Minggu, 12 Juni 2016

Uniknya Waktu di Rusia, di Tengah Malam ada Matahari!


Uniknya Waktu di Rusia, di Tengah Malam ada Matahari!Waktu di Rusia selalu berubah, khususnya pada saat waktu sholat, yang setiap harinya bergeser 2-3 menit, ini saat Musim Gugur. Foto: Syaripudin Zuhri Soal waktu, mengapa waktu dipersoalkan? Seperti tidak ada pekerjaan saja. Begitu begitu kawan, kalau di Indonesia, di negara yang kita cintai bersama, waktu berjalan seperti monoton, begitu-begitu saja atau bias-biasa saja. Patokannya adalah matahari, yang terbit pagi hari, dan terbenam di sore hari. Walau itupun masih bisa dipertanyakan. Apakah datangnya malam karena matahari tenggelam atau karena matahari tenggelam tibalah malam? Begitu juga sebaliknya, apakah datangnya siang karena matahari terbit atau matahari yang terbit, maka datanglah siang? Seperti telur dengan ayam, mana yang lebih dahulu? Walau soal telur dengan ayam ada yang mengatakan telur dulu, baru ayam. Namun ada yang berkata sebaliknya, ayam dulu baru telur. Dengan dalih Tuhan menciptakan sepasang ayam, jantan dan betina, bukan sepasang telur! Tapi dibantah lagi, dimana anda tahu? Itukan bisa-bisanya anda saja. Wah bisa panjang ceritanya kalau diteruskan, kembali ke soal waktu. Dalam tiori di Rusia dan di belahan dunia bagian Utara saat ini harusnya sudah musim semi, dan pada Minggu terakhir biasanya pergantian waktu dan itu sudah disetting di seluruh dunia, lihat saja di komputer anda, pada Minggu terakhir bulan Maret yang semula tertulis , misalnya pukul 10.00, maka berganti menjadi pukul 11.00, jam waktunya di majukan. Jadi yang semula beda waktu, misalnya antara Moskow dan Jakarta di Musim Dingin beda 4 jam, sekarang seharusnya menjadi beda 3 jam saja, tapi itu tidak terjadi di Rusia, di Negara lain hal tersebut terjadi, artinya ada perubahan waktu. Nah di sini persoalannya. Mengapa? Karena soal perbedaan waktu ternyata bukan soal ansih waktu itu sendiri, tapi ada keputusan pemerintah di dalamnya. Nah untuk soal geser menggeser waktu, di Rusia jagonya, karena Rusia melakukan hal yang berbeda di setiap musimnya. Coba mari kita lihat sama-sama. Pertama, Rusia pernah menggeser waktu sama dengan negara-negara lain, di belahan bumi Utara, artinya setiap Minggu terakhir menjelang Musim Dingin, di Musim Gugur, waktu dirubah, waktu dimundurkan. Jadi waktu yang semula pukul 10.00 menjadi pukul 09.00, itu artinya beda waktu Moskow Jakarta menjadi 4 jam. Pada saat menjelang Musim Panas, di Musim Semi, pada minggu terakhir bulan Maret digeser lagi, atau dimajukan 1 jam. Kedua, Rusia pernah pula tidak menggeser waktu, tidak dimajukan pada menjelang Musim Dingin, dan tidak pula dimundurkan pada menjelang Musim Panas. Jadi tidak mengikuti dunia internasional secara umum, Rusia beda sendiri. Ketiga, Rusia pun pernah hanya menggeser waktu menjelang Musim Dingin saja, waktu dimundurkan, yang semula pukul 10.00 WM, menjadi pukul 09.00 WM. Itu artinya beda waktu Moskow Jakarta yang semula 3 jam, menjadi beda 4 jam. Namun di bulan Maret pada Minggu terakhir yang seharusnya waktu di majukan, dari jam 10.00 WM menjadi jam 11.00 WM, kini tak dilakukan oleh Rusia, sehingga masyarakat menjadi bingung karenanya. Mengapa? Karena pada komputer sudah disetting secara otomatis, pada pergantian waktu tersebut, maka ketika Rusia tidak merubah waktu tersebut, terjadilah perbedaan waktu dengan yang ada di komputer dan settingan waktu adzan di HP atau di tab, karena semuanya sudah berubah mundur, tapi waktu di Rusia tidak ikut mundur atau dirubah, maka yang terjadi selisih 1 jam dengan waktu yang ada di komputer, yang seharusnya sama dengan waktu yang di komputer, sedangkan beda waktu Moskow Jakarta tetap, 4 jam, seharusnya pada musim semi menjelang musim panas beda waktu Moskow Jakarta 3 jam, bingung bukan? Tapi itulah Rusia, Rusia kalau lagi “ngadat” dengan Eropa atau Amerika Serikat, jadilah perlawanan, Rusia tidak ikut perubahan waktu secara internasional. Dengan demikian pihak internasional yang harus menyesuaikan dengan waktu dengan Rusia. Oya, jangan lupa di Rusia dari ujung Barat sampai ujung Timur, punya beda waktu sampai 11 jam! Waktu di Musim paanas, apa lagi di puncak Musim Panas manti, saat bulan Juni, tepatnya tanggal 22/23 Juni, malam begitu singkat. Malam hanya sekitar kurang lebih 4-5 jam saja. Magrib kurang lebih pukul 22.00 dan Subuh kurang lebih pukul 02.00. Di Rusia setiap hari waktu bergeser 2-3 menit maju di Musim Panas dan 2-3 menit mundur di Musim Dingin. Makanya bagi Ummat Islam, waktu sholatnya mengikuti jam, tidak melihat Matahari, karena kalau mengandalkan Matahari seperti di Indonesia bisa keliru total! Mengapa? Karena di musim panas, Matahari seperti tidak mau tenggelam, sudah jam 21.00 Matahari masih terlihat alias belum tenggelam! Bahkan di St Peterburg, di ujung Utara Rusia, pada puncak musim panas, pada 22/23 Juni tersebut, di tengah malam ada Matahari! Itu yang disebut " White Night", Malam Putih, orang Rusia menyebut" Bilii Noci", maka jangan heran di tengah malam ada banyak festival dilakukan! Ada marathon di tengah malam. Dan turispun berbondong-bondong ke St Perterburg pada bulan tersebut! Anda penasaran dan ingin membuktikan? Silahkan datang ke St Perterburg pada puncak musim panas tersebut di bulan Juni mendatang. Itulah uniknya waktu di Moskow, di Rusia.


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/virays/uniknya-waktu-di-rusia-di-tengah-malam-ada-matahari_553109056ea83438568b4567

Tidak ada komentar: