Minggu, 07 Agustus 2016

Jangan sepelekan masuk angin! 10 Cara Bagaimana Mengusirnya


MASUK ANGIN : PENYAKIT KHAS MASYARAKAT INDONESIA

Masuk angin? Siapa yang tak kenal keluhan satu ini. Istilah masuk angin sangat populer di Indonesia sebagai suatu ‘penyakit’ yang sering di derita masyarakatnya. Sebenarnya apa sih masuk angin itu? Mengapa masyarakat pada umumnya menyebut keluhan ini sebagai ‘masuk angin’? Bagaimana seseorang bisa menderita masuk angin? Apa benar ‘kerokan’ adalah cara yang tepat untuk mengatasi ‘penyakit’ satu ini? Untuk memuaskan rasa penasaran Anda, yuk kita telaah satu per satu bahasan tersebut.
Masuk angin adalah suatu keluhan dimana penderitanya mengalami gejala seperti kedinginan, perut kembung, pegal-pegal otot dan sendi, buang gas terus menerus, hingga flu / batuk-pilek. Kita sering mendengar seseorang yang memakai jaket yang tebal saat berkendara motor berkata  “Supaya enggak masuk angin.." dan dia mungkin beranggapan bahwa ‘angin’ tersebut dapat masuk lewat pori-pori tubuh kita, dan dengan mekanisme "entah bagaimana" dapat menimbulkan keluhan-keluhan tidak enak seperti yang telah disebutkan di atas.
Namun sebenarnya, dalam istilah kedokteran, TIDAK ADA istilah "masuk angin". Hanya orang Indonesia saja yang sering menderita masuk angin sedangkan orang asing tidak pernah atau sangat jarang mengalaminya.  Dalam bahasa inggris sangat sulit menerjemahkan istilah ‘masuk angin’. Istilah masuk angin ini paling tepat diterjemahkan menjadi catching cold. Orang asing baru mengerti setelah mendengar kata catching cold ini. Berbagai keluhan yang disebutkan diatas memang dapat ditimbulkan oleh cuaca dingin (yang mungkin saja banyak anginnya) namun tidak seperti yang telah dipikirkan oleh banyak orang awam (masuk angin).
Bagaimana mekanisme terjadinya masuk angin? Cuaca yang dingin dapat menimbulkan mekanisme vasokonstriksi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah kita, hal ini merupakan mekanisme untuk menghambat pengeluaran kalor berlebihan dari tubuh, sehingga tidak terjadi hipotermia . Nah..vasokonstriksi (penyempitan) pembuluh darah ini dapat mengakibatkan peredaran darah di tubuh kita kurang lancar, sehingga hasil metabolism terhambat dan asam laktat terakumulasi pada otot-otot kita, akibatnya pegal-pegal dan seluruh tubuh kita tidak enak.

Selain itu, cuaca yang dingin juga mengakibatkan perlambatan gerak peristaltik saluran cerna kita sehingga gas yang ada di saluran cerna kita tertampung dan dapat mengakibatkan kembung, perut terasa penuh, serta aerophagi (makan angin). Parahnya lagi, cuaca yang dingin, dapat mengakibatkan rambut-rambut sel di saluran pernafasan kita lambat untuk bergerak. Padahal fungsi pergerakan tersebut adalah untuk mengeluarkan lendir dan bakteri serta virus. Akibat dari gangguan fungsi rambut-rambut di saluran nafas ini, kita akan mudah terkena infeksi saluran nafas atas, seperti: batuk, pilek, dan influenza.
Kalau sudah masuk angin, hal yang paling populer dilakukan oleh masyarakat kita untuk meredakannya adalah dengan cara ‘kerokan’. Siapa yang tak kenal istilah ini. Namun, ternyata kerokan bukan merupakan pilihan pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan masuk angin. Karena kerokan sebenarnya untuk memecahkan kapiler-kapiler darah, sehingga terasa enak karena pembuluh darah kembali melebar. Namun, tahukah Anda, mengapa orang yang kebiasaan dipijet dan dikerok menjadi kecanduan? Hal itu dikarenakan tubuh kita akan mengeluarkan zat endorphin, sejenis morfin namun diproduksi di jaringan endogen (dihasilkan tubuh), sebagai mekanisme pertahanan terhadap rasa nyeri dan hal ini dirasakan sebagai perasaan ‘nyaman’ oleh penderita sehingga kecanduan. Cara yg merusak kapilari dan jaringan sekitar ini tentu akan menyisakan kerusakan yg bisa saja dianggap tubuh sebagai produk yg perlu ditimbun dengan  bahan-bahan perbaikan yang akirnya terdeteksi sebagai pertumbuhan jaringan tidak pada tempatnya oleh tubuh.
Selain kerokan, biasanya seorang penderita masuk angin akan mengkonsumsi ‘jamu-jamuan’ yang biasa diiklankan di layar kaca untuk mengusir rasa tak nyaman akibat masuk angin. Tapi, kebanyakan jamu penghilang rasa pegal banyak yang mengandung steroid dan obat penghilang sakit non steroid (NSAID) yang justru dapat mengakibatkan banyak komplikasi lain seperti tukak lambung dan ginjal. Jadi, hati-hati ya..Jadi, obat seperti apa yang lebih efektif dan aman untuk menghilangkan masuk angin? Saya akan posting beberapa alternatif pengobatan masuk angin yang ampuh di artikel selanjutnya, selamat membaca ^_^
(berbagai sumber)
  
10 Cara Mengatasi Masuk Angin
Masuk angin adalah salah satu penyakit yang sering menghampiri banyak orang.  Ada banyak faktor penyebab masuk angin, mulai dari pengaruh cuaca, menurunnya kondisi tubuh, hingga virus yang menyebar.  Yang jelas, jika penyakit masuk angin tidak ditangani dengan tepat, hal ini bisa mengakibatkan penyakit berlangsung lebih lama dan aktivitas kerja terganggu.
Dalam artikel kali ini, Top10Indo akan berbagai berbagai tips dan cara ampuh mengatasi masuk angin; mulai dari tahap pencegahan hingga pengobatan.  Satu poin lagi yang penting, anda harus selalu tidur cukup dan makan-makanan bergizi.
10.  Saat bepergian malam
Salah satu penyebab utama masuk angin adalah bepergian di waktu malam.  Angin malam sangat dingin dan mengandung banyak kandungan zat asam arang (karbondioksida) yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.  Belum lagi udara malam yang dingin yang membawa pengaruh buruk bagi tubuh.  Oleh karena itu, sebaiknya anda menghindari keluyuran di malam hari.
Jika anda harus menempuh perjalanan di malam hari, terutama di atas motor, pastikan untuk mengenakan jaket yang tebal.  Bungkus rapat kepala anda dengan helm, kenakan sepatu, dan bila perlu pakai masker untuk mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh.
9.  Vitamin C
Konsumsi vitamin C memiliki khasiat yang sangat bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh.  Tahap awal masuk angin biasanya ditandai dengan perut kembung dan sakit di bagian langit-langit mulut saat menelan.  Ketika anda menyadari tahap-tahap awal masuk angin tersebut, segeralah konsumsi banyak vitamin C, baik yang dijual di apotek atau yang berbentuk alami. Vitamin C bisa didapatkan melalui berbagai bahan makanan, terutama jeruk dan cabai.  Vitamin C alamai ini jauh lebih baik daripada jenis buatan yang bisa didapatkan di apotek.  Anda bisa juga minum-minuman yang dijual secara botolan sebagai  penambah vitamin C.
8.  Sup Ayam
Selain enak dan menghangatkan tubuh, sup ayam juga memiliki khasiat ampuh untuk menangkal masuk angin atau bahkan menyembuhkannya.  Biasanya saat masuk angin atau demam, lidah akan terasa pahit sehingga susah untuk menelan makanan berat seperti nasi atau roti.  Oleh karena itu, sup ayam dan sayuran bisa menjadi alternatif makanan yang menyehatkan. Agar efek menghangatkan tubuhnya lebih terasa, cobalah untuk menambahkan sedikit merica dan lada ke dalam sup ayam tersebut.  Setelah perut anda kenyang, tidur pun akan lebih mudah, dan akibatnya penyakit-penyakit akan lebih mudah disembuhkan.
7.  Kerokan
Kerokan adalah cara tradisional orang Indonesia untuk mengatasi masuk angin.  Metode ini biasanya dilakukan dengan menggosok bagian punggung dengan balsem atau minyak kayu putih, lalu "mengeroknya" dengan koin.  Proses ini dilakukan sampai seluruh bagian punggung meninggalkan bekas warna kemerahan atau keungun-unguan.Secara ilmiah, kerokan bisa menyembuhkan masuk angin karena saat dikerok tubuh kita akan menghasilkan zat alami Thiamin  yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit.  Biasanya, kerokan dilakukan di  periode awal masuk angin untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih parah.
6.  Jangan terlalu sering jajan es
Biasanya ini nasihat yang sering diberikan oleh orang tua kita saat masih anak-anak.  Memang, terlalu banyak mengonsumsi es bisa menimbulkan masuk angin, terutama pada periode pergantian cuaca.  Saat cuaca panas terik, minum es memang bisa menghilangkan dahaga secara instan, namun sebaiknya jangan dilakukan secara berlebihan.Selain itu, es yang dijual di warung-warung, terutama di pedagang kaki lima biasanya kurang higienis.  Banyak yang terbuat dari air mentah, ada yang gelas tempat esnya tidak dicuci bersih, dan sebagainya.  Oleh karena itu, lebih disarankan untuk mengonsumsi es yang dibuat sendiri.
5.  Air Jahe
Jahe adalah salah satu bahan makanan paling ampuh yang bisa mengusir masuk angin.  Biasanya, jahe ditumbuk, direbus, dan kemudian airnya diminum.  Selain enak untuk dikonsumsi, jahe memiliki khasiat yang luar biasa untuk membuat tubuh menjadi hangat seketika.  Biasanya jahe dikonsumsi di negara-negara dingin, terutama oleh mereka yang menghindari alkohol. Untuk mengurangi rasa pedas dari jahe dan membuatnya lebih enak, anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis.  Lebih nikmat lagi apabila air jahe tersebut diberi tambahan gula batu dan dikonsumsi bersama pisang rebus yang hangat.
4.  Konsumsi bawang putih
Bawang putih memiliki banyak khasiat yang sangat berguna untuk tubuh.  Selain berfungsi ampuh untuk mengatasi sakit gigi, bawang putih juga bermanfaat untuk menanggulangi masuk angin.  Anda bisa mengonsumsi bawang putih dengan mencampurkannya ke dalam makanan, atau lebih baik lagi jika menggerusnya, memberi sedikit garam, dan memakannya mentah-mentah. Sup bawang biasanya juga menjadi alternatif untuk mengobati masuk angin.  Kandungan zat allicin di dalam bawang putih cukup tinggi, dan zat ini memiliki fungsi sebagai antibiotik alami yang menghambat pertumbuhan bakteri dan virus di dalam tubuh.
3.  Rebusan air daun pepaya
Obat ini sebenarnya sangat manjur untuk mengatasi masuk angin, namun banyak dihindari karena rasanya yang pahit dan kurang enak.  Kandungan antibiotik alami dalam daun pepaya juga setinggi bawang putih dan bisa dengan cepat dan mudah mengatasi penyakit masuk angin.  Jika anda tidak tahan, bisa juga dikonsumsi dalam bentuk tumis daun pepaya, walaupun tidak semanjur dalam bentuk air rebusan. Cara mengonsumsinya cukup mudah.  Ambil 4 hingga 5 lembar daun pepaya, cuci hingga bersih, kemudian rebus dalam kurang lebih satu liter air.  Rebus hingga air yang tertinggal hanya setengahnya, kemudian minumlah air rebusan tersebut.
2.  Madu dan teh lemon
Campuran ini mungkin bisa dibilang sebagai obat alami masuk angin yang paling enak dikonsumsi.  Madu dipercaya mempunyai kandungan gizi yang bisa mempercepat proses regenerasi dan peremajaan sel-sel tubuh.  Teh memiliki kandungan anti oksidan yang cukup tinggi, yang bisa membuat tubuh rileks dan bermanfaat membunuh zat-zat dan bakteri asing.  Sementara di dalam lemon terdapat kandungan vitamin C yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.  Jika anda mengalami masuk angin atau merasakan tanda-tanda akan masuk angin, jangan ragu untuk membuat campuran teh lemon dan madu.  Konsumsilah sebelum tidur untuk efek yang lebih maksimal.
1.  Berkumur-kumur
Di Jepang, para orang tua selalu mewajibkan anak-anaknya yang masih kecil untuk langsung berkumur-kumur setelah pulang dari aktivitas bermain atau sekolah.  Memang, berkumur-kumur memiliki fungsi yang cukup manjur untuk mengatasi masuk angin, karena bakteri-bakteri yang berkumpul di sekitar mulut dan kerongkongan akan terbilas habis.
Untuk berkumur, akan lebih manjur apabila dilakukan dengan air hangat yang dicampur sesendok teh garam dan sedikit baking soda.  Lakukanlah ini secara rutin, dan jangan hanya berkumur di mulut, namun juga di kerongkongan.  
Nah, itu tadi berbagai cara mengatasi masuk angin dari kami.  Selamat mencoba!

Tidak ada komentar: