Jumat, 04 November 2016

100 Ribu muslim Jabar diperkirakan kepung DKI buat demo Ahok besok

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 3 November 2016 15:08
100 Ribu muslim Jabar diperkirakan kepung DKI buat demo Ahok besok
Ormas Islam demo Ahok. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
Merdeka.com - Diperkirakan sebanyak 100 ribu warga dari berbagai elemen organisasi Islam di Jawa Barat mengepung DKI Jakarta, Jumat 4 November. Tuntutannya yakni memproses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama ihwal pernyataan surah Al Maidah ayat 51.

Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar Asep Syaripudin dalam jumpa persnya di Pusdai, Kota Bandung, Kamis (3/11). API Jabar menaungi 40 ormas Islam saat akan melakukan aksi Bela Islam jilid II di Jakarta besok.

"Target kita aksi besok itu minimal dari Jabar 100 ribu orang. Hitungannya jumlah penduduk di Jabar 50 juta, jumlah warga muslim kita mayoritas dengan 97 persen. Maka untuk menggerakan 100 ribu bukan hal sulit," kata Asep.

Dia mengatakan, massa yang akan melakukan aksi di Jakarta sudah mulai bergerak sejak Rabu (2/11) kemarin. Gelombang massa itu akan bergiliran ke Ibu Kota Indonesia tersebut sampai Jumat (4/11) dini hari besok. Dia mencatat ada 170 bus, 16 minimus, 1.030 sepeda motor yang akan mengangkut umat muslim tersebut dari berbagai titik.

"Nanti malam ada dan besok dini hari berangkat bada subuh. Besok kendaraan yang akan mengangkut berangkat dari Pusdai, kalau enggak ada perubahan 20 bus dan 25 bus," terangnya.

Data itu baru tercatat per hari ini pukul 12.00 WIB. "Jadi warga terus bertambah karena ini gerakan umat muslim."

Dia menyebut, antusiasme umat muslim yang ingin datang ke Jakarta adalah murni gerakan atas ucapan mantan Bupati Belitung yang mencederai toleransi umat beragama. Sehingga wajar saja, jika massa berbondong-bondong ke Jakarta untuk menindak pelaku penistaan agama.

"Ini bukan gerakan politik. Energinya adalah karena surah Al Maidah. Satu ayat saja gini pergerakannya," ungkapnya. Dia menilai, ucapan Ahok-lah yang membuatnya umat umat muslim kesal.

Sehingga dalam tuntutan besok, API Jabar meminta Presiden Joko Widodo untuk memberikan keteladanan dengan tidak melindungi Ahok yang tengah dalam perkara hukum atas dugaan penistaan agama.

"Presiden Jokowi ayo memberi tauladan untuk tidak melindungi Ahok. Dan segera mendorong Kapolri untuk menangkap Ahok. Jika Jokwoi tidak responsif terhadap warga, yang terlukai kami seluruh umat muslim karena adanya penodaan agama kami," ucapnya.

Dia menegaskan, umat muslim sudah cukup kesal lantaran laporan kasus dugaan penistaan agama oleh banyak pihak ke kepolisian tak kunjung ditindaklanjuti prosesnya. Meski Ahok sudah menyampaikan permohonan maaf, tapi hukum tetap harus ditegakan."Kalau saja sudah ada kepastian hukum, tidak mungkin ada demo ini," katanya.
[rnd]

Tidak ada komentar: