Rabu, 02 November 2016

Bangun Tradisi Baru, PSI Kumpulkan Dana Lewat Crowdfunding

Bangun Tradisi Baru, PSI Kumpulkan Dana Lewat Crowdfunding Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (SINDOphoto)
JAKARTA - Membangun tradisi partai baru dengan gaya politik yang juga baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan penggalangan dana publik (crowdfunding). Crowdfunding ini dilakukan melalui portal kitabisa.com. Crowdfunding ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan acara Kopi Darat Nasional 2015 yang akan digelar 16 November mendatang di Jakarta.

"PSI melalui kitabisa.com mengajak publik untuk berpartisipasi dalam mengumpulkan dana agar orang-orang baik se-Indonesia bisa berkumpul di Jakarta untuk membicarakan masa depan Indonesia," ujar Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (2/11/2015).

Dalam waktu empat hari, tepat pada pukul 13.47 WIB siang tadi, telah terkumpul Rp3.018.641 dari total Rp.300 juta yang dibutuhkan. Dana yang terkumpul merupakan partisipasi dari 14 orang donatur.

Grace menuturkan, dana tersebut masih kecil, namun ini adalah cara pengumpulan dana yang baru. Menurutnya, terobosan anak-anak muda PSI dalam menggalang dana ini harus diapresiasi sebagai model transparansi pendanaan partai politik.

"PSI akan terus mengetuk pintu-pintu orang baik di Indonesia, ayo jangan diam, sekarang saat yang tepat untuk terus menyuarakan perubahan, dukung kami anak-anak muda dan perempuan untuk mengambil posisi dalam politik nasional," ucapnya.

Perlu diketahui, crowdfunding ini merupakan realisasi dari janji yang pernah disampaikan Grace untuk membangun tradisi partai baru dengan gaya politik yang juga baru.

Sebelum crowdfunding, PSI dalam beberapa waktu terakhir juga cukup gencar melakukan kampanye di media social dengan berbagai tema dan gaya yang berbeda dengan partai kebanyakan. Berbagai media popular digunakan video klip lagu, komik, meme, animasi, feature cerita dan lain-lain.

Sementara itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan, pengumpulan dana publik ini agar publik ikut melakukan pengawasan. "Kami berpikir jika kami mengumpulkannya dari publik, otomatis publik akan melakukan pengawasan kepada kami. Orang baik dukung partai baik, partai baik transparan pada publik," tandasnya.

Terobosan PSI ini mendapat pujian dari pengguna media sosial. Di Facebook resmi PSI misalnya, sekitar 462 memberikan komentar positif dan 8.000 orang lebih memberikan jempol tanda memuji langkah PSI tersebut.
Begitu juga dengan Fanspage PSI kini mendekati angka 1 juta fans tidak lebih dari 4 bulan sejak diluncurkan. Dalam waktu dekat PSI akan juga  menggelar bagi-bagi kopi di beberapa titik di Jakarta. 'Kopi Solidaritas' ini untuk menunjukkan PSI sangat dekat dengan keseharian publik, sebagaimana kopi dan orang Indonesia.

Tidak ada komentar: