Jumat, 06 Mei 2016

Ini Cara Aremania untuk Hindari Bentrokan dengan Bonek


MALANG - Pecinta sepak bola Indonesia tentu sudah tahu kalau Aremania (suporter Arema) punya hubungan yang buruk dengan pendukung Persebaya Surabaya atau yang akrab disebut Bonek. Pada beberapa kesempatan, kedua kelompok suporter sering terlibat bentrok dan hal tersebut coba dicegah oleh pihak kepolisian Jawa Timur.

Aremania yang awalnya berencana mendukung Arema saat bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (6/7/2016) dilarang untuk mengadakan tur perjalanan. Mereka diimbau untuk mendukung tim kesayangannya dari layar televisi. Sebab perjalanan menuju Madura akan melewati kawasan Surabaya yang merupakan markas besar Bonek.

"Tidak ada tur Aremania ke Madura. Resikonya terlalu besar karena rute melewati Surabaya," jelas Achmad Ghozali, Aremania yang bisa mengkoordinir tur.

"Polda Jatim sudah menghubungi kami dan meminta tidak ada pemberangkatan suporter. Aremania inginnya mendukung langsung, apalagi jaraknya dekat. Tapi keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama, lagipula ada Aremania yang berdomisili di Madura," tambahnya.

Meski demikian, ia tidak bisa menjamin soal keberangkatan suporter asal Malang. Ia yakin beberapa Aremania tetap nekat untuk berangkat. Karena itu, ia hanya bisa menyarankan agar tidak ada yang mengenakan atribut Singo Edan selama perjalanan.

"Rencananya ke Bangkalan, tapi tidak pakai atribut selama perjalanan. Pokoknya tidak mencolok lah. Yang penting aman hingga pulang nanti," kata Heriawan, Aremania asal Tumpang yang berencana datang langsung ke Stadion Bangkalan dengan mengendarai mobil pribadi.(bep)

Tidak ada komentar: