Rabu, 12 Oktober 2016

Kesan Presiden PKS Terhadap Kopi Buatan Prabowo dan Analogi Politik JK


"Sebelum kenal Bapak (Prabowo) agak ngeri-ngeri sedap. Tapi setelah kenal, saya pecinta kopi racikan Prabowo. Cuma walaupun saya sudah menunjukkan sebagai sahabat dekat beliau, tapi resep kopinya belum dikasihkan kepada saya ha ha ha," ungkap Sohibul di sela rapat pleno pemenangan Anies-Sandiaga di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa malam (11/10/2016).
Kesan Presiden PKS Terhadap Kopi Buatan Prabowo dan Analogi Politik JK

Sohibul lalu melanjutkan pernyataannya bahwa sebagai tim harus menuntaskan tujuan bersama. Mereka ingin Jakarta di masa mendatang lebih membahagiakan warganya.

"Ada episode kenegarawanan saling belajar. Karena itu kawan sekalian mari kita tuntaskan milestone pertama sudah kita lewati, milestone kedua kampanye dan ketiga proses pilkada itu sendiri dan Insya Allah kita akan memenanginya," kata Sohibul.

Setelah itu dia sedikit mengutip pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang disampaikan kepadanya. Dia terkesan dengan analogi politik bagi JK yang bukannya seperti bermain sepakbola, tetapi tenis meja.

"Saya senang dengan ungkapan Pak JK semalam kepada saya. 'Pak Sohibul, politik itu dalam olahraga bukan sepakbola, tapi pingpong. Kalau bola bagus jadi poin, kalau lawan ceroboh bisa jadi poin juga buat kita. Kalau sepakbola, curang lawan kita dapat tendangan bebas belum tentu jadi gol. Kalo di pingpong sebaliknya'," tutur Sohibul.

Dia lalu menekankan bahwa dalam ajang politik kali ini PKS dan Gerindra tak bermaksud mencari musuh. Justru ajang ini merupakan momentum untuk menjalin persatuan.
(bag/bag)

Tidak ada komentar: