Minggu, 12 Juni 2016

Inilah Negara-Negara yang Disinari Matahari Selama 30 Hari


Orasimaya.blogspot.com - Inilah Negara-Negara yang Disinari Matahari Selama 30 Hari. Mungkin sebagian dari kamu tidak akan percaya bahwa di belahan bumi ini ada negara yang selama 30 hari tanpa jeda disinari matahari. Maka itu, kami berikan bukti foto dari negara-negara tersebut yang diambil pas malam hari atau bahkan dini hari.
Untuk wilayah negara yang berada di lingkaran kutub utara, ketika malam tiba langit hanya akan berwarna jingga seperti senja. Hal tersebut dikarenakan ketika musim panas datang, belahan bumi utara akan menghadap ke matahari. Jadi kita tidak akan menemui malam selama itu. Sebaliknya, di lingkaran kutub selatan tidak akan disinari matahari ketika musim dingin datang.
Namun, oleh masyarakat sana fenomena alam yang sudah biasa mereka hadapi ini dijadikan sebuah festival yang bernama Midnight Sun Fun Run. Festival tersebut dimulai pada pukul 11 malam yang sebenarnya seperti jam 11 siang. Ini yang bener jam berapa sih ?
Nah untuk menjawab penasaran itu, kami bagikan foto-foto dari negara-negara tersebut :
Foto ini diambil di Finlandia tepat pukul 10 malam. 

Kalau ini tepat tengah malam di Norwegia

Mungkin kalau kita hidup di negara akan was-was setiap hari, karena takut kesiangan. Padahal ini baru pukul 00.01 dini hari.

Di negara ini, kamu tidak menjumpai malam hari, Fenomena ini bisa terjadi akibat kemiringan sumbu bumi yang berputar mengelilingi matahari.

Brilio.net - Kamu yang tinggal di daerah tropis tentunya harus bersyukur karena bisa merasakan siang dan malam secara bergantian. Mengapa harus bersyukur? Sebab hal tersebut tak berlaku di beberapa negara ini. Penduduk di sana bisa merasakan matahari terbit sepanjang hari, begitu juga sebaliknya tanpa sinar matahari sehingga terlihat malam terus selama 24 jam.
Negara tersebut adalah negara-negara yang terletak di kawasan kutub utara seperti di Norwegia dan Greenland. Mulai tanggal 20 April hingga 23 Agustus, matahari tidak akan pernah tenggelam sehingga keadaanya menjadi siang terus tanpa malam. Mengapa bisa begitu?
Fenomena ini bisa terjadi akibat kemiringan sumbu bumi yang berputar mengelilingi matahari. Akibatnya belahan bumi sebelah utara menjadi cenderung ke arah matahari sehingga matahari akan terus bersinar selama 24 jam nonstop. Begitu juga sebaliknya di belahan bumi bagian selatan justru matahari tenggelam 24 jam.
Fenomena ini tentunya sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari penduduk di sana. Sebagai contoh bagaimana mereka bisa tidur selama matahari masih terang benderang? Untung saja karena sudah berangsur lama, mereka jadi mudah terbiasa dengan berpatokan pada jam. Begitu juga untuk waktu beribadah dan kerja, semua mengikuti jam yang telah diatur masing-masing untuk memudahkan agar tidak bingung.
(brl/pep)

Untuk kamu yang suka traveling dengan budget tipis, Taman Nasional Denali di Alaska patut untuk kamu kunjungi. Pasalnya, kamu tidak perlu api unggun karena dinginnya malam.
Penampakan senja yang muncul dini hari di Raykjavik, Islandia.

Masyarakat kawasan utara yang sedang merayakan festival matahari tengah malam dengan gembira.

Bahkan banyak masyarakat di sana yang memilih camping untuk menikmati matahari sepanjang hari.

Namun, ribuan tahu lalu kedatangan matahari sepanjang waktu hingga dini hari selalu identik dengan upacara keagamaan.

Bagaimana, sudah ada minat untuk traveling ke salah satu tempat tersebut ? Saran kami jangan lupa bawa sunblock. 

Tidak ada komentar: