Sabtu, 11 Juni 2016

Arema tetap di puncak klasemen pekan ke-6 TSC, PSM Vs Arema skor 1-0, Racikan Maut Robert Rene Alberts belum mampu tahan Laju Arema

PSM Makassar vs Arema Cronus berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu. Gol tunggal kemenangan Singo Edan dicetak oleh Sunarto di menit ke 85. Dengan tambahan 3 poin membuat Arema masih berada di puncak klasemen dengan raihan 13 poin. Sementara kekalahan membuat PSM berada di posisi ke 13 dengan koleksi 7 poin.

Update Sabtu, 12 Juni 2016
#
Tim
MN
M
S
K
MG
KG
SG
P
3
Posizione precedente: 1
Arema
6
4
1
1
10
3
+7
13
1
Posizione precedente: 4
Mitra Kukar
6
3
3
0
10
5
+5
12
2
Posizione precedente: 5
Persija
6
3
2
1
5
3
+2
11
4
Posizione precedente: 2
Sriwijaya
5
2
3
0
7
1
+6
9
5
Posizione precedente: 3
Semen Padang
5
3
0
2
9
4
+5
9
6
Persipura
5
2
2
1
3
3
+0
8
7
Bhayangkara Su…
6
2
2
2
7
7
+0
8
8
Madura United
5
2
2
1
4
7
-3
8
9
Barito Putera
5
2
1
2
6
5
+1
7
10
PSM
6
2
1
3
5
1
-1
7
11
Persib
6
1
4
1
5
6
-1
7
12
Posizione precedente: 12
Perseru Serui
5
1
3
1
2
2
+0
6
13
Posizione precedente: 11
Pusamania Borneo
6
1
3
2
6
7
-1
6
14
Persiba Balikpapan
5
1
2
2
4
5
-1
5
15
Bali United
5
1
2
2
4
7
-3
5
16
Gresik United
5
1
2
2
4
7
-3
5
17
PS TNI
6
0
3
3
3
8
-5
3
18
Persela
5
0
0
5
2
10
-8
0
Milomir Seslija menganggap lini tengah PSM Makassar sangat spesial

“Transisi permainan harus dilakukan secara bersama-sama, tidak boleh ada yang ketinggalan menyerang atau bertahan.”
Sementara itu, setelah sebelumnya menyarankan agar Cristian Gonzales istirahat, Milo akhirnya memasukkan nama Cristian Gonzales ke dalam daftar pemain yang dibawa ke Makassar kemarin.
“Cristian menunjukkan kerja keras dalam latihan, kakinya tidak berhenti mencetak gol ketika latihan. Saya pikir dia akan membuat suasana lini depan kembali bergairah. Dia pemain yang fantastis dan sangat membantu Arema. Tetapi apakah dia nanti main atau tidak? saya pikir lihat saja nanti, karena akan ada kejutan buat PSM,” beber Milo. (gk-48)
Berikut daftar pemain Arema ke Makassar:
Kurnia Meiga, I Made Wardana, Ahmat Farizi, Hamka Hamzah, Ryuji Utomo, Beny Wahyudi, Junda Irawan, Raphael Maitimo, Ferry Aman Saragih, Juan Revi, Srdjan Lopicic, Esteban Vizcarra, Ahmad Nufiandani, Arif Suyono, Gustavo Giron, Sunarto, Febri Hamzah, Cristian Gonzales.

Menanti Racikan Maut Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts akan memulai petualangan barunya di Indonesia melawan klub yang pernah ia bawa juara Indonesia, Arema.
Minggu (12/6/2016) nanti, PSM Makassar akan kedatangan Arema Cronus, sang pemuncak klasemen ISC A sebelum pekan keenam digelar. Meski demikian, PSM tak akan gentar. Juku Eja, julukan PSM, dipastikan akan berjuang habis-habisan demi meraih poin maksimal. Apalagi kini mereka dilatih oleh Robert Rene Alberts, salah satu pelatih asing terbaik yang pernah berkarier di Indonesia.
"Saya senang bisa kembali ke lapangan lagi. Saya merasa ada utang yang belum diselesaikan di Makassar. Sungguh menyenangkan bisa kembali lagi ke Indonesia," kata pelatih anyar PSM asal Belanda tersebut. Menariknya, petualangan terbaru Alberts di Indonesia akan dimulai ketika menghadapi Arema Cronus, tim yang pernah membuat namanya begitu tenar di kancah sepakbola Indonesia.
Setelah dua hari memimpin latihan PSM, Alberts menyadari bahwa timnya masih banyak memiliki kekurangan. Organisasi permainan PSM masih kurang rapi, pemain-pemain sering salah posisi, dan lini depan, terutama Ferdinand Sinaga, sering kebingugan dalam mengambil keputusan. Dengan pendekatan seperti itu, PSM, sebelum pekan keenam digelar, berada di posisi kesepuluh, memperoleh tujuh angka, dan hanya mampu mencetak lima gol sementara kebobolan lima gol. Dari lima gol tersebut hanya dua gol yang dicetak oleh para penyerang PSM. Tentu saja, jika ingin menang saat melawan Arema yang terkenal dengan organisasi permainannya yang bagus, terutama di lini depan, Juku Eja harus mampu memperbaiki performanya.

"Saya suka Robert Alberts. Dia pelatih tegas, berani menegur. Saya suka diarahkan," kata Ferdinand Sinaga yang langsung mendapatkan kritik dari Alberts.
Dalam pertandingan nanti, Alberts menyadari bahwa kekuatan Arema berada di lini tengah mereka. Kreativitas Esteban Viscarra dan Srdjan Lopicic harus mampu diminimalisir. Selain itu, PSM juga harus mampu meredam gelandang petarung Arema, F. Aman Saragih dan Raphael Maitimo. Dan jika tiga gelandang andalan PSM, Rasyid Bakri, Rizky Pellu, dan Syamsul Chaeruddin mampu tampil dalam performa terbaiknya, duel di lini tengah akan berjalan sengit. Siapa yang akan memenangi lini tengah akan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.
Selain itu, Sumardi dkk. di lini belakang PSM juga harus mewaspadai para penyerang Arema, terutama Gustavo Marulanda. Sejauh ini, penyerang asal Australia tersebut sudah mencetak dua gol.
Arema sendiri hampir dipastikan tak diperkuat sebagian besar pemain bintangnya. Cristian Gonzales, Ahmad Bustomi, Kurnia Meiga, Dendi Santoso, dan Goran Ganchev masih menjalani pemulihan. Sedangkan Hendro Siswanto, gelandang petarung Arema, terkena sanksi larangan bermain.
Meski demikian, Milomir Seslija, pelatih Arema, berjanji bahwa Arema akan tetap tampil garang dengan mengandalkan beberapa pemain mudanya. Ryuji Utomo dan Ahmad Nufiandani disiapkan. Selain itu, Milomir juga menyiapkan taktik baru yang kemungkinan besar mengarah ke permainan cepat.

Jika PSM mampu memenangkan pertandingan, mengingat jarak yang begitu rapat, anak asuh Rene Alberts tersebut mempunyai peluang untuk merangsek ke papan atas. Tetapi, Arema tentu saja tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Mereka dipastikan mengincar kemenangan keempat mereka di ISC A pada akhir pekan nanti.
Yang pasti, duel seru akan terjadi di Mattoangin, Makassar.
Pertandingan tersebut menjadi nostalgia tersendiri buat Robert, karena tahun 2010 lalu berhasil membawa Arema keluar sebagai juara Liga Indonesia. Nakhoda baru PSM tersebut mempersiapkan skuatnya sebaik mungkin untuk meredam penampilan Arema. Apalagi status tim pemuncak klasemen sementara membuat tim kepelatihan memberikan kewaspadaan tinggi terhadap skuat asuhan Milomir Seslija.''Saya menghargai Arema karena punya pelatih dan pemain yang bagus,” kata dia saat dikonfirmasi.Newswire Jum'at, 10/06/2016 17:33 WIB
Pertandingan kedua kesebelasan ini akan berlangsung 
pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2016 tepatnya pukul 19.30 WIB.Prediksi PSM Vs Arema: 18 Pemain Arema Sudah Tiba di Makassar
Pemain Arema Cronus
Antara/Ari Bowo Sucipto
Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 18 pemain Arema Cronus sudah tiba Makassar untuk menghadapi tuan rumah PSM dalam laga Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, 12 Juni 2016.

Pelatih Kepala Arema Cronus, Milomir Seslija di Makassar, Jumat, mengatakan 18 pemain itu masing-masing Kurnia Meiga, I Made Wardhana, Alfarizi, Hamka Hamzah, Ryuji Utomo, Beny Wahyudi, Junda Irawan, Serdan Lovicic, Rafael Maitimo, serta Esteban Viscarra.

"Selanjutnya Ahmad Nurfiandani, Arif Suyono, Ferry Aman Saragih, Juan Revi, Gustavo Giron, Sunarto, Febri Hamzah serta Christian Conzales," jelasnya.

Mengenai peluang timnya merebut poin di Makassar, dirinya mengakui bukan hal yang mudah. Apalagi PSM Makassar baru saja kedatangan pelatih baru yang tentu akan semakin mengangkat motivasi setiap pemain pada pertandingan nanti.

Status sebagai tuan rumah juga tentunya menjadi keuntungan. Sebab akan mendapatkan dukungan penuh dari para suporter fanatiknya sejak awal hingga berakhirnya pertandingan.

Media Officer PSM Ramli Manong, menjelaskan meski baru tiba hari ini namun tim asal Jawa Timur itu langsung melakukan latihan di Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, sore ini.

"Iya, tim Arema meminta menggunakan Lapangan Karebosi untuk latihan sore ini. Untuk PSM sendiri tetap sesuai jadwal awal yakni melakukan latihan pada malam hari," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala PSM, Robert Rene Albert, memilih menggelar latihan malam untuk adaptasi jadwal termasuk saat menghadapi Arema Cronus dalam lanjutan kompetisi TSC 2016.

"Kita lakukan latihan malam untuk membiasakan pemain bertandingan selama bulan ramadhan. Kami juga terus mengasah koordinasi antar pemain dna tentu adaptasi bermain malam,"ujarnya.

Selama bulan ramadhan ini, tim pelatih juga terlihat tidak melakukan pengurangan porsi latihan. Itu terlihat pada latihan awal pasca libur puasa di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging yang dilakukan cukup lama yakni mulai pukul 21.00 hingga 23.30 Wita.

Keputusan memberlakukan latihan secara normal juga tentu saja sebagai upaya untuk lebih memaksimalkan persiapan. Apalagi tim Juku Eja akan menghadapii lawan kuat yakni Arema Cronus di Makassar.

"Saya akan terus memaksimalkan waktu tersisa untuk meningkatkan kualitas tim. Kita tentu menghormati Arema (sebagai salah satu tim besar) namun kita siap menghadapinya," katanya.

Tidak ada komentar: