Sabtu, 07 Mei 2016

Pertumbuhan Ekonomi RI 2016


Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2016 Tumbuh 4,92%
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal 1 2016 tumbuh sebesar 4,92%. Jika dibandingkan dengan kuartal 1 2015, angka ini tumbuh positif karena pada periode tersebut pertumbuhan ekonomi mencapai 4,73%. "2016 ini lebih baik dibandingkan dengan 2015. Karena kita berangkat dari angka 4,92%," kata Ketua BPS Suryamin di Jakarta, Rabu (4/3/2016).

(Baca Juga: Pemerintah Target Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,9% di 2017)

Namun jika dibandingkan dengan kuartal IV 2015, ungkap dia angka ini turun karena pada periode saat itu pertumbuhan ekonomi mencapai 5,04%. Menurutnya hal ini wajar karena di periode tersebut pengeluaran dan program-program pemerintah berjalan banyak.

Selain itu, adanya event-event liburan di akhir tahun 2015 membuat konsumsi dan belanja masyarakat meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih besar.

"Jika dilihat Q to Q, atau triwulan ke triwulan, ini memang hampir selalu begini karena di triwulan 1 itu kegiatan ekonomi apalagi yang didukung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) baru saja dimulai. Apalagi dibandingkan triwulan IV 2015 itu kan sudah tinggi pengeluaran pemerintah. Dan ada event-event liburan," kata dia.

Secara garis besar dia menjelaskan, ada beberapa faktor memang yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari global dan domestik. Diterangkan beberapa diantaranya yakni harga komoditas di pasar internasional yang masih rendah saat ini. Kemudian, perekonomian global triwulan I masih lemah karena beberapa hal.

"Tiongkok yang melambat ekonominya dari 6,8% menjadi 6,7%. Amerika Serikat stagnan di 2,0%, dan Singapura yang juga stagnan di angka 1,8%," tutupnya.

Sedangkan untuk kondisi dalam negeri, inflasi pada periode Januari-Maret 2016 mencapai 0,62%, nilai tukar rupiah menguat 3,76% secara point to point Pada awal triwulan I 2016 dibanding triwulan sebelumnya, pengeluaran APBN meningkat sebesar 6,16% di triwulan I 2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan realisasi penerimaan pajak di triwulan I 2016 13,24% dari target penerimaan pajak.(akr)

Tidak ada komentar: