Senin, 25 April 2016

uji coba Arema Cronus vs Persekam Metro FC 7-2

Arema Cronus mengalahkan Persekam Metro FC dalam pertandingan uji coba

Arema Cronus Gasak Persekam Metro FC

Arema Cronus mengalahkan Persekam Metro FC dalam pertandingan uji coba
Goal / Abi Yazid
Milo menilai dua gol yang bersarang ke gawang Arema akibat kesalahan tim dalam melakukan transisi. 
Sempat diimbangi di babak pertama, Arema Cronus akhirnya memetik kemenangan telak 7-2 atas Persekam Metro FC dalam pertandingan uji coba di lapangan Pusdik Arhanud Malang, Minggu (24/4).

Di babak pertama, pelatih Milomir Seslija menduetkan Cristian Gonzales dan Gustavo Marulanda. Kombinasi latin tersebut sukses mengobrak-abrik pertahanan Metro FC. Akibatnya, anak asuh Siswantoro itu bermain keras. Permainan keras ini menyebabkan Arema mendapatkan dua tendangan penalti yang masing-masing sukses diselesaikan Gonzales di menit kesembilan dan ke-15.

Usai unggul, Arema justru mengendurkan serangan. Keadaan ini dimanfaatkan Ardianto untuk memperkecil ketertinggalan di menit ke-36. Empat menit kemudian, Metro FC mendapatkan hadiah penalti setelah kiper Kurnia Meiga melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Dedik S mampu menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Di babak kedua, Milomir mengganti sejumlah pemainnya. Sunarto yang masuk mengantikan Gonzales sukses mencetak gol di menit ke-47. Pemain yang akrab disapa Joker itu mencetak hat-trick usai menjebol gawang Metro FC di menit ke-50 dan 55.

Arema terus menekan Metro FC yang hanya mengandalkan serangan balik. Di menit ke-59, pelanggaran pemain Metro FC kepada Esteban Vizcarra membuat wasit kembali menunjuk titik putih. Goran Ganchev sukses mengesekusi penalti. Dua menit sebelum laga berakhir, Benny Wahyudi mengubah papan skor menjadi 7-2.
Usai pertandingan Milomir mengaku masih belum puas dengan permainan anak buahnya, terutama dengan atas keberhasilan Metro FC menjebol gawang Arema. Milomir pun akan mengevaluasi kelemahan itu sebelum bergulirnya Indonesoa Soccer Championship (ISC) A 2016.

“Kami bermain bagus. Jangan bahas kenapa kami kebobolan dua gol hari ini. Bukan kesalahan individu, tapi kesalahan tim yang lambat ketika melakukan transisi menyerang ke bertahan. Tapi kami yakin akan semakin baik saat laga perdana di ISC nanti,” jelas Milo, sapaan Milomir.

Sementara pelatih Metro FC Siswantoro tidak mempermasalahkan kekalahan telak yang didapat anak asuhnya. Apalagi anak asuhnya juga baru saja dikumpulkan menjelang kompetisi ISC B digulirkan.

“Kami sebenarnya masih menjalani latihan fisik, tapi ada ajakan uji coba dari Arema. Lita sebagai tim asal Malang sangat mendukung program Arema, kita uji mereka, dan hasilnya kami akui kami kalah,” jelas mantan pemain Arema itu.

Tidak ada komentar: