Selasa, 05 April 2016

Kota Malang seperti Belanda



hael Maitimo Nikmati Libur di Malang



Para pemain Arema tengah menikmati masa libur, usia melakoni dua turnamen dengan jadwal yang begit padat, yaitu Bali Island Cup dan Piala Gubernur Kaltim. Mereka pun memanfaatkannya untuk berlibur ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun hal tersebut ternyata tidak dilakukan oleh salah satu pemain, yaitu Raphael Maitimo. Pasalnya, keluarga mantan pemain Persija Jakarta itu berada di Belanda, sehingga memaksa Maitimo menikmati liburan sendiri di Kota Malang.
"Keluarga saya ada di Belanda. Libur tidak sampai dua hari, jadi saya di Malang saja," ujar Maitimo saat berada di Ijen Suites Resort & Convention.
Bagi pemain kelahiran Rotterdam Belanda ini, pilihan untuk istirahat di Malang demi menjaga kondisi dan persiapan sebelum kembali bertanding pada turnamen Piala Bhayangkara.
"Jarak turnamen sangat dekat. Saya menikmati liburan di sini saja,"sambungnya.
Gelandang berusia 31 tahun ini juga mengungkapkan, jika Malang membuat dirinya merasa nyaman dan betah. Cuaca yang dingin dan segar, membuat Maitimo seolah merasa seperti di Belanda.
"Di Belanda tidak jauh berbeda. Makanya saya pilih di sini, menikmatinya sembari menunggu waktu untuk kembali latihan," tambah pemain Timnas Indonesia ini.
Selain itu, terkadang Maitimo juga memanfaatkan waktu liburnya untuk berkumpul dan berdiskusi berkumpul dengan Pelatih Milomir Seslija. Kebetulan keduanya sama-sama tinggal di hotel yang merupakan sponsor utama dari Arema.
- See more at: http://ongisnade.co.id/2016/03/16/raphael-maitimo-nikmati-libur-di-malang#sthash.JDHlCvoF.dpuf

Raphael Maitimo Nikmati Libur di Malang



Para pemain Arema tengah menikmati masa libur, usia melakoni dua turnamen dengan jadwal yang begit padat, yaitu Bali Island Cup dan Piala Gubernur Kaltim. Mereka pun memanfaatkannya untuk berlibur ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun hal tersebut ternyata tidak dilakukan oleh salah satu pemain, yaitu Raphael Maitimo. Pasalnya, keluarga mantan pemain Persija Jakarta itu berada di Belanda, sehingga memaksa Maitimo menikmati liburan sendiri di Kota Malang.
"Keluarga saya ada di Belanda. Libur tidak sampai dua hari, jadi saya di Malang saja," ujar Maitimo saat berada di Ijen Suites Resort & Convention.
Bagi pemain kelahiran Rotterdam Belanda ini, pilihan untuk istirahat di Malang demi menjaga kondisi dan persiapan sebelum kembali bertanding pada turnamen Piala Bhayangkara.
"Jarak turnamen sangat dekat. Saya menikmati liburan di sini saja,"sambungnya.
Gelandang berusia 31 tahun ini juga mengungkapkan, jika Malang membuat dirinya merasa nyaman dan betah. Cuaca yang dingin dan segar, membuat Maitimo seolah merasa seperti di Belanda.
"Di Belanda tidak jauh berbeda. Makanya saya pilih di sini, menikmatinya sembari menunggu waktu untuk kembali latihan," tambah pemain Timnas Indonesia ini.
Selain itu, terkadang Maitimo juga memanfaatkan waktu liburnya untuk berkumpul dan berdiskusi berkumpul dengan Pelatih Milomir Seslija. Kebetulan keduanya sama-sama tinggal di hotel yang merupakan sponsor utama dari Arema.
- See more at: http://ongisnade.co.id/2016/03/16/raphael-maitimo-nikmati-libur-di-malang#sthash.JDHlCvoF.dpuf

Rafael Maitimo berliburRaphael Maitimo Nikmati Libur di Malang

Para pemain Arema tengah menikmati masa libur, usia melakoni dua turnamen dengan jadwal yang begit padat, yaitu Bali Island Cup dan Piala Gubernur Kaltim. Mereka pun memanfaatkannya untuk berlibur ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun hal tersebut ternyata tidak dilakukan oleh salah satu pemain, yaitu Raphael Maitimo. Pasalnya, keluarga mantan pemain Persija Jakarta itu berada di Belanda, sehingga memaksa Maitimo menikmati liburan sendiri di Kota Malang.
"Keluarga saya ada di Belanda. Libur tidak sampai dua hari, jadi saya di Malang saja," ujar Maitimo saat berada di Ijen Suites Resort & Convention.
Bagi pemain kelahiran Rotterdam Belanda ini, pilihan untuk istirahat di Malang demi menjaga kondisi dan persiapan sebelum kembali bertanding pada turnamen Piala Bhayangkara."Jarak turnamen sangat dekat. Saya menikmati liburan di sini saja,"sambungnya.
Gelandang berusia 31 tahun ini juga mengungkapkan, jika Malang membuat dirinya merasa nyaman dan betah. Cuaca yang dingin dan segar, membuat Maitimo seolah merasa seperti di Belanda."Di Belanda tidak jauh berbeda. Makanya saya pilih di sini, menikmatinya sembari menunggu waktu untuk kembali latihan," tambah pemain Timnas Indonesia ini.
Selain itu, terkadang Maitimo juga memanfaatkan waktu liburnya untuk berkumpul dan berdiskusi berkumpul dengan Pelatih Milomir Seslija. Kebetulan keduanya sama-sama tinggal di hotel yang merupakan sponsor utama dari Arema.
Bagi Raphael Maitimo, Kota Malang Seperti Belanda 
Raphael Maitimo saat diperkenalkan sebagai pemain Arema CronusRaphael Maitimo telah resmi menjadi bagian dari skuad Arema Cronus, setelah dirinya diperkenalkan oleh Manajemen Arema, Rabu (27/1) lalu. Meski baru beberapa hari saja tinggal di Kota Malang, namun pemain naturalisasi asal Belanda itu mengaku sudah kerasan.
Sentuhan Belanda pada beberapa sudut Kota Malang, tampaknya Maitimo serasa berada di Negeri Kincir Angin tersebut. Bangunan seperti Toko Oen yang berada di Jalan Basuki Rachmat, dan kawasan Ijen yang banyak berdiri rumah-rumah tua berarsitektur Belanda, membuat pemain berusia 30 tahun itu semakin nyaman.
Adanya arsitektur bergaya Belanda di kawasan Ijen tersebut, bisa saja membawa kenangan tersendiri bagi mantan pemain Persija Jakarta ini. Bangunan-bangunan peninggalan Belanda memiliki ciri khas unik sehingga mudah sekali dikenali oleh Maitimo. Selain itu, suhu dingin yang menyelimuti Kota Malang makin membuat Maitimo betah.
"Banyak yang saya kenali di sini dan saya suka. Saya senang di sini, suasananya agak dingin," ujar Raphael Maitimo, Juaranet.
Sebelumnya, Maitimo telah menyatakan bahwa bergabung dengan Arema merupakan salah satu mimpi yang menjadi kenyataan. Ia juga mengaku sudah berhubungan sejak lama dengan Manajemen Arema, dan ingin bermain untuk tim Singo Edan.
Maitimo juga tidak mempermasalahkan dengan kondisi sepak bola Indonesia saat ini yang masih dalam masa konflik, sehingga membuat vakumnya kompetisi.
Nantinya, Raphael Maitimo akan menggunakan nomor punggung 8 yang tidak digunakan oleh pemain Arema lainnya. Maitimo juga telah meminta kepada Manajemen Arema untuk mengosongkan nomor 8, karena dia ingin menggunakan nomor favoritnya tersebut.
*Direwrite oleh Dhimas Mahardhika

Tidak ada komentar: