Senin, 25 Juli 2016

Survei, Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Turun

Minggu, 24 Juli 2016 | 16:56 WIB Survei, Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Turun
Presiden Joko Widodo, berjalan bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), usai pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, 29 Januari 2015. Jokowi dan Prabowo, bertemu dalam rangka silahturahim dan membicarakan masalah terkini bangsa. ANTARA/Widodo S. Jusuf
TEMPO.CO, Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil surveinya yang menyatakan elektabilitas Presiden Joko Widodo meningkat mencapai 32,4 persen per Juni 2016. Angka ini naik dari sebelumnya 31,1 persen pada Maret lalu. Selanjutnya, menyusul di peringkat kedua Prabowo Subianto dengan elektabilitas 9,4 persen, turun dari sebelumnya 12,8 persen.

"Nama-nama lain di bawah tiga persen," ujar Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas, sesi paparan survei bertajuk 'Kinerja Pemerintah Dua tahun Pilpres' di Kantor SMRC, Menteng, Jakarta, Ahad, 24 Juli 2016.

Sirojudin berujar tren dukungan untuk Jokowi terus meningkat dalam kurun waktu setahun belakangan. "Sebaliknya Prabowo menurun," ucapnya.

Sebanyak 67 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja Jokowi yang dinilai semakin membaik dan produktif hingga pertengahun tahun ini. "Pada kelompok yang tidak puas kinerja Jokowi, dukungan terhadap Prabowo lebih tinggi dibanding kepada Jokowi," kata Sirojudin.
Terdapat dua bidang yang dinilai paling menunjukan perkembangan dan memuaskan yaitu pembangunan infrastruktur sebesar 71 persen dan pelayanan kesehatan yang terjangkau sebesar 61 persen. "Bidang lain kepuasannya di bawah 50 persen," ujar dia.

Meski demikian, Sirojudin menuturkan lebih banyak masyarakat yang menyatakan kinerja pemerintah Jokowi tidak menunjukan perubahan signifikan dalam program pemerataan kesejahteraan dan memberantas korupsi.

Survei ini digelar SRMC pada 22-28 Juni 2016 mencakup 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka terhadap 1.027 responden yang memiliki hak pilih. Sementara itu, margin of error rata-rata survei ini adalah 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut ini adalah elektabilitas 10 besar tokoh menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 menurut survei SMRC:
1. Joko Widodo (32,4 persen)
2. Prabowo Subianto (9,4 persen)
3. Susilo Bambang Yudhoyono (2,6 persen)
4. Hary Tanoesudibjo (1,9 persen)
5. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (1,4 persen)
6. Tri Rismaharini ( 0,6 persen)
7. Megawati Soekarnoputri (0,5 persen)
8. Ridwan Kamil (0,4 persen)
9. Surya Paloh (0,3 persen)
10. Maemun Zubair ( 0,3 persen)
11. Lainnya (1,9 persen)
GHOIDA RAHMAH

Tidak ada komentar: