Sabtu, 08 Oktober 2016

Ini 5 Pujian Dunia untuk Jokowi di Bidang Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Sejak dilantik pada 20 Oktober 2014, berbagai upaya telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah lesunya ekonomi global. Selama dua tahun, pemerintahan Jokowi pun telah menoreh sejumlah prestasi khususnya di bidang ekonomi. Tak jarang, prestasi ini mendapat pujian dari dunia internasional. Berikut ulasannya seperti dirangkum 
1. Keberhasilan Tax Amnesty
Pujian keberhasilan Tax Amnesty ini didapat Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, saat melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam itu, Luhut mendapati program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dijalankan di Indonesia dinilai sukses, Pemerintah Amerika Serikat pun memujinya. "Saya ditanya di Stanford, kenapa Indonesia bisa jadi yang tersukses laksanakan tax amnesty di seluruh dunia," kata dia saat memperingati hari jadi pertambangan dan energi ke-71‎ di Kantor Kementerian‎ ESDM, Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2016.

Hingga 6 Oktober 2016, nilai komposisi harta berdasarkan Surat Pernyataan Harta (SPH) yang disampaikan lewat tax amnesty mencapai Rp 3.718 triliun. Komposisi itu terdiri dari deklarasi harta dalam negeri sebesar Rp 2.612 triliun, deklarasi luar negeri sebesar Rp 967 triliun, dan repatriasi sebesar Rp 139 triliun.Selain itu, jumlah SPH mencapai 389.984 wajib pajak. Adapun komposisi uang tebusan berdasarkan SPH sebesar Rp 91,2 triliun.
Pemerintah menargetkan perolehan dana tebusan bisa mencapai Rp 165 triliun pada Maret 2017.
2. Keberanian memangkas subsidi bahan bakar
Pujian lain yang didapat oleh pemerintahan Joko Widodo adalah keberaniannya dalam memangkas subsidi bahan bakar. Pujian tersebut diberikan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama saat Presiden Jokowi bertamu ke Gedung Putih di tahun 2015.
Obama memberikan apresiasi dan pujian kepada Pemerintah Indonesia. Menurutnya, memangkas subsidi BBM adalah langkah berani sebab masalah subsidi BBM terus membebani anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah. Dengan memangkas subsidi, pemerintah bisa mengalihkan dana tersebut untuk membangun infrastruktur.
3. Perbaikan kemudahan usaha untuk UKM
Director of Global Indicators Group Bank Dunia Augusto Lopez Claros memuji upaya serius pemerintah Indonesia memperbaiki kemudahan berusaha, terutama yang ditujukan untuk usaha kecil menengah.
Dalam siaran pers Bank Dunia, ia mengungkapkan selama ini upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia telah cukup tepat untuk dapat meningkatkan indeks kemudahan berbisnis.
4. Paket kebijakan ekonomi
Apresiasi lain yang didapat oleh pemerintah Jokowi adalah mengenai paket kebijakan ekonomi. Bank Dunia menilai bahwa kebijakan ini merupakan kunci bagi Indonesia untuk dapat keluar dari krisis ekonomi global sehingga tetap dapat mengalami pertumbuhan. Akibat paket kebijakan ekonomi ini, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonominya.
5. Reformasi kebijakan ekonomi
Baru-baru ini Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde juga memberikan pujian atas kebijakan ekonomi yang diambil Jokowi.
Reformasi kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya pengurangan subsidi BBM, dinilai telah memberikan ruang fiskal bagi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Lagarde menilai Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang tangguh. Hal ini karena ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di tengah perekonomian global yang tengah lesu.

Tidak ada komentar: