Kamis, 23 Juni 2016

DIBALIK LAGA TANDANG AREMA VS PERSIPURA DI STADION KANJURUAN

Dimotori Komite Nasional Papua Barat, KNPB, menurut juru bicaranya, Bazoka Logo, mereka menuntut agar organisasi Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, diterima sebagai anggota Melanesian Spearhead Group, MSG.
Perebutan pengaruh antara pemerintah Indonesia dan kelompok pendukung kemerdekaan Papua di kawasan Pasifik terus berlanjut menyusul unjuk rasa ratusan orang di Papua yang menuntut agar diakui oleh sebuah blok regional di kawasan Pasifik, Rabu (13/04).
Sementara Indonesia terus mendesak agar statusnya di organisasi Melanesian Spearhead Group, MSG, meningkat dari anggota asosiatif menjadi anggota penuh, kata seorang anggota DPR.
MSG, adalah sebuah blok regional di kawasan Pasifik, yang meliputi Fiji, Vanuatu, Papua Nugini dan kepulauan Solomon. Organisasi dibentuk pertama kali pada 1988.
Semula sebagai observer (peninjau), Indonesia diterima sebagai anggota asosiatif MSG pada KTT ke-20 di Honiara, Kepulauan Solomon pada Juni 2015 lalu, tetapi selalu diprotes oleh organisasi Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP).
Tolak KNPB, Ribuan Warga di Jayapura Demo

Massa berdemonstrasi menolak KNPB. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)
Massa berdemonstrasi menolak KNPB. (Foto: Edy Siswanto/Okezone) Edy Siswanto
JAYAPURA – Ribuan warga di Kota Jayapura yang tergabung dalam Barisan Rakyat Pembela NKRI (Bara NKRI) yang terdiri atas gabungan lintas suku dan agama berdemonstrasi menolak kelompok yang anti-Indonesia di Lapangan Trikora Abepura, Jayapura, Papua, Kamis (2/6/2016).
Warga yang berkumpul sejak pagi hari di Lapangan Trikora Jayapura, melengkapi aksinya dengan bendera merah putih, ikat kepala merah putih, dan spanduk bertuliskan “We Love Indonesia”. Ada pula spanduk yang berisi menuntut pengusutan eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang terlibat langsung memberikan dukungan kepada kelompok anti-Indonesia.
Ribuan warga yang melakukan aksi merupakan gabungan dari beberapa wilayah, yaitu wilayah Kota Jayapura, Arso Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, dan Kabupaten Sentani. Massa datang ke lokasi demo dengan menggunakan 13 truk, puluhan minibus, dan sepeda motor.
(Baca Juga : DPD Desak Pemerintah Segera Selesaikan Masalah Papua)
Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan warga menyanyikan lagu - lagu kebangsaan, meneriakkan yel-yel Indonesia merdeka. Selain itu, warga meneriakkan penolakan terhadap kelompok yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam aksi tersebut, rencananya masayarakat akan melakukan long march ke DPR Papua. Dalam aksi ini, dipastikan tidak akan ada pembakaran bendera Bintang Jejora dan bendera KNPB.(erh)
 

Tidak ada komentar: