Jumat, 21 April 2017

Menanti Realisasi Janji Anies OK OCE, OK O-Care, OK O-Trip

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
4 4.OK OCE, OK O-Care, OK O-Trip
Menanti Realisasi Janji Anies Setop Reklamasi dan Tutup Alexis Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Program OK OCE atau One Kecamatan One Centre for Entrepreneurship merupakan program andalan Anies-Sandi. Hampir dalam setiap kampanye, forum debat, dan kegiatan-kegiatan pilkada lainnya, pasangan no 3 ini tak luput memperkenalkan program tersebut.

Program ini merupakan gerakan untuk melahirkan 200 ribu pengusaha baru. Untuk membentuk OK OCE, nantinya akan ada 44 pos pengembangan kewirausahaan warga di setiap kecamatan. Seluruh warga Jakarta dapat mengikuti program tersebut, termasuk pekerja harian lepas (PHL) provinsi.

Wujud dari OK OCE yang baru-baru ini disampaikan Sandiaga adalah OK OCE Mart. "Ada tiga masalah utama. Pertama, lahan usaha. Kami punya program OK OCE yang kami garansi, inovasi, dan lahan usahanya. Kedua, pemasaran dengan jaringan OK OCE. Kami sudah menghadirkan OK OCE Mart dan ini adalah bukti yang pemasaran berjejaring bisa berpihak kepada para pedagang kecil," kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga meyakinkan warga DKI Jakarta bahwa program OK OCE lebih baik dibandingkan dengan Jakarta Creative Hub, yang dijalankan Pemprov DKI.

"OK OCE lebih (lengkap) karena OK OCE adalah sebuah gerakan yang ada 5 pilarnya, satu peningkatan skill. Dua, garansi inovasi untuk perizinan. Ketiga, kredit khusus untuk perempuan. Empat, akses pasar jejaring seperti sepatu 'Jakarta Berlari' menggunakan jaringan kita. Kelima, memastikan garansi inovasi bisa dijalankan dan memberikan sebuah kemudahan dari segi perizinan dan insentif, juga permits untuk yang baru memulai usaha," tutur Sandiaga, Jumat (3/3/2017).

Setelah OK OCE, Anies-Sandi kemudian memperkenalkan programnya di bidang kesehatan, yaitu OK O-Care. Lewat program ini Sandiaga ingin memastikan kesehatan warga.

"Nama programnya OK O-Care. Kita identifikasi baksos, kita ubah dua kali lipat promotif, preemtif. OK O-Care memastikan pola hidup sehat," ujar Sandiaga dalam debat final bertemakan "Dari Masyarakat untuk Jakarta", di Hotel Bidakara Jl Jend Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Di bidang transportasi, pasangan no 3 ini juga turut mensosialisasi program andalannya, yaitu OK O-Trip. Program ini merupakan transportasi layanan terintegrasi.

Dikutip dari jakartamajubersama.com, Selasa (11/4), Anies-Sandi menawarkan terobosan transportasi umum gratis untuk warga miskin, lansia, guru, PNS, anak sekolah, serta warga tidak mampu pemegang KJP dan KJS. Mereka juga menawarkan transportasi murah, aman, dan nyaman untuk seluruh warga DKI dengan biaya Rp 5 ribu untuk sekali jalan dan bisa ke mana saja.

Selain membuat program tersebut, Anies berjanji akan menyamakan manajemen transportasi. Dia mencontohkan sistem manajemen itu sama seperti sistem perbankan.

"Jadi bukan hanya single payment (sekali bayar), tapi manajemennya harus disamakan. Jadi, bagi rakyat, yang penting mereka tahunya bayar Rp 5 ribu, tapi di balik itu ada pengelolaan yang lebih rumit," ujar Anies di kediamannya di Jalan Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/3).

Dalam kesempatan terpisah. Anies-Sandi menyebut akan mengintegrasikan semua angkutan publik massal dari kecil hingga besar. Nantinya MRT, BRT, dan LRT akan menjadi tulang punggung dari integrasi ini. Namun pihaknya masih enggan menjelaskan secara rinci tentang program ini.

"Core-nya itu adalah MRT, BRT, dan LRT. Core dalam artian tulang punggung, tapi untuk masuk ke sana sampai kampung-kampung, bahkan kita juga memikirkan," kata Anies di gedung Nusantara II, kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/3).

Tidak ada komentar: