Jumat, 21 April 2017

Menanti Realisasi Janji Anies Urban Renewal dan Tolak Penggusuran Warga

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
5 5. Urban Renewal dan Tolak Penggusuran Warga
Dalam debat kandidat gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan oleh KPU, Anies menanggapi pertanyaan dari moderator mengenai kebijakan penggusuran. Anies mengaku akan memprioritaskan peremajaan tempat.

"Dengan tegas kami tidak akan melakukan hal yang bertentangan. Pemindahan dengan memperhatikan haknya, prioritas kita pada peremajaan. Berbagai tempat di dunia mengalami hal yang sama," tutur Anies di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2017).

"Yang kita lakukan menghilangkan kemiskinan, kami akan melakukan urban renewal. Penataan ulang bukan dikosongkan dan memperhatikan mereka sesama warga," tutur Anies.

Sebelumnya, saat kampanye di Sawah Besar pun, Anies mengatakan akan menjadikan lingkungan tempat tinggal warga lebih baik dan akan ditata menjadi indah. Dia tidak akan melakukan penggusuran seperti yang dilakukan Ahok.

"Kalau gubernur yang sekarang sering gusur-menggusur. Kalau kita ditata menjadi kampung yang bersih dan indah," kata Anies saat berkampanye di Jalan Mangga Besar 13 RW 04, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2016).

Bahkan di Bukit Duri, Anies sempat menghadiri syukuran warga yang menang melawan Satpol PP Pemkot Jaksel soal penggusuran kampungnya. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menyatakan SK Satpol PP Nomor 1779/-1.758.2 tertanggal 30 Agustus 2016 cacat hukum.

Syukuran kemenangan gugatan Bukit Duri itu digelar di Jalan Poncol, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). Ritual potong tumpeng menjadi simbol kemenangan gugatan warga Bukit Duri di PTUN itu.

Dalam kesempatan itu juga, Anies menandatangani kontrak politik dengan warga bekas penggusuran di Bukit Duri, Jakarta Selatan. Dia berjanji akan membangun kembali rumah warga yang telah digusur. Anies berjanji akan membangun kembali perumahan warga menjadi lebih rapi.

"Insyaallah ke depan rumah-rumah Bapak-Ibu, insyaallah, bisa kembali hadir. Insyaallah di tempat ini hadir lagi tempat tinggal Bapak-Ibu, dan izinkan mereka nanti, anak-anak kita, punya catatan sejarah," katanya kepada warga saat

Tidak ada komentar: