Selasa, 03 Mei 2016

Berkat Tol Laut, Penumpang Melonjak dan Kesejahteraan Nelayan Naik

\Berkat Tol Laut, Penumpang Melonjak dan Kesejahteraan Nelayan Naik\

Ilustrasi (Foto :Antara)Dedy Afrianto
JAKARTA - Program pemerintah untuk memanfaatkan laut sebagai penggerak ekonomi nasional kini mulai membuahkan hasil. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), program tol laut yang saat ini telah mulai berfungsi berdampak pada meningkatnya jumlah penumpang angkutan laut pada kuartal I-2016.
"Pada Januari hingga Maret 2016, jumlah penumpang angkutan laut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Begitu juga dengan angkutan barang," kata Kepala BPS Suryamin di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (1/5/2016).
Sepanjang Januari-Maret 2016, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mencapai 3,9 juta orang. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 29,79 persen apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Balikpapan dan Belawan yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 57,94 persen dan 26,38 persen. Namun, jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok, Makassar, dan Tanjung Perak turun masing-masing sebesar 27,04 persen, 13,9 persen dan 1,4 persen.
[Baca juga: Wakatobi Rasakan Manfaat Ekonomi Kapal Tol Laut]
Pada sektor pengangkutan barang, BPS mencatat secara total terjadi kenaikan jumlah barang yang diangkut pada periode Januari-Maret 2016 apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencapai 10,25 persen dari kuartal pertama tahun sebelumnya sebesar 54,6 juta ton menjadi 60,2 juta ton.
Adapun peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Panjang dan Tanjung Priok yang masing-masing naik sebesar 19,3 persen dan 5,02 persen. Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut dari Pelabuhan Balikpapan, Tanjung Perak, dan Makassar masing-masing mengalami penurunan sebesar 3,43 persen, 2,65 persen, dan 1,06 persen.
Tak hanya itu, pada sektor kelautan BPS juga mencatat, terjadi peningkatan taraf kesejahteraan nelayan. Nilai Tukar Nelayan (NTN) tercatat terjadi kenaikan pada bulan April sebesar 0,66 persen secara month to month dari 106,67 ke 107,37 pada April 2016. Persentase kesejahteraan nelayan ini bahkan lebih tinggi dibandingkan kesejahteraan petani yang justru menurun sebesar 0,1 persen pada April 2016.
(rai)

Tidak ada komentar: