Minggu, 01 Mei 2016

Jokowi penuhi janji bangun pasar, para mama Papua sisakan kekecewaan

30 April 2016
jokowi papua pasar mama Pembangunan pasar mama-mama asli Papua sudah dijanjikan Jokowi sejak kampanye pemilihan presiden.
Sesudah terhambat begitu lama, akhirnya Presiden Joko Widodo membuka pembangunan Pasar Mama-mama Papua. Namun mama-mama Papua, kendati gembira, menyisakan kecewa dan kaget bahwa ada rencana pembangunan hotel.
Peletakan batu pertama dilakukan untuk pembangunan pasar mama-mama Papua di lokasi lahan Damri, di jalan Percetakan, Kota Jayapura, sekitar 100 meter dari lokasi sementara yang digunakan para mama Papua sejak sekitar dua tahun.
Yuliana Pigay, wakil mama-mama Papua yang mendampingi Presiden meletakkan batu pertama mengungkapkan kegembiraannya karena Pasar Mama-mama Papua akhirnya jadi dibangun. Namun ia mengaku sedikit kecewa tak sempat menyampaikan aspirasi yang disiapkan para maa sejak semalam, dan tak berkesempatan menampilkan tarian para mama yang sebenarnya sudah berlatih beberapa malam.
Ia juga mengungkapkan kekagetannya, bahwa ternyata disiapkan juga pembangunan sebuah hotel yang menggunakan nama Hotel Mama-mama.

Damri sempat takut

Lahan Damri yang digunakan untuk membangun Pasar ini dibersihkan sejak Selasa (26/4), sesudah datangnya tim awal kepresidenan.
Presiden mengakui, masalah pembangunan pasar ini menjadi rumit karena ada masalah lahan yang dimiliki oleh Perum Damri.
"Pemilik Damri gak berani, takut ada masalah, bisa diperiksa KPK. Tapi saya kejar terus, sebab harusnya Damri gak ada masalah, Menteri juga, mama-mama yang di pasar juga," ujar Presiden saat memberikan sambutannya.
Image copyright BIRO PERS KEPRESIDENAN
Image caption Presiden mengungkapkan, Damri sebagai pemilik lokasi, sempat kuatir akan berurusan dengan KPK.
Untuk itu, katanya, presiden memanggil Menteri BUMN untuk menanyakan masalah ini dan mencarikan solusinya.
"Saya gak mau tahu apapun caranya yang penting pasar segera dibangun. Ternyata ada solusi, Sebab kalau belum rampung saya dimarahi mama-mama Papua," lanjut Presiden setengah bergurau.
Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam kesempatan itu kembali menegaskan, pemerintah provinsi Papua telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar untuk pengganti lahan Damri.
“Mudah-mudahan Menteri BUMN bisa selesaikan masalah ini. Saya senang dan berterima kasih karena Pak Jokowi mewujudkan keinginan mama-mama Papua,” kata Gubernur Enembe.

Kekecewaan tersisa para mama

Meski pembangunan pasar yang dicita-citakan sejak lama sudah semakin jelas melalui peletakkan batu pertama oleh presiden, para mama pedagang asli Papua masih menyimpan kekecewaan.
Mama Yuliana Pigay yang mendampingi Presiden Jokowi meletakkan batu pertama mengatakan lepas dari kegembiraan, ada beberapa kekecewaan kecil. Yang pertama adalah karena tak berkesempatan menyampaikan aspirasi yang mereka siapkan sejak semalam.
“Kami, mama-mama Papua sebenarnya ingin sampaikan rasa terima kasih kami sendiri kepada presiden. Kami juga mau bilang kalau pasar jadi kami jualan harus di bawah. Karena ini pasar nanti bertingkat. Jangan sampai mereka taruh kami di atas lagi. Bagaimana kami mau bawa barang dagangan ke atas?” kata Mama Yuliana Pigay, seperti dilaporkan wartawan di Jayapura, Victor Mambor.
Mama Yohana Yumame juga merasa kecewa karena tarian yang dipersiapkan selama empat malam tak bisa ditampilkan.
“Padahal teman-teman sudah berlatih empat malam untuk sampaikan terima kasih dalam bentuk tarian kepada presiden,” kata Mama Yohana.jokowi papua pasar mamaPara mama baru menyadari ada perencanaan hotel juga setelah melihat gambar besar yang dibentang saat peresmian.
Dan yang paling mengagetkan para mama pedagang asli Papua ini adalah, karena pembangunan pasar itu ternyata disertai rencana pembangunan hotel juga.
Mereka mengaku sama sekali tidak tahu rencana pembangunan hotel itu. Mereka baru menyadarinya setelah melihat gambar besar yang dibentang saat peresmian. Hotelnya pun diberi nama Hotel Mama-mama.
“Dari dulu kami cuma mau bangun pasar. Damri dikasih rata begini (tanahnya) saja kami sudah sangat senang," kata Yuliana Pigay.
"Tapi ada hotel juga. Ini yang kami tidak tahu. Bapak dorang tanya saja sama mereka yang urus pembangunan pasar ini. Kita minta bangun pasar, bukan bangun pasar dengan hotel,” tambah Mama Yuliana Pigay.
Upaya BBC untuk menghubungi tim presiden terkait hal ini, belum berhasil.
Usai melakukan peletakkan batu pertama ini, Presiden Jokowi meresmikan pasar Doyo Baru di Kabupaten Jayapura, dilanjutkan peresmian pelabuhan peti kemas di distrik itu.

Tidak ada komentar: