Jumat, 21 April 2017

Menanti Realisasi Janji Anies Air Bersih dan Bangun Sekolah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
8 8. Air Bersih dan Bangun Sekolah
Menanti Realisasi Janji Anies Setop Reklamasi dan Tutup Alexis Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Anies menjelaskan bahwa air bersih masih menjadi salah satu masalah di Jakarta. Dia lalu memberi janji-janji untuk menuntaskan masalah ini dalam 5 tahun.

"Kita berencana dalam 5 tahun kita menargetkan pelanggan PAM naik 2 kali lipat. Kita ingin mempercepat penyambungan pipa dan pengurangan penggunaan air tanah. Nantinya kita akan subsidi 80 persen untuk rumah di bawah 150 meter persegi dan kita prioritaskan," jawab Anies saat berkunjung ke Jalan Semanan Pasar Kipli, RT 01, RW 02, Kelurahan Semanan, Jakarta Barat, Senin (7/11/2016).

Selain itu, Anies juga akan membatasi Bantuan Langsung Tunai apabila terpilih memimpin Ibu Kota. Dana untuk Bantuan Langsung Tunai dikatakannya untuk membangun sekolah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur untuk melayani masyarakat.

"Bapak-Ibu sekalian, kami memang janjinya enggak ngasih uang Bu, enggak janji bagi-bagi duit. Duitnya kita pakai bangun sekolah," kata Anies kepada warga saat kampanye di Jalan Bacang RT 06 RW 07 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016).

Anies mengaku punya rencana jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan. Cara Anies bukan dengan Bantuan Langsung Tunai, melainkan dengan mempermudah akses pendidikan dan perluasan kesempatan kerja.

"Kemiskinan harus dibereskan dengan peningkatan mutu orangnya, kemudian perluasan kesempatan kerjanya. Sehingga mereka bisa hidup mandiri dan ikut dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta," ujar Anies sebelumnya di Jalan Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Kemiskinan di Jakarta diibaratkan Anies seperti demam. Dia kemudian mengkritik Bantuan Langsung Tunai yang hanya menyelesaikan kemiskinan dalam waktu singkat. BLT disebutnya bagaikan obat penurun demam.

"Kalau diobatinya pakai parasetamol, penurun panas, ya panasnya turun. Tapi setelah beberapa jam panas lagi karena infeksinya nggak pernah disembuhkan," sebutnya.

Tidak ada komentar: