Jumat, 08 April 2016

Srdjan Lopicic, alasan gabung Arema, penyemangat hidup ...

Pengorbanan Srdjan Lopicic demi Gabung ke Arema

IWAN SETIAWAN/JUARA.NET Srdjan Lopicic bergabung dengan Arema Cronus.
MALANG, KOMPAS.com - Srdjan Lopicic resmi bergabung dengan Arema Cronus. Demi berseragam Singo Edan, Lopocic melakukan pengorbanan besar dengan menolak tawaran  dari klub Malaysia.

"Saya memang mendapatkan tawaran dari klub Malaysia. Tim itu dari level dua Liga Malaysia dan secara finansial lebih baik daripada Arema. Namun, mereka  tidak memiliki ambisi juara seperti Arema," kata pemain asal Montenegro ini.

Selama ini, Lopicic melihat Arema memiliki ambisi kuat untuk menjadi juara. Hal itu tidak lepas dari keseriusan manajemen Arema Cronus mendatangkan pelatih baru Milomir Seslija dan pemain berkualitas seperti Raphael Maitimo.

”Saya tidak bisa main kalau tidak ada ambisi. Jadi, ini adalah pilihan tepat jika saya lebih memilih Arema,” lanjutnya.Pada Piala Jenderal Sudirman, bersama Pusamania Borneo FC, Lopicic mengantarkan tim berjuluk Pesut Etam tersebut mencapai semifinal. Lopicic yang bermain di lini kedua, dikenal sebagai pemain yang haus gol. (Suci Rahayu)

Pesona Ivana, Penyemangat Hidup Srdjan Lopicic

Ivana Srdan Lopicic
Di antara sejumlah pemain anyar Arema, Srdan Lopicic mulai jadi sorotan. Tak melulu soal penampilannya di lapangan hijau, namun juga eksistensi Ivana, sang istri sekaligus penyemangat hidupnya.
Sejak debutnya di laga uji coba melawan Madura United, Lopicic langsung mengemas sepasang asisst atas dua gol kemenangan Arema. Di Bali Island Cup, satu dari dua gol yang dibuatnya menjadi gol penentu pesta juara Arema di laga pamungkas melawan Persib Bandung.
Pemain asal Montenegro ini kembali tampil mengesankan di Piala Gubernur Kalimantan Timur dengan catatan satu gol dan sukses membawa Arema lolos ke babak 6 besar. Hal ini tak lepas dari hadirnya Ivana yang mendukungnya di tribun.
“Ketika suami Anda seorang atlet, di tiap pertandingan Anda harus berjuang dari serangan jantung ringan. Entah apa yang tetangga lihat tentang orang gila ini, karena berteriak, melompat dan mengutuk-ngutuk hanya ketika gol itu terjadi,” tulis Ivana dalam akun Instagramnya, dalam bahasa Bosnia.
Ivana sendiri mulai ikut Lopicic sejak tahun 2011 kala pemain 32 tahun itu pertama kali membela klub Indonesia, Persisam Samarinda. Sejak musim 2016 ini, wajahnya pun mulai menghiasi daftar WaG’s penggawa Singo Edan.
Penulis: Ferril Dennys
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber: Juara.net

Tidak ada komentar: