga berdasarkan rekomendasi dari klub Liga Australia, Brisbane Roar, yang satu pengelolaan dengan Arema.
"Pemilik Arema Cronus ini kan juga pemilik klub Brisbane Roar di Australia, kami juga meminta pendapat mereka tentang Gustavo ini dan hasilnya ternyata positif,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo, seperti dilansir Viva.co.id.
Gustavo Giron sendiri merupkan unjung tombak yang cukup mumpuni di negara asal Kanguru tersebut. Bersama klub Bayswater City yang berlaga di National Premier Leagues Western Australia (kasta kedua Liga Australia, dirinya berhasil menjadi top scorer dengan torehan 22 gol dari 22 pertandingan, sekaligus  membawa timnya menjadi juara.

Tidak ada komentar: