Rabu, 28 September 2016

Rencana Besar Arema, Mendatangkan Bintang Dunia di Kandang Singo Edan

Rencana Besar Arema, Mendatangkan Bintang Dunia di Kandang Singo Edan
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Iwan Budianto, CEO Arema Cronus (tengah).
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema berusia 29 tahun, tepat hari ini, Kamis (11/8/2016). Usia yang cukup dewasa bagi sebuah klub dalam menapaki perjalanan karir di dunia sepak bola Tanah Air dan internasional. Banyak rencana besar yang coba diwujudkan manajemen Arema Cronus dalam perjalanan ke depan. Pertandingan internasional dan niat mendatangkan pemain bintang kelas dunia sudah di depan mata.
Keinginan mendatangkan pemain bintang internasional akan mulai direalisasikan oleh Arema dalam waktu dekat. Rencana emas ini berkaitan erat dengan kondisi persepakbolaan Indonesia yang memulai tahapan baru dengan rencana penyelenggaraan kongres untuk memilih Ketua dan pejabat baru PSSI.
CEO Arema Cronus, Iwan Budianto menyatakan sudah saatnya Arema memiliki sosok pemain bintang dunia. "Kami perlu mendatangkan pemain marquee, Arema sudah waktunya punya bintang dunia, klub Indonesia sudah waktunya punya pemain bintang yang dikenal banyak orang di dunia," ujar IB, panggilan Iwan saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Rabu (10/8/2016).
Rencana mendatangkan bintang sepak bola dunia ini tidak terlepas dari misi besar klub yang ingin mengangkat sepak bola nasional di mata dunia. Harapannya kehadiran pemain bintang bisa memotivasi pertumbuhan kualitas sepak bola Indonesia dan semakin memperkuat perputaran perekonomian di industri sepak bola nasional.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo memaparkan rencana mendatangkan marquee player makin kuat ketika owner Arema Cronus, Nirwan Bakrie memiliki modal besar untuk menumbuhkan kepercayaan diri klub-klub lokal Indonesia.
"Owner menunjukkan fotonya saat menyaksikan final Piala Eropa di Paris, saat itu beliau menonton bola dengan mengenakan jersey Arema. Beliau bilang, dari pada mengenakan jersey klub luar negeri, justru bangga dengan klub lokal sendiri dan itu yang ia tanamkan di klub Arema," kata Ruddy, Rabu (10/8/2016).
Dari situ, owner Arema Cronus menegaskan dan meminta manajemen untuk mendatangkan pemain bintang level dunia. "Pemain bintang dunia tidak harus pemain yang tengah bersinar sekarang. Keberadaan Roger Milla dan Mario Kempes dari Argentina misalnya, itu sangat bagus, Indonesia perlu dan bisa mendatangkan lagi pemain dunia, tidak apa-apa, pemain yang kini mulai ditinggal klub-klub besar Eropa," papar Ruddy.

Kehadiran pemain bintang, meskipun pemain itu merupakan pemain senior diyakini bisa menghidupkan gairah industri sepak bola nasional. Dengan pemain bintang itu turun bertanding di pertandingan, diharapkan juga menyedot kehadiran penonton. Sisi bisnis ikutan di sekitar industri sepak bola juga bakal ikut terdongkrak. Di sisi teknis dalam tim, kehadiran pemain bintang tentunya memberi kekuatan berlebih untuk bisa merebut kemenangan di tiap laga.
Rencana mendatangkan pemain marquee jadi program jangka pendek Arema. Owner Arema Cronus siap menggelontorkan modal tambahan untuk bisa menarik pemain berkelas masuk dalam line up Singo Edan secepatnya.
"Tapi perburuan pemain marquee ini juga perlu disesuaikan dengan tim, secara teknis akan kembali kepada pelatih," tambah Ruddy.
Lebih lanjut pengelola Arema itu menyebut kemungkinan besar dalam waktu dekat pemain marquee yang didatangkan merupakan pemain yang lebih berperan dalam peningkatan kualitas tim.
"Pelatih (Milomir Seslija) dalam waktu dekat ini lebih memilih mendapatkan pemain yang mendukung secara teknis dari pada pemain yang terlalu terkenal, kami sudah cari-cari, nanti tinggal tunggu perkembangannya," tambahnya.
Singo Edan sejauh ini terus berbenah menjadi klub profesional yang modern. Beberapa perangkat penunjang untuk mengubah klub kelahiran 11 Agustus 1987 itu menjadi klub kekinian sudah mulai dirintis dengan penyediaan beberapa fasilitas modern.
Penggunaan papan e-board di tepi lapangan misalnya, saat ini Arema menjadi pionernya. Manajemen Arema juga mulai mengembangkan aplikasi khusus Arema bagi Aremania yang aktif berselancar di dunia data telepon pintar.

Tidak ada komentar: