Selasa, 25 Oktober 2016

SBY Akan Serahkan Dokumen Munir ke Jokowi

SBY Akan Serahkan Dokumen Munir ke Jokowi Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan soal hilangnya berkas kasus pembunuhan aktivis Munir tahun 2004. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono telah membeberkan apa saja yang pemerintah lakukan terhadap dokumen hasil tim pencari fakta (TPF) meninggalnya Munir Said Thalib. Meski tak mengetahui keberadaan dokumen asli itu, namun SBY disebut memegang satu salinan dari dokumen tersebut. Dokumen itu akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara.

Mantan Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi menjelaskan salinan dokumen diterima oleh SBY saat dia dan beberapa mantan pejabat lain tengah melakukan penelusuran atas keberadaan naskah asli dokumen tersebut.

"Setelah kami lakukan penelitian, diyakini bahwa kopian tersebut sesuai dengan naskah aslinya," kata Sudi di Cikeas, Selasa (25/10).

Sudi menjelaskan keyakinan itu muncul setelah pihaknya mengundang ketua dan anggota TPF Munir. Mereka yang diundang untuk memastikan keaslian salinan dokumen yang mereka dapat.

Sebenarnya, kata Sudi, hingga kini mereka juga belum mengetahui di mana keberadaan dokumen asli TPF Munir. Pencarian pun diklaim masih terus dilakukan.

Ketua TPF Munir, Marsudhi Hanafi, mengaku pada Sudi bahwa saat itu dia menyerahkan enam eksemplar dokumen ke pemerintah pimpinan SBY. Dan secara simbolik satu salinan itu diserahkan ke SBY.

"Menurut ingatan saudara Marshudi ada enam eksemplar yang diserahkan ke pemerintah dan secara simbolik naskah pertama diserahkan ke Presiden SBY dengan disaksikan semua yang hadir," ujar Sudi.

Sudi lantas mengungkapkan pihaknya masih terus mencari di mana dokumen itu berada mengingat setelah momen penyerahan itu dilakukan sudah ada pergantian tujuh Kapolri, empat Jaksa Agung, lima Kepala Badan Intelijen Negara, lima Menkumham, dan ermpat Seskab.

Namun begitu, Sudi mengatakan bahwa jika ada pejabat negara yang memiliki dokumen asli TPF Munir, alangkah baiknya itu diserahkan ke pemerintah saat ini.

Dan untuk salinan yang sekarang dipegang oleh SBY, Sudi menegaskan itu akan segera diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

"Kami akan kirim kopian (dokumen) pada Presiden RI melalui Mensesneg untuk digunakan sebagaimana mestinya," kata Sudi. (wis/sur)

Tidak ada komentar: