Kamis, 27 Oktober 2016

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Rabu, 26 Oktober 2016 | 19:56

Pemenang ke-3 Puteri Indonesia 2016, Ariska Putri Pertiwi, dinobatkan sebagai Miss Grand International 2016 di kontes Miss Grand International 2016 yang digelar di Las Vegas, Amerika  Serikat, Selasa (25/10).

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Pemenang ke-3 Puteri Indonesia 2016, Ariska Putri Pertiwi, dinobatkan sebagai Miss Grand International 2016 di kontes Miss Grand International 2016 yang digelar di Las Vegas, Amerika  Serikat, Selasa (25/10).

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Runner Up ke-3 Puteri Indonesia 2016 Ariska Putri Pertiwi mengenakan busana nasional asal Lampung bertema Royal Sigokh

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Runner Up ke-3 Puteri Indonesia 2016 Ariska Putri Pertiwi mengenakan busana nasional asal Lampung bertema Royal Sigokh

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Runner Up ke-3 Puteri Indonesia 2016 Ariska Putri Pertiwi mengenakan busana nasional asal Lampung bertema Royal Sigokh

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Runner Up ke-3 Puteri Indonesia 2016 Ariska Putri Pertiwi mengenakan busana nasional asal Lampung bertema Royal Sigokh

Ariska Sabet Mahkota di Ajang Miss Grand International 2016

Runner Up ke-3 Puteri Indonesia 2016 Ariska Putri Pertiwi mengenakan busana nasional asal Lampung bertema Royal SigokhPemenang ke-3 Puteri Indonesia 2016, Ariska Putri Pertiwi, dinobatkan sebagai Miss Grand International 2016 di kontes Miss Grand International 2016 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa (25/10). (Ist)
Jakarta–Pemenang ke-3 Puteri Indonesia 2016, Ariska Putri Pertiwi, berhasil menyabet kemenangan sebagai Miss Grand International 2016 dan juga the Best National Costume setelah mengalahkan peserta dari 76 negara. Ini adalah kemenangan pertama kalinya untuk Indonesia setelah mengikuti berbagai ajang kontes kecantikan internasional. Grand final Miss Grant International 2016 digelar di West Gate Las Vegas Resort & Casino, Amerika Serikat, Selasa (25/10), waktu setempat.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI), Putri K. Wardani sangat bangga atas prestasi yang diraih Ariska Putri Pertiwi. Ia berharap, prestasi Ika di tingkat internasional dapat diikuti oleh Puteri Indonesia lainnya. “Saya bahagia dan bangga karena pada akhirnya anak didik Yayasan Puteri Indonesia, 3RD Runner Up Puteri Indonesia, Ariska Putri Pertiwi mampu memenangkan salah satu lomba kecantikan dunia, Miss Grand International 2016. Hal ini tentu mengharumkan nama bangsa Indonesia karena Ika sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia dan memenangkan Best National Costume karya Dynand Fariz bertema Royal Sigokh dari Lampung, serta mengenaklan produk fashion dan kecantikan dari Indonesia,” kata Putri K. Wardani, dalam siaran pers yang diterima Investor Daily di Jakarta, Rabu (26/10).

Sebelumnya, Dynand Fariz saat jumpa pers jelang keberangkatan Ariska ke Las Vegas mengatakan optimis national costume bertema Royal Sigokh yang dirancangnya, dapat menyabet penghargaan Best National Costume. “Selera juri gak bisa ditebak. Kali ini, saya angkat busana yang terinspirasi dari busana kebayan (pengantin) Lampung yang mewah namun saya buat cukup simpel,” kata Dynand kepada Investor Daily.

Kemewahan tersebut tercipta dari desain dan penggunaan bahan lempengan kuningan. Desain berupa mahkota sigokh berukuran besar dengan lekuk sembilan atau tujuh sesuai jumlah marga di Lampung. Busana ini makin gemerlap dengan sentuhan kain tenun tapis benang emas. “Filosofinya adalah wanita Indonesia diharapkan bisa menjaga kehormatan mahkota budayanya,” jelas Dynand.

Sehari-hari, penampilan Ika pun selalu prima karena ditunjang gaun-gaun yang terbuat dari kain-kain tradisional rancangan desainer andalan Indonesia, seperti Anaz Khairunnas dan Intan Avantie. Begitu pula kecantikan Ika selalu dimaksimalkan dengan pulasan kosmetika kebanggaan Indonesia yaitu Mustika Ratu. “Semua upaya itu ternyata tidak sia-sia dan membuahkan hasil. Ika mampu tampil percaya diri dengan produk-produk andalan negeri kita. Mudah-mudahan ini merupakan titik awal diakuinya industri tradisional berbasis budaya kita di tingkat Internasional,” ungkap Putri K. Wardani.

Mahasisiwi Fakultas Kedokteran ini, bersaing dengan teman-teman finalis dari 76 negara dalam karantina Miss Grand International 2016 yang berlangsung sejak 8 Oktober 2016 dan berakhir pada malam Grand Final yang digelar pada 25 Oktober 2016. Sebagai wakil Indonesia, perempuan yang lahir di Lhokseumawe 13 Januari 1995 ini telah melakukan banyak persiapan. Salah satunya belajar merias wajah dan rambut sendiri, “Sejak awal terpilih menjadi 3rd runner up Puteri Indonesia, saya sudah melatih untuk melakukan persiapan yaitu dengan melakukan perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa, belajar merias wajah dan rambut sendiri yang langsung diajarkan oleh Tim Make Up Artist dari Moor’s Professional Make Up, saya juga juga membawa produk produk kecantikan yang telah disiapkan dari Mustika Ratu berupa Lipstik Moors, Footspray, dan Hand Cream Zaitun sebagai produk kebanggaan dan unggulan bangsa Indonesia ” ungkap Ariska.

Sebelum bertanding , Ariska juga mendapatkan banyak pembekalan di berbagai bidang seperti kelas Table Manner dari LPPMS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo), pembekalan tentang current issue, filosofi dan filsafat oleh Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Wardiman Djojonegoro.

Mardiana Makmun/MAR

Tidak ada komentar: