Selasa, 11 Oktober 2016

pegawai negeri sipil (PNS) yang tertangkap karena melakukan praktik pungutan liar akan langsung dipecat.

Jokowi: Tangkap, Langsung Pecat!

Selasa, 11 Oktober 2016 | 17:27 WIB
Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas membahas perhutanan sosial di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (21/9/2016).
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan, pegawai negeri sipil (PNS) yang tertangkap karena melakukan praktik pungutan liar akan langsung dipecat.
Hal itu juga berlaku bagi oknum pejabat di Kementerian Perhubungan yang tertangkap tangan aparat kepolisian melakukan pungli, Selasa (11/10/2016).
"Saya sudah perintahkan tadi kepada Menhub dan Kementerian PAN-RB, tangkap, langsung pecat," ujar Jokowi, di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa sore.
(Baca: Presiden: Saya Peringatkan, Mulai Sekarang Stop Pungli!)
Jokowi langsung menyambangi Kementerian Perhubungan untuk meninjau langsung operasi tangkap tangan yang dilakukan polisi terhadap salah satu oknum pejabat Kemenhub.
Ia mengingatkan, jangan ada lagi PNS yang melakukan pungli di sektor-sektor pelayanan publik.
"Stop, hentikan. Belum selesai saja sudah ada kejadian seperti ini," ujar Jokowi.
"Saya peringatkan kepada seluruh lembaga dan instansi, mulai sekarang, stop yang namanya pungli. Hentikan yang namanya pungli," lanjut dia.
Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Ada OTT, Jokowi Datangi Kantor Kemenhub

Delvira Chaerani Hutabarat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak (reshuffle) kembali jajaran kabinet kerjanya. Lalu siapakah yang diganti dan masih bertahan? (Foto: Liputan6.com/Faizal Fanani)
Liputan6.com, Jakarta - Operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Kementerian Perhubungan rupanya menarik perhatian Presiden Jokowi, hingga menghampiri tempat kejadian perkara (TKP).
Pria yang akrab disapa Jokowi itu tiba dengan menggunakan mobil dinas kepresidenan di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (11/10/2016) pukul 16.25 WIB.
Jokowi yang mengenakan batik cokelat turun dari mobil dinas pukul 16.30 WIB, lalu masuk ke dalam kantor Kemenhub. Jokowi langsung naik ke lantai 12 Dirjen Perhubungan Laut, salah satu TKP.
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sebelumnya menyatakan sudah melaporkan OTT kepada Jokowi.
"Saya sudah lapor Presiden. Nanti Presiden mau datang," ucap Tito di kantor Kemenhub.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membenarkan ada OTT terhadap pegawai Kemenhub di kantornya.
"Iya ada penggerebekan oleh polisi sekitar satu jam lalu di Kementerian Perhubungan," kata Budi Karya saat dihubungi Liputan6.com.

Tidak ada komentar: