Jumat, 04 November 2016

Arema merasa ada kebocoran tiket cukup tinggi di Stadion Gajayana.

Arema Cronus Mau Pindah Kandang Lagi
Pemain Arema Cronus usai menjebol gawang Persija Jakarta (indonesiansc.com)
VIVA.co.id – Arema Cronus kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, saat berhadapan dengan Persela Lamongan hari Minggu, 6 November 2016 dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Keputusan ini diambil manajemen Arema dengan beberapa sebab.
Stadion Kanjuruhan selama ini menjadi markas "Singo Edan". Namun, karena jadwal pertandingan yang terlalu malam dan jarak stadion yang jauh membuat animo suporter yang datang berkurang. Manajemen Arema akhirnya mencoba peruntungan di Stadion Gajayana. Sayang, manajemen justru mendapati kebocoran tiket penonton yang tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Arema, Abdul Haris, menyebut pemindahan laga kandang demi memaksimalkan potensi pendapatan tiket. Sebab kebocoran terjadi dalam beberapa laga di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Di laga lawan PSM Makassar, 16 Oktober lalu, misalnya, panpel hanya mencatat 10.607 tiket terjual, padahal secara kasat mata laga itu dihadiri sekitar 15 ribu lebih penonton. Selain itu biaya yang dikeluarkan panpel Arema untuk laga di Stadion Gajayana tergolong tinggi.
"Selain itu pertandingan ke depan itu hari Minggu, hari libur. Suporter Lamongan juga akan datang, kita ingin menampung seluruh suporter karena prediksi kami akan meningkat," kata Abdul.
Sementara itu, Media Officer Arema, Sudarmaji, turut membenarkan Arema akan kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan saat kontra Persela. Pihak manajemen Arema mengaku sudah merencanakan hal ini jauh-jauh hari.
"Iya kita akan kembali ke Kanjuruhan. Ini sebelumnya sudah kita rencanakan, karena pertimbangannya suporter Persela akan datang dalam jumlah besar," kata Sudarmaji.

Tidak ada komentar: