Jumat, 06 Mei 2016

Arema Cronus Tak Tertekan Masuk Kelompok 85


Ruddy Widodo menyatakan Arema Cronus tak tertekan bergabung ke kelompok 85
Ruddy Widodo menyatakan Arema Cronus tak tertekan bergabung ke kelompok 85
Ruddy menegaskan, kesediaan Arema mendukung KLB disebabkan agar konflik cepat berakhir.

GOALLIPUTAN  AHSANI TAKWIM  DARI MALANG  Ikuti di twitter

Manajemen Arema Cronus mengaku tidak tertekan bergabung dengan kelompok 85 yang menyetujui digelarnya kongres luar biasa (KLB) PSSI, karena ingin menyelamatkan induk organisasi sepakbola nasional tersebut.

Manajer umum Arema Ruddy Widodo menjelaskan, keinginan KLB adalah murni inisiatif dari anggota PSSI yang memiliki hak suara setelah melihat konflik sepakbola belum tuntas. Keresahan ini ingin diselesaikan pemilik suara tanpa gangguan dari pihak lain.

“Arema tidak ada tekanan dari siapapun untuk membuat KLB. Kita buat penuh kesadaran diri untuk melaksanakan ini,” kata Ruddy merujuk kepada surat pernyataan Arema yang ditandatangani CEO Iwan Budianto.
Ruddy menambahkan, selama ini ia melihat negara yang berkonflik dengan federasi tidak pernah bisa diselesaikan. Ruddy tetap berharap pemerintah dan PSSI berjalan beriringan. “Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bagi Arema, PSSI dan pemerintah seperti orang tua, dan klub itu adalah anaknya. Ketika mereka berseteru, kami pun bingung, sehingga saat ada wacana pengambilalihan KLB, ya lebih baik kami yang menyelenggarakannya," terangnya

Tidak ada komentar: